Headline.co.id, Mataram ~ Polda Nusa Tenggara Barat (NTB) mengatur rute, lokasi parkir, dan layanan shuttle bus bagi penonton MotoGP Mandalika 2026. Pengaturan tersebut disesuaikan dengan warna gelang akses dan kategori tiket untuk mencegah penumpukan kendaraan menuju sirkuit. Imbauan itu disampaikan Polda NTB di Mataram pada Jumat (9/10/2026), dengan meminta penonton memeriksa kategori tiket sebelum berangkat dan mengikuti jalur yang ditentukan petugas.
Kabid Humas Polda NTB Kombes Pol. Mohammad Kholid mengatakan rekayasa jalur telah disimulasikan untuk mengatur pergerakan penonton menuju lokasi. Menurut dia, kesalahan memilih akses masuk atau area parkir dapat menimbulkan penumpukan kendaraan.
“Penonton kami imbau perhatikan kategori tiket dan ikuti jalur yang ditentukan. Jangan salah memilih akses masuk atau lokasi parkir agar tidak menimbulkan penumpukan kendaraan,” tegas Kholid di Mataram, Jumat (9/10/2026).
Konten ini adalah Iklan dari Platform MGID. Headline.co.id tidak terkait dengan materi konten ini.
Pembagian rute berdasarkan warna gelang
Polda NTB membagi akses penonton MotoGP Mandalika 2026 berdasarkan warna gelang. Pembagian ini mencakup jalur menuju area parkir dan penggunaan shuttle bus untuk melanjutkan perjalanan ke lokasi tujuan.
Penonton dengan gelang akses merah yang memiliki tiket Grand Stand A, B, C, dan H diarahkan dari Bundaran BIZAM melalui Jalan Bypass BIL-Mandalika. Kendaraan kemudian menuju Parkir Timur/Awang sebelum penonton melanjutkan perjalanan menggunakan shuttle bus.
Sementara itu, pemegang gelang akses biru untuk Grand Stand E dan G diminta mengikuti rute khusus. Petunjuk mengenai lokasi parkir akan diarahkan oleh petugas di lapangan.
Adapun penonton dengan gelang akses hijau untuk Grand Stand I, J, dan K diarahkan melalui rute Sengkol dari Bundaran BIZAM. Rute tersebut menuju area parkir di sekitar Hotel Pullman Mandalika, kemudian perjalanan dilanjutkan menggunakan shuttle bus.
Polda NTB kerahkan 118 armada shuttle
Untuk mendukung pengaturan mobilitas penonton, Polda NTB mengerahkan 118 armada shuttle. Armada tersebut terdiri atas bus sedang dan kendaraan Hiace.
Selain menyiapkan armada, personel juga ditempatkan di sejumlah titik krusial untuk membantu mengarahkan penonton sesuai kategori gelang akses, rute, dan area parkir. Petugas di lapangan menjadi rujukan bagi penonton yang memerlukan arahan mengenai jalur khusus maupun lokasi parkir.
Pengaturan tersebut membuat penonton perlu memastikan warna gelang akses dan kategori grand stand sebelum berangkat. Informasi itu menjadi dasar untuk menentukan rute yang harus dilalui serta area parkir yang sesuai.
Penonton diminta datang lebih awal
Polda NTB mengimbau penonton datang lebih awal agar perjalanan menuju sirkuit dapat berlangsung lebih lancar. Penonton juga diminta tidak memarkir kendaraan secara sembarangan karena lokasi parkir telah dibagi berdasarkan pengaturan akses.
Selain itu, penonton diminta selalu mengikuti petunjuk personel di lapangan. Kepatuhan terhadap rute, arahan parkir, dan penggunaan shuttle bus diperlukan agar arus kendaraan tidak menumpuk akibat penonton memilih jalur atau lokasi parkir yang tidak sesuai.
Dengan pengaturan berdasarkan gelang akses, penonton MotoGP Mandalika 2026 diharapkan memeriksa tiket terlebih dahulu, mengenali warna gelang, lalu mengikuti rute yang telah ditentukan Polda NTB.
Dukung jurnalis Headline.co.id secara gratis Atau Berkontribusi Traktir KopiUntuk pengembangan Headline Media
Gambar tidak dapat dimuat.













