Headline.co.id, Malang ~ Arema FC bermain imbang 2-2 saat menjamu Bhayangkara Presisi Lampung FC di Stadion Kanjuruhan Kepanjen, Sabtu (10/10) sore. Hasil tersebut menjadi seri ketiga secara beruntun bagi Singo Edan setelah mereka sempat tertinggal dua gol pada babak pertama. Penyerang Arema FC, Samuel Otusanya, menyebut timnya mampu mengubah energi dan mentalitas setelah mendapat arahan pelatih di ruang ganti saat jeda. Perubahan itu membuat Arema FC bangkit dan berjuang bersama hingga pertandingan berakhir.
Pertandingan tersebut menjadi ujian bagi lini serang Arema FC yang harus menghadapi pertahanan ketat Bhayangkara Presisi Lampung FC. Otusanya mengakui dirinya bersama rekan-rekan di lini depan harus bekerja keras untuk menemukan celah dan membongkar pertahanan lawan.
“Sebagai seorang penyerang, saya harus menemukan cara untuk melewatinya. Hal itu mungkin sulit, tetapi di akhir hari saya adalah seorang penyerang, jadi saya harus mencari kelemahan lawan dan berusaha memaksimalkan apa yang bisa saya lakukan,” ujar Samuel Otusanya seusai pertandingan.
Konten ini adalah Iklan dari Platform MGID. Headline.co.id tidak terkait dengan materi konten ini.
Arema FC Tertinggal Dua Gol pada Babak Pertama
Arema FC menjalani babak pertama yang sulit karena Bhayangkara Presisi Lampung FC mampu mencetak dua gol. Situasi tersebut membuat skuad Singo Edan harus melakukan evaluasi dan membangun kembali kepercayaan diri sebelum melanjutkan pertandingan pada babak kedua.
Otusanya mengatakan arahan pelatih saat jeda menjadi bagian penting dari upaya tim mengubah jalannya laga. Para pemain disebut kembali menyatukan energi serta mentalitas untuk menghadapi babak kedua.
“Pertandingan itu sangat sulit dan kami tertinggal di babak pertama. Namun, pelatih berbicara kepada kami, kami menyatukan kembali energi dan mentalitas, dan pada akhirnya kami keluar untuk berjuang bersama,” tambahnya.
Setelah turun minum, Arema FC menunjukkan respons berbeda. Tim tersebut berusaha mengejar ketertinggalan dan akhirnya mampu menyamakan kedudukan menjadi 2-2. Hasil imbang itu membuat Arema FC terhindar dari kekalahan, meski belum berhasil mengamankan kemenangan di hadapan pendukung sendiri.
Otusanya Akui Arema FC Belum Puas
Otusanya menyatakan hasil imbang belum sepenuhnya memenuhi target tim. Menurut dia, Arema FC tetap menginginkan kemenangan dalam pertandingan melawan Bhayangkara Presisi Lampung FC.
Namun, penyerang asing tersebut menilai kebangkitan setelah tertinggal dua gol menunjukkan kerja keras dan kualitas mentalitas skuad Arema FC. Tim mampu merespons situasi sulit dengan kembali bermain sebagai satu kesatuan pada babak kedua.
“Kami tentu ingin menang, tetapi kami mendapatkan hasil imbang, jadi kami tidak sepenuhnya puas. Meskipun begitu, hasil ini menunjukkan usaha dan level dari tim kami bahwa kami bisa bangkit bersama,” pungkasnya.
Dengan skor 2-2, Arema FC kembali mencatat hasil seri. Hasil itu diraih setelah Singo Edan sempat berada dalam tekanan akibat tertinggal dua gol pada babak pertama, sebelum mengubah energi permainan melalui respons tim di ruang ganti dan perjuangan pada babak kedua.
Dukung jurnalis Headline.co.id secara gratis Atau Berkontribusi Traktir KopiUntuk pengembangan Headline Media
Gambar tidak dapat dimuat.


















