Headline.co.id
  • Home
  • Berita
    • Peristiwa
    • Nasional
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • Pemerintah
  • Religi
    • Doa
    • Sholat
    • Sholawat
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Kamera
    • Laptop
    • PC Desktop
    • Smartphone
  • Wisata & Kuliner
    • Hotel
    • Resep Makanan
    • Wisata Alam
    • Wisata Buatan
    • Wisata Budaya
    • Wisata Kuliner
  • Lainnya
    • Humaniora
    • Hukum
    • Gosip
    • Pendidikan
    • Hiburan
    • Olahraga
    • Transportasi
    • Viral
    • Suara Pembaca
    • Politik
    • Otomatif
    • Inspiration
    • Home Design
    • Lifestyle
No Result
View All Result
Get Started
Headline.co.id
  • Home
  • Berita
    • Peristiwa
    • Nasional
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • Pemerintah
  • Religi
    • Doa
    • Sholat
    • Sholawat
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Kamera
    • Laptop
    • PC Desktop
    • Smartphone
  • Wisata & Kuliner
    • Hotel
    • Resep Makanan
    • Wisata Alam
    • Wisata Buatan
    • Wisata Budaya
    • Wisata Kuliner
  • Lainnya
    • Humaniora
    • Hukum
    • Gosip
    • Pendidikan
    • Hiburan
    • Olahraga
    • Transportasi
    • Viral
    • Suara Pembaca
    • Politik
    • Otomatif
    • Inspiration
    • Home Design
    • Lifestyle
No Result
View All Result
Headline.co.id
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Berita Nasional

BMKG Gunakan Dry Ice untuk Urai Kabut Asap Karhutla

Aditya by Aditya
1 hour ago
in Nasional
Reading Time: 3 mins read
418 5
A A
0
Berita Terkini

Operasi modifikasi cuaca (Sumber:BMKG)

ADVERTISEMENT
Share on FacebookShare on Twitter

Headline.co.id, Jakarta ~ Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menggunakan penyemaian dry ice atau es kering melalui Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) untuk membantu mengurai kabut asap karhutla di wilayah Sumatra dan Kalimantan. Langkah tersebut dilakukan bersama TNI, BNPB, Kementerian Kehutanan (Kemenhut), Kementerian Pertahanan (Kemenhan), dan Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN). Intervensi ditujukan pada lapisan inversi atmosfer yang menahan asap di dekat permukaan, terutama ketika awan potensial untuk penyemaian hujan terbatas. Dalam keterangan pers BMKG di Jakarta, Selasa (20/10/2026), Deputi Bidang Modifikasi Cuaca Tri Handoko Seto menjelaskan mekanisme penyemaian dry ice dan dampaknya terhadap kondisi atmosfer.

Contents

    • 0.1. Swasembada Beras Tercapai Setahun, Kesejahteraan Petani Disorot
    • 0.2. KNMP Perdagangkan 719 Ton Ikan Senilai Rp18,77 Miliar
  • 1. Dry Ice Menargetkan Lapisan Inversi Atmosfer
  • 2. Jarak Pandang dan PM2.5 Jadi Indikator
  • 3. OMC Bukan Satu-satunya Penanganan Karhutla

Penyemaian dry ice menjadi salah satu langkah taktis untuk mengatasi kondisi atmosfer yang menghambat penyebaran asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Kepala BMKG Teuku Faisal Fathani menjelaskan, dalam kondisi tertentu, asap pekat dapat terjebak di lapisan atmosfer dekat permukaan hingga ketinggian 6.000–7.000 kaki, bahkan lebih tinggi.

You might also like

Berita Terkini

Swasembada Beras Tercapai Setahun, Kesejahteraan Petani Disorot

21 October 2026
Berita Terkini

KNMP Perdagangkan 719 Ton Ikan Senilai Rp18,77 Miliar

21 October 2026

Dry Ice Menargetkan Lapisan Inversi Atmosfer

Seto menjelaskan, lapisan inversi berfungsi seperti tutup yang menghambat pergerakan udara secara vertikal. Untuk mengatasi kondisi tersebut, OMC menyemai dry ice secara akurat dari pesawat di atas lapisan inversi.

Konten ini adalah Iklan dari Platform MGID. Headline.co.id tidak terkait dengan materi konten ini.

ADVERTISEMENT

Proses sublimasi dry ice memicu pendinginan dan penurunan suhu secara mendadak. Kondisi itu membantu membuka kembali aliran konveksi sehingga asap dapat bergerak naik dan terurai ke atmosfer.

“Kondisi ini memungkinkan asap bergerak naik secara vertikal dan terurai ke atmosfer. Selain itu, proses tersebut juga meningkatkan peluang pertumbuhan awan yang selanjutnya dapat menjadi sasaran penyemaian dalam OMC,” kata Seto.

Ia menegaskan, penggunaan dry ice dalam operasi tersebut memiliki tujuan berbeda dari penyemaian awan untuk memicu hujan. BMKG secara khusus menargetkan lapisan inversi yang menahan asap serta mengintervensi lapisan isoterm untuk mengubah kestabilan udara di atmosfer bagian atas.

Strategi itu digunakan sebagai alternatif taktis ketika kondisi langit cenderung kering dan jumlah awan potensial untuk disemai terbatas. Dengan demikian, intervensi dry ice tidak hanya diarahkan untuk membentuk hujan, tetapi juga membantu mengurai kondisi atmosfer yang membuat kabut asap bertahan di dekat permukaan.

Jarak Pandang dan PM2.5 Jadi Indikator

BMKG mengevaluasi keberhasilan intervensi dry ice melalui sejumlah parameter terukur. Dua indikator utama yang digunakan ialah peningkatan jarak pandang atau visibility serta penurunan konsentrasi partikel polutan PM2.5 di udara.

Kedua indikator tersebut digunakan untuk menggambarkan perubahan kondisi atmosfer dan kualitas udara di wilayah terdampak. Pemantauan juga penting bagi kawasan yang memiliki peran vital, termasuk bandar udara.

Seto menyampaikan, pemantauan selama beberapa hari pelaksanaan menunjukkan adanya indikasi perbaikan di sejumlah wilayah terdampak. Salah satu contohnya terlihat di Palembang, ketika jarak pandang berangsur membaik setelah intervensi dilakukan.

Meski demikian, BMKG masih memerlukan pemantauan dan analisis data untuk menilai perkembangan dampak operasi secara berkelanjutan. Efektivitas intervensi tetap bergantung pada kondisi atmosfer dan perkembangan kebakaran di lapangan.

“Dalam beberapa hari pelaksanaan, intervensi dry ice menunjukkan indikasi dampak yang cukup baik. Jarak pandang di wilayah terdampak berangsur membaik, seperti yang sempat terjadi di Palembang beberapa hari lalu,” ujar Seto.

Menurut dia, membaiknya jarak pandang dapat mendukung operasional armada udara satuan tugas (satgas), termasuk helikopter water bombing dan pesawat patroli. Kondisi tersebut juga membantu aktivitas penerbangan sipil kembali berjalan lebih normal sesuai dengan ketentuan keselamatan penerbangan.

Perbaikan jarak pandang menjadi faktor penting dalam operasi penanggulangan karhutla melalui udara. Ketika kondisi memungkinkan dan memenuhi ketentuan keselamatan, armada udara dapat menjalankan misi pemadaman serta patroli secara lebih optimal.

OMC Bukan Satu-satunya Penanganan Karhutla

BMKG menekankan bahwa OMC melalui penyemaian dry ice merupakan bagian dari rangkaian penanganan karhutla, bukan satu-satunya solusi untuk mengatasi kebakaran maupun kabut asap. Upaya tersebut perlu berjalan beriringan dengan pemadaman di darat, patroli, penegakan hukum, serta keterlibatan masyarakat dan organisasi nonpemerintah dalam mencegah dan memadamkan kebakaran.

Dalam pelaksanaannya, BMKG menyusun strategi intervensi atmosfer berdasarkan analisis meteorologi dan kondisi lapangan. TNI dan Kemenhan mendukung pengerahan armada penerbangan, BNPB mengoordinasikan dukungan penanggulangan bencana, Kemenhut mendukung penanganan karhutla di darat, sedangkan BRIN berkontribusi melalui dukungan riset dan kajian ilmiah.

“OMC bukan satu-satunya upaya untuk menanggulangi karhutla. Pemadaman di darat, patroli, penegakan hukum, serta gerakan sukarela masyarakat dan NGO juga memegang peranan penting,” kata Seto.

Ia menambahkan, seluruh pihak memiliki tujuan yang sama, yaitu mengakhiri karhutla secepat mungkin. Karena itu, setiap upaya harus berjalan selaras, saling mendukung, dan berkesinambungan.

Faisal menjelaskan, sinergi lintas instansi menjadi modal penting untuk menghadapi dinamika karhutla di Sumatra dan Kalimantan. BMKG akan terus mengoptimalkan dukungan berbasis analisis atmosfer melalui OMC, sejalan dengan langkah pemadaman dan pencegahan di lapangan, agar penanganan karhutla berlangsung terpadu serta dampak kabut asap terhadap masyarakat dan aktivitas transportasi dapat ditekan.

Dukung jurnalis Headline.co.id secara gratis Atau Berkontribusi Traktir KopiUntuk pengembangan Headline Media

Add as a preferred source on Google
Gambar dukungan Headline.co.id

Gambar tidak dapat dimuat.

Tags: berita jakartaBMKGNasional

Konten ini adalah Iklan dari Platform MGID. Headline.co.id tidak terkait dengan materi konten ini.

ADVERTISEMENT
Aditya

Aditya

Related Stories

Berita Terkini

Swasembada Beras Tercapai Setahun, Kesejahteraan Petani Disorot

by Aditya
21 October 2026
0

Headline.co.id, Jakarta ~ Kepala Badan Percepatan Pengentasan Kemiskinan (BP Taskin) Budiman Sudjatmiko mengapresiasi pencapaian swasembada beras nasional yang direalisasikan Kementerian...

Berita Terkini

KNMP Perdagangkan 719 Ton Ikan Senilai Rp18,77 Miliar

by Aditya
21 October 2026
0

Headline.co.id, Jakarta ~ Program Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) tahap I yang dijalankan Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) di 65...

Berita Terkini

Hotspot Karhutla Turun Jadi 487 Titik, Kemenhut Perkuat Operasi

by Aditya
21 October 2026
0

Headline.co.id ~ Kementerian Kehutanan (Kemenhut) memperkuat pengendalian kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di sejumlah wilayah meskipun jumlah hotspot nasional menurun....

Berita Terkini

KKP Pulihkan Usaha Perikanan Pascabencana di Sumatra

by Aditya
21 October 2026
0

Headline.co.id, Jakarta ~ Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) mempercepat pemulihan usaha perikanan pascabencana di Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat...

Berita Terkini

Muara Enim Siapkan Lima Ekskavator Cegah Karhutla

by Aditya
21 October 2026
0

Headline.co.id, Muara Enim ~ Pemerintah Kabupaten Muara Enim menyiapkan lima unit ekskavator untuk membantu masyarakat membuka lahan tanpa membakar hutan...

Berita Terkini

Bus Oksigen Gratis Palangka Raya Akan Ditambah Jadi Empat

by Aditya
21 October 2026
0

Headline.co.id, Palangka Raya ~ Wali Kota Palangka Raya Fairid Naparin memantau operasional bus oksigen gratis milik Pemerintah Kota Palangka Raya...

Headline Media Headline Media Headline Media

Recommended

Peluang Baru Industri Asuransi di Tengah Peningkatan Produksi Migas

Peluang Baru Industri Asuransi di Tengah Peningkatan Produksi Migas

6 March 2026
Gempa Magnitudo 3,6 Guncang Wilayah Nias Selatan, Sumatera Utara

Gempa Magnitudo 3,6 Guncang Wilayah Nias Selatan, Sumatera Utara

2 January 2026
Evaluasi Administrasi Seleksi Frekuensi Radio 700 MHz dan 2,6 GHz Selesai

Evaluasi Administrasi Seleksi Frekuensi Radio 700 MHz dan 2,6 GHz Selesai

26 June 2026
Kripik Pisang Buatan Sendiri: Manis dan Gurih, Mudah Dibuat di Rumah

Kripik Pisang: Cemilan Manis dan Gurih, Kreasi Mudah di Rumah

4 September 2024
Green Policing Polda Riau Didorong Jadi Gerakan Nasional Lawan Karhutla

Green Policing Polda Riau Didorong Jadi Gerakan Nasional

24 September 2026
Jumlah Korban Meninggal Kecelakaan Kereta di Bekasi Timur Meningkat Menjadi 16 Orang

Jumlah Korban Meninggal Kecelakaan Kereta di Bekasi Timur Meningkat Menjadi 16 Orang

29 April 2026

Ibu Hamil Wajib Tau! Ini Buah yang Baik untuk Dikonsumsi Ibu Hamil

6 April 2020

Artikel Terbaru

Berita Terkini

Survei 2026: AQUA Jadi Merek AMDK Paling Dipercaya

21 October 2026
Berita Terkini

Bupati Lumajang Tekankan Ketepatan Distribusi Seragam Gratis

21 October 2026
Berita Terkini

Modernisasi Pertanian Diperkuat, Kementan Salurkan 86.023 Alsintan

21 October 2026
Wamenhan RI Richard Tampubolon Emban Amanah sebagai Sekretaris Dewan Pertahanan Nasional

Richard Tampubolon Jadi Sekretaris Dewan Pertahanan Nasional

21 October 2026
Berita Terkini

Swasembada Beras Tercapai Setahun, Kesejahteraan Petani Disorot

21 October 2026
Berita Terkini

Edukasi Kesehatan di Kedungjajang Bahas AIDS, TBC, dan Malaria

21 October 2026
Berita Terkini

KNMP Perdagangkan 719 Ton Ikan Senilai Rp18,77 Miliar

21 October 2026

Popular Story

Berita Terkini
Pemerintah

586 Polisi Khusus Kehutanan Dilatih Cegah Karhutla

by Eko
16 October 2026
0

Headline.co.id, Jakarta ~ Polri memperkuat pencegahan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) melalui...

Read moreDetails

KPK OTT BNPB: 14 Orang Diamankan, Uang Rp1,4 Miliar Disita

PLN Batam Bantah Pemadaman Listrik Dipicu Pengujian Data Center

Jadwal MotoGP Australia: Duel Jorge Martin dan Marc Marquez

Modernisasi Pertanian Diperkuat, Kementan Salurkan 86.023 Alsintan

Klasemen Liverpool vs Villarreal: The Reds Menang 4-3, Kini Tempel PSG di Puncak

Muara Enim Siapkan Lima Ekskavator Cegah Karhutla

Korlantas Polri Salurkan Sembako untuk Pemulung di TPS Rawajati

Gempa Bogor Rusak 349 Rumah dan 5 Fasilitas Ibadah

Hotspot Karhutla Naik Jadi 799, Kemenhut Perkuat Operasi

Prev Next
Headline.co.id


Headline.co.id (Headline Media Indonesia) merupakan situs berita Headline menyediakan berbagai macam informasi yang update dan terpercaya. Izin Kominfo No TDPSE : 007022.01/DJAI.PSE/08/2022 PB-UMKU: 120000073262700000001

  • Kebijakan Editorial
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik
  • Koreksi Ralat
  • Redaksi
  • Pasang Iklan

© 2025 Headline.co.id - Faktual dan Aktual.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Peristiwa
    • Nasional
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • Pemerintah
  • Religi
    • Doa
    • Sholat
    • Sholawat
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Kamera
    • Laptop
    • PC Desktop
    • Smartphone
  • Wisata & Kuliner
    • Hotel
    • Resep Makanan
    • Wisata Alam
    • Wisata Buatan
    • Wisata Budaya
    • Wisata Kuliner
  • Lainnya
    • Humaniora
    • Hukum
    • Gosip
    • Pendidikan
    • Hiburan
    • Olahraga
    • Transportasi
    • Viral
    • Suara Pembaca
    • Politik
    • Otomatif
    • Inspiration
    • Home Design
    • Lifestyle

© 2025 Headline.co.id - Faktual dan Aktual.