Headline.co.id ~ PSS Sleman U20 menelan kekalahan 1-2 dari Deltras FC U20 pada pertandingan hari pertama Grup C Elite Pro Academy (EPA) One 2026/2027. Laga tersebut berlangsung di Lapangan Deltras FC Akademi, Buduran, Sidoarjo, Sabtu (10/10/2026). PSS Sleman U20 kalah setelah dua gol Deltras FC tercipta pada babak pertama, sedangkan gol balasan Eko Hanif Abdullah pada menit ke-87 belum mampu mengubah hasil pertandingan. Kekalahan itu terjadi setelah Deltras FC mampu membaca pola serangan PSS yang dinilai berulang dari sisi yang sama.
Kekalahan PSS Sleman U20 tersebut sekaligus menghentikan tren dua kemenangan yang sebelumnya diraih Laskar Sembada Muda. Deltras FC U20 langsung memanfaatkan kelengahan PSS pada awal pertandingan untuk membuka keunggulan melalui Naufal Rifani Zulhi Vermansyah pada menit ke-14.
Deltras FC kemudian memperlebar jarak pada menit ke-27. Muhammad Yazid Afan Kurniawan mencetak gol kedua tuan rumah yang membuat PSS Sleman U20 harus mengejar ketertinggalan dua gol sejak babak pertama.
Konten ini adalah Iklan dari Platform MGID. Headline.co.id tidak terkait dengan materi konten ini.
PSS Sleman U20 Kehilangan Konsentrasi di Awal Laga
Pelatih Kepala PSS Sleman U20, Sansan Susanpur, menyebut kehilangan konsentrasi pada awal pertandingan menjadi salah satu penyebab timnya tertinggal. Selain itu, Deltras FC U20 dinilai cepat membaca arah serangan PSS yang berulang dari sisi yang sama.
“Memang kita lengah di menit awal dan tim lawan dengan cepat memprediksi arah serangan yang sama dari sisi yang sama,” ujar Sansan seusai pertandingan di Lapangan Akademi Deltras FC, Buduran, Sidoarjo.
Dua gol pada babak pertama membuat PSS Sleman U20 harus mengubah pendekatan permainan setelah turun minum. Tim asuhan Sansan Susanpur berupaya meningkatkan penguasaan bola dan menciptakan lebih banyak peluang untuk memperkecil ketertinggalan.
Perubahan tersebut membuat PSS tampil lebih dominan pada babak kedua. Namun, penguasaan permainan dan peluang yang dihasilkan belum cukup untuk membalikkan keadaan hingga pertandingan memasuki menit-menit akhir.
Gol Menit ke-87 Belum Selamatkan PSS
Harapan PSS Sleman U20 kembali muncul ketika Eko Hanif Abdullah mencetak gol pada menit ke-87. Gol tersebut memperkecil kedudukan menjadi 1-2 dan membuka peluang bagi Laskar Sembada Muda untuk menyamakan skor.
Akan tetapi, waktu yang tersisa tidak cukup bagi PSS untuk mencetak gol kedua. Deltras FC U20 tetap mempertahankan keunggulan hingga pertandingan berakhir dan mengamankan kemenangan pada laga pertama Grup C EPA One 2026/2027.
Sansan mengatakan hasil pertandingan tersebut memang mengecewakan bagi timnya. Meski demikian, ia meminta para pemain tetap menjaga upaya dan keyakinan untuk menghadapi pertandingan berikutnya.
“Hasil memang milik Allah SWT, ikhtiar tetap milik kita. Saya masih percaya kita bisa mengambil poin untuk pertandingan besok sore,” lanjutnya.
Dominasi Babak Kedua Jadi Modal Pertandingan Berikutnya
Sansan mengakui kekalahan dari Deltras FC U20 menimbulkan kekecewaan di kalangan pemain. Namun, ia menilai kemampuan PSS Sleman U20 menguasai permainan pada babak kedua dapat menjadi modal untuk pertandingan selanjutnya.
“Rasa kecewa itu pasti ada di setiap personal tim ini tanpa terkecuali. Tapi pemain sangat mendominasi permainan di babak kedua,” ungkap Sansan.
Ia berharap pemain PSS Sleman U20 mampu mempertahankan semangat tersebut sambil meningkatkan ketajaman serta kecerdasan dalam menjalankan skema permainan. Evaluasi atas pertandingan pertama menjadi bagian penting agar tim dapat tampil lebih efektif pada laga berikutnya.
PSS Sleman U20 dijadwalkan kembali menghadapi Deltras FC U20 pada Minggu (11/10/2026) sore. Pertandingan hari kedua itu akan berlangsung di Lapangan Deltras FC Akademi, Buduran, Sidoarjo.
Laga tersebut menjadi kesempatan bagi PSS Sleman U20 untuk memperbaiki hasil setelah kalah pada pertemuan pertama. Laskar Sembada Muda juga akan berupaya meraih poin pada lanjutan Grup C EPA One 2026/2027.
Dukung jurnalis Headline.co.id secara gratis Atau Berkontribusi Traktir KopiUntuk pengembangan Headline Media
Gambar tidak dapat dimuat.


















