Headline.co.id ~ Ditbinmas Polda Kepulauan Bangka Belitung (Babel) menggencarkan program “Polisi Peduli Pengangguran” atau Poliran untuk mendukung program 100 hari kerja Kapolri. Program ini dijalankan dengan menggandeng Dinas Tenaga Kerja Provinsi Bangka Belitung guna membantu menekan angka pengangguran dan memperluas akses informasi kesempatan kerja bagi masyarakat. Dalam pelaksanaannya, Kompol M. Fahrudin berkoordinasi dengan Kepala Dinas Tenaga Kerja Provinsi Bangka Belitung, Yamoa’ Harefa. Koordinasi tersebut membahas pelayanan, pembinaan, pendampingan, serta program peningkatan keterampilan kerja bagi masyarakat.
Program Polisi Peduli Pengangguran Polda Babel diarahkan untuk mempertemukan kebutuhan masyarakat dengan informasi mengenai peluang kerja dan pelatihan keterampilan. Upaya itu dilakukan melalui sinergi kepolisian dan pemerintah daerah, khususnya instansi yang menangani bidang ketenagakerjaan.
Informasi mengenai penguatan program tersebut dilansir dari TBN Babel pada Jumat (23/10/2026). Ditbinmas Polda Babel menyebut Poliran sebagai program inovatif yang mendukung upaya pemerintah daerah dalam menangani persoalan pengangguran.
Konten ini adalah Iklan dari Platform MGID. Headline.co.id tidak terkait dengan materi konten ini.
Koordinasi Polda Babel dan Disnaker
Dalam kunjungan yang dilakukan, Kompol M. Fahrudin berkoordinasi langsung dengan Yamoa’ Harefa. Pertemuan itu membahas langkah-langkah strategis dan kolaboratif untuk memberikan pelayanan, pembinaan, serta pendampingan kepada masyarakat.
Pembahasan juga mencakup penyediaan informasi mengenai kesempatan kerja dan program peningkatan keterampilan atau upskilling. Informasi tersebut ditujukan kepada masyarakat yang membutuhkan akses terhadap peluang kerja maupun pelatihan untuk meningkatkan kemampuan.
Koordinasi dengan Dinas Tenaga Kerja Provinsi Bangka Belitung menjadi bagian dari upaya memperkuat kerja sama antarlembaga. Melalui kolaborasi tersebut, pelaksanaan program diharapkan dapat berjalan lebih terarah dan memberikan manfaat bagi masyarakat.
Poliran disebut sebagai bentuk kehadiran Polri
Kabid Humas Polda Babel Kombes Pol. Agus Sugiyarso mengatakan, program Poliran merupakan bentuk kepedulian Polri terhadap kondisi sosial masyarakat. Menurut dia, program itu sekaligus menjadi sarana memperkuat sinergi dengan instansi terkait.
“Program Poliran merupakan wujud nyata kehadiran Polri di tengah masyarakat. Melalui sinergi dengan pemerintah daerah dan instansi terkait, kami berharap dapat mendukung upaya penanganan pengangguran serta mendorong terciptanya masyarakat yang lebih mandiri, produktif, dan sejahtera,” ujar Agus.
Pernyataan tersebut menegaskan bahwa Poliran tidak hanya berfokus pada penyampaian informasi mengenai pekerjaan. Program ini juga mencakup pendampingan dan pembinaan yang berkaitan dengan peningkatan keterampilan kerja masyarakat.
Pendataan calon peserta pelatihan dilakukan
Ke depan, Polda Babel bersama Disnaker Provinsi Bangka Belitung akan melakukan pendataan secara intensif. Pendataan menyasar masyarakat yang memiliki minat, bakat, serta keinginan untuk mengikuti pelatihan keterampilan kerja.
Data tersebut akan menjadi bagian dari upaya agar pelatihan yang diberikan dapat disesuaikan dengan minat dan potensi masyarakat. Bahan artikel tidak menyebutkan jumlah masyarakat yang akan didata maupun jenis pelatihan yang disiapkan.
Selain pendataan, program Polisi Peduli Pengangguran juga akan menjalani monitoring dan evaluasi secara berkelanjutan. Langkah ini dilakukan untuk memastikan pelatihan dan penyaluran tenaga kerja berjalan optimal.
Monitoring dan evaluasi tersebut diharapkan dapat membantu memastikan manfaat program dirasakan langsung oleh masyarakat serta pelaksanaannya tepat sasaran. Polda Babel dan Disnaker Provinsi Bangka Belitung akan melanjutkan kerja sama dalam pelaksanaan program tersebut.
Dukung jurnalis Headline.co.id secara gratis Atau Berkontribusi Traktir KopiUntuk pengembangan Headline Media
Gambar tidak dapat dimuat.
















