Headline.co.id, Puncak ~ Persebaya U-18 mengalahkan Persik U-18 dengan skor 3-0 pada matchday ketiga Grup C Elite Pro Academy (EPA) One 2026/27. Pertandingan berlangsung di Lapangan ABC Gelora Bung Tomo, Sabtu (10/10), dengan Persebaya tampil efektif dalam memanfaatkan peluang. Kemenangan ini diraih melalui gol Alfredo Nararya pada menit kelima, serta tambahan gol Juan Frits dan Bryan Nabil pada awal babak kedua. Hasil tersebut membuat Persebaya U-18 mengoleksi sembilan poin dan untuk sementara bertahan di puncak klasemen Grup C.
Persebaya U-18 Buka Keunggulan Lewat Gol Cepat
Persebaya U-18 langsung menunjukkan inisiatif permainan sejak awal laga melawan Persik U-18. Tekanan yang dibangun Green Force muda menghasilkan peluang melalui situasi tendangan bebas pada menit kelima.
Alfredo Nararya berhasil memanfaatkan situasi tersebut untuk membawa Persebaya unggul 1-0. Gol cepat itu menjadi awal bagi anak asuh Fani Setyo untuk mengendalikan jalannya pertandingan.
Konten ini adalah Iklan dari Platform MGID. Headline.co.id tidak terkait dengan materi konten ini.
Keunggulan tersebut membuat Persebaya memiliki modal dalam mengembangkan permainan. Para pemain berupaya menjaga organisasi serangan sekaligus mempertahankan fokus agar Persik tidak mudah menemukan ruang untuk membalas.
Hingga pertandingan memasuki babak kedua, Persebaya tetap mampu menjaga kendali permainan. Efektivitas serangan menjadi salah satu faktor penting yang membuat Green Force muda dapat mempertahankan tekanan terhadap pertahanan Persik.
Dua Gol Persebaya Tercipta Berdekatan
Permainan Persebaya semakin tajam setelah turun minum. Tekanan yang dibangun Azhar Muzakki dan kawan-kawan berbuah dua gol tambahan dalam waktu berdekatan.
Juan Frits menggandakan keunggulan Persebaya pada menit ke-49. Hanya berselang satu menit, Bryan Nabil ikut mencatatkan namanya di papan skor untuk mengubah kedudukan menjadi 3-0.
Dua gol tersebut memperlebar jarak sekaligus memberi ruang bagi Persebaya untuk bermain lebih leluasa. Organisasi serangan yang berjalan efektif membantu tim menjaga kendali hingga pertandingan berakhir.
Persik tidak mampu membalas tiga gol tersebut. Persebaya pun menutup pertandingan dengan kemenangan tiga gol tanpa balas.
Fani Setyo Puji Disiplin Pemain
Pelatih Persebaya U-18 Fani Setyo mengaku puas dengan penampilan anak asuhnya. Ia menilai para pemain mampu menjalankan skema yang telah disiapkan dan menjaga disiplin sepanjang pertandingan.
“Para pemain bisa menjalankan instruksi dengan cukup baik. Mereka bermain dengan disiplin dan berusaha menjaga fokus sepanjang pertandingan. Hasil ini tentu patut disyukuri,” ujar Fani Setyo selepas pertandingan.
Menurut Fani, variasi serangan yang diterapkan Persebaya juga berjalan cukup efektif. Timnya mencoba menggunakan beberapa cara untuk membongkar pertahanan Persik agar pola permainan tidak mudah dibaca.
“Kami mencoba membangun serangan melalui beberapa cara agar permainan tidak mudah dibaca lawan. Anak-anak mampu menerapkannya dengan baik, terutama pada babak kedua. Namun, efektivitas seperti ini harus terus dijaga di pertandingan berikutnya,” tambahnya.
Persebaya mampu mengubah sejumlah peluang menjadi gol. Situasi tersebut membuat permainan tim lebih efektif, terutama ketika memasuki babak kedua dan tekanan terhadap Persik meningkat.
Persebaya Tetap Siapkan Evaluasi
Meski meraih kemenangan meyakinkan, Fani Setyo menegaskan masih ada aspek yang perlu diperbaiki. Ia meminta para pemain tidak cepat berpuas diri setelah mengamankan kemenangan 3-0.
Evaluasi akan dilakukan terhadap permainan menyerang maupun organisasi tim saat menjaga keseimbangan permainan. Bagi Fani, kemenangan atas Persik harus menjadi bahan pembelajaran untuk perkembangan para pemain.
“Masih ada beberapa hal yang perlu kami evaluasi, baik saat menyerang maupun ketika menjaga organisasi permainan. Kami akan melihat kembali pertandingan ini agar anak-anak bisa belajar dan tampil lebih baik lagi,” tegasnya.
Tambahan tiga poin dari pertandingan melawan Persik membuat Persebaya U-18 sementara mengoleksi sembilan poin. Green Force muda juga tetap berada di puncak klasemen Grup C EPA One 2026/27.
Hasil ini menjadi modal bagi Persebaya U-18 untuk melanjutkan perjuangan di kompetisi tersebut. Namun, evaluasi terhadap efektivitas serangan dan organisasi permainan tetap menjadi perhatian setelah kemenangan pada matchday ketiga.
Dukung jurnalis Headline.co.id secara gratis Atau Berkontribusi Traktir KopiUntuk pengembangan Headline Media
Gambar tidak dapat dimuat.



















