Headline.co.id (Jakarta) ~ Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) kembali membuka Program Magang Nasional 2025 Gelombang II dengan kuota hingga 80.000 peserta dari seluruh Indonesia. Program ini resmi dibuka pada 24 Oktober 2025 dan menjadi salah satu langkah pemerintah dalam menyiapkan generasi muda profesional yang siap bersaing di dunia kerja melalui pengalaman langsung di industri.
Kepala Badan Perencanaan dan Pengembangan Ketenagakerjaan Kemnaker, Anwar Sanusi, menjelaskan bahwa program ini dirancang untuk memperluas akses bagi lulusan baru agar dapat memperoleh pengalaman kerja terstruktur dan relevan dengan kebutuhan industri.
“Magang bukan hanya soal pengalaman, tetapi investasi masa depan. Anak-anak muda kita harus diberi ruang untuk belajar langsung dari industri,” ujar Anwar Sanusi di Jakarta, Jumat (1/11/2025).
Program Magang Nasional merupakan bagian dari Paket Ekonomi 8+4+5 Tahun 2025 yang diluncurkan oleh Kementerian Koordinator Perekonomian atas arahan Presiden Prabowo Subianto. Program ini menyasar lulusan D1 hingga S1 yang lulus maksimal satu tahun terakhir dan siap mengikuti pemagangan selama enam bulan penuh di perusahaan mitra.
Selama masa magang, peserta akan belajar langsung di perusahaan, mengerjakan proyek nyata, dan mendapatkan bimbingan dari mentor industri. Setelah menyelesaikan program, peserta akan memperoleh sertifikat resmi pemagangan sebagai nilai tambah saat melamar pekerjaan.
Sejumlah perusahaan besar dan BUMN ikut mendukung pelaksanaan program ini, antara lain BNI, BTN, BTPN, Pertamina Power Indonesia, Toyota Indonesia, Semen Gresik, Kereta Api Indonesia (KAI), Mustika Ratu, dan Garuda Food. Dukungan ini diharapkan dapat memperluas jangkauan penempatan dan memastikan pengalaman kerja yang berkualitas bagi peserta.
Jadwal dan Mekanisme Pendaftaran
Pendaftaran Program Magang Nasional 2025 Gelombang II dilakukan secara daring melalui platform SIAPKerja Kemnaker di laman maganghub.kemnaker.go.id





















