Headline.co.id, Jambi ~ Patroli udara dalam penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Provinsi Jambi menemukan tiga titik api, Jumat (23/10/2026). Temuan itu didapati saat Wakapolda Jambi Brigjen Pol. K. Yani Sudarto bersama Danrem 042/Gapu Brigjen TNI Nyamin mendampingi Gubernur Jambi Al Haris meninjau lokasi karhutla di Labuhan Pering. Peninjauan dilakukan untuk memantau kondisi faktual dan memastikan penanganan karhutla berjalan terpadu serta terkoordinasi. Pemantauan menggunakan helikopter TNI AD MI-17V5 registrasi HA-5159 yang juga mendukung mobilisasi personel dan peralatan.
Dua titik api ditemukan di wilayah Labuhan Pering, sedangkan satu titik lainnya berada di kawasan Taman Nasional Berbak Sembilang (TNB Sembilang). Temuan tersebut menjadi perhatian petugas untuk ditindaklanjuti sesuai kondisi dan kebutuhan penanganan di lapangan.
Patroli udara temukan tiga titik api
Helikopter TNI AD MI-17V5 dengan registrasi HA-5159 mendarat di Labuhan Pering untuk mendukung Gubernur Jambi, Wakapolda Jambi, Danrem 042/Gapu, dan rombongan dalam meninjau lokasi karhutla.
Konten ini adalah Iklan dari Platform MGID. Headline.co.id tidak terkait dengan materi konten ini.
Setelah peninjauan di Labuhan Pering, helikopter tersebut melakukan pergeseran personel dan peralatan menuju Sadu. Pendaratan dilakukan di lapangan setempat untuk membantu mobilisasi kebutuhan operasional dalam penanganan karhutla di wilayah Provinsi Jambi.
Dukungan transportasi udara itu digunakan untuk menjangkau wilayah yang membutuhkan mobilisasi personel dan peralatan. Berdasarkan hasil patroli, petugas mencatat tiga firespot atau titik api, dengan sebaran dua titik di Labuhan Pering dan satu titik di kawasan TNB Sembilang.
Wakapolda Jambi pantau koordinasi penanganan
Selain mendampingi peninjauan bersama Gubernur Jambi dan Danrem 042/Gapu, Wakapolda Jambi memantau perkembangan situasi karhutla di Posko Pemantauan Bencana Provinsi Jambi.
Pemantauan di posko dilakukan untuk mendukung koordinasi penanganan bersama instansi terkait. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari sinergi TNI-Polri dan pemerintah daerah dalam memantau perkembangan karhutla serta memastikan langkah di lapangan berjalan secara terpadu.
Kapolda Jambi Irjen Pol. Drs. Widodo, S.H., M.H., melalui Kabid Humas Polda Jambi Kombes Pol. Erlan Munaji, S.I.K., M.Si., menyatakan keterlibatan Wakapolda Jambi dan Danrem 042/Gapu dalam mendampingi Gubernur Jambi merupakan bentuk sinergi menghadapi ancaman karhutla.
“Polda Jambi terus memperkuat sinergi bersama TNI, pemerintah daerah, dan seluruh instansi terkait dalam memantau serta menangani karhutla. Peninjauan langsung ini penting untuk mengetahui kondisi faktual di lapangan, mengidentifikasi titik api, dan memastikan langkah penanganan dapat dilakukan secara cepat, tepat, serta terkoordinasi,” ujar Kombes Pol. Erlan Munaji.
Polda Jambi ajak masyarakat cegah karhutla
Erlan menambahkan, patroli udara, mobilisasi personel, dan peralatan merupakan bagian dari kesiapsiagaan bersama untuk mengantisipasi perkembangan karhutla. Dukungan tersebut terutama diperlukan di wilayah yang membutuhkan dukungan operasional melalui jalur udara.
Ia juga mengajak masyarakat berperan aktif mencegah karhutla dengan tidak membuka lahan melalui pembakaran. Masyarakat diminta segera melaporkan kepada petugas apabila menemukan titik api atau indikasi kebakaran agar dapat ditindaklanjuti.
“Kami juga mengajak seluruh masyarakat untuk berperan aktif mencegah karhutla dengan tidak membuka lahan melalui pembakaran. Apabila menemukan titik api atau indikasi kebakaran, segera laporkan kepada petugas agar dapat segera ditindaklanjuti. Pencegahan karhutla membutuhkan komitmen dan kerja sama semua pihak demi melindungi masyarakat serta menjaga kelestarian lingkungan,” kata Erlan.
Polda Jambi bersama TNI, pemerintah daerah, dan instansi terkait akan terus meningkatkan koordinasi, pemantauan, serta kesiapsiagaan untuk mencegah dan menangani karhutla di Provinsi Jambi.
Dukung jurnalis Headline.co.id secara gratis Atau Berkontribusi Traktir KopiUntuk pengembangan Headline Media
Gambar tidak dapat dimuat.
















