Headline.co.id, Muaro Jambi ~ Personel Batalyon A Pelopor Satbrimob Polda Jambi memadamkan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Desa Sungai Bertam, Kecamatan Jambi Luar Kota, Kabupaten Muaro Jambi, pada Rabu malam, 7 Oktober 2026. Sebanyak 15 personel dan satu unit water cannon dikerahkan untuk menangani api di lahan yang terbakar. Selain pemadaman, petugas melakukan pendinginan untuk memastikan titik api padam dan mencegah kebakaran meluas ke area lain.
Penanganan karhutla di Sungai Bertam dilakukan sebagai respons cepat terhadap kebakaran lahan sekaligus untuk mengantisipasi munculnya kembali titik api. Personel Satbrimob Polda Jambi bekerja di lokasi dengan memadamkan api dan menyisir area terbakar melalui proses pendinginan.
15 Personel dan Satu Water Cannon Dikerahkan
Dalam operasi tersebut, 15 personel Batalyon A Pelopor Satbrimob Polda Jambi diterjunkan bersama satu unit water cannon. Peralatan itu digunakan untuk membantu pemadaman di lokasi kebakaran lahan yang berada di Desa Sungai Bertam.
Konten ini adalah Iklan dari Platform MGID. Headline.co.id tidak terkait dengan materi konten ini.
Setelah pemadaman dilakukan, personel melanjutkan proses pendinginan pada area yang telah terbakar. Langkah tersebut bertujuan memastikan tidak ada lagi titik api yang tersisa sehingga potensi munculnya kembali api dapat ditekan.
Pendinginan juga dilakukan untuk mengantisipasi agar kebakaran tidak meluas ke area lainnya. Petugas di lapangan berupaya menangani api sekaligus memastikan kondisi lahan setelah proses pemadaman.
Respons Cepat Cegah Kebakaran Meluas
Kabid Humas Polda Jambi Kombes Pol. Erlan Munaji, S.I.K., M.Si., mengatakan pemadaman dan pendinginan merupakan bentuk respons cepat personel dalam menangani kebakaran lahan.
“Personel Satbrimob Polda Jambi terus melakukan upaya pemadaman dan pendinginan di lokasi untuk memastikan api benar-benar padam. Langkah ini penting dilakukan guna mencegah munculnya kembali titik api dan mengantisipasi agar kebakaran tidak meluas,” jelas Erlan.
Menurut dia, proses penanganan tidak berhenti pada pemadaman api. Pendinginan diperlukan untuk memastikan titik-titik api benar-benar padam dan mencegah api kembali muncul di area yang telah terbakar.
Upaya tersebut juga menjadi bagian dari antisipasi terhadap dampak kebakaran yang lebih luas. Dengan pengerahan personel dan peralatan pemadam, Satbrimob Polda Jambi menangani kebakaran di lokasi sekaligus melakukan pencegahan agar api tidak menjalar ke area lain.
Polda Jambi Imbau Warga Tidak Membakar Lahan
Erlan menyampaikan penanganan karhutla membutuhkan sinergi seluruh pihak. Kepedulian masyarakat, kata dia, diperlukan untuk mencegah aktivitas yang dapat memicu terjadinya kebakaran lahan.
“Kami mengimbau masyarakat agar bersama-sama menjaga lingkungan dan tidak melakukan pembakaran lahan. Apabila menemukan adanya titik api atau kebakaran, segera laporkan kepada petugas agar dapat ditangani dengan cepat,” tutupnya.
Imbauan itu disampaikan agar masyarakat turut menjaga lingkungan dan segera memberikan informasi apabila menemukan titik api atau kebakaran. Pelaporan secara cepat diharapkan membantu petugas melakukan penanganan sebelum api meluas.
Dukung jurnalis Headline.co.id secara gratis Atau Berkontribusi Traktir KopiUntuk pengembangan Headline Media
Gambar tidak dapat dimuat.



















