Headline.co.id (Jakarta) — Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (Danantara Indonesia) menegaskan operasional PT Agrinas Pangan Nusantara tetap berjalan normal, meski Direktur Utama Joao Angelo De Sousa Mota mengundurkan diri dari jabatannya.
Chief Executive Officer (CEO) Danantara Indonesia, Rosan Roeslani, memastikan layanan kepada mitra dan pemangku kepentingan Agrinas akan tetap dilaksanakan seperti biasa. Ia menekankan bahwa proses transisi kepemimpinan dilakukan secara tertib, terukur, dan terencana untuk menjaga kelancaran program strategis serta kesinambungan arah perusahaan.
“Keputusan pengunduran diri ini kami hargai sebagai langkah profesional dan akan diproses sesuai ketentuan serta tata kelola perusahaan yang berlaku,” ujar Rosan dalam keterangan tertulis di Jakarta.
Rosan menegaskan, Danantara Indonesia memegang teguh prinsip Good Corporate Governance (GCG) di seluruh lini operasional. Setiap aksi korporasi, termasuk di Agrinas Pangan Nusantara, dilakukan melalui kajian kelayakan yang komprehensif dan sesuai prosedur resmi.
“Setiap keputusan diambil dengan prinsip kehati-hatian untuk mendukung keberlanjutan kinerja perusahaan dan menjaga kepercayaan pemangku kepentingan,” jelasnya.
Sebagai pengelola investasi strategis, Danantara Indonesia berkomitmen terhadap transparansi, akuntabilitas, dan penerapan tata kelola yang baik di seluruh entitas usahanya.
Agrinas Pangan Nusantara sendiri merupakan hasil transformasi BUMN konsultan teknik PT Yodya Karya (Persero). Perusahaan ini resmi diluncurkan pada 14 Mei 2025 di Gedung Filateli, Jakarta Pusat, setelah melalui proses perubahan status badan hukum yang diatur dalam Peraturan Pemerintah Nomor 2 Tahun 2025.
Pembentukan Agrinas Pangan Nusantara menjadi bagian dari komitmen Presiden Prabowo untuk mewujudkan swasembada pangan nasional dalam empat tahun ke depan.




















