Headline.co.id, Pasuruan ~ Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dengan pola penyajian prasmanan mulai diuji coba di Kota Pasuruan, Jawa Timur, Selasa (6/10/2026). Kapolres Pasuruan Kota AKBP Arief Ardiansyah Prasetya meninjau pelaksanaan uji coba tersebut di SD Islam, Jalan KH. Abdul Hamid No. 98B, Kelurahan Karanganyar, Kecamatan Panggungrejo, Kota Pasuruan. Peninjauan dilakukan untuk melihat penerapan pola baru penyajian makanan kepada siswa, terutama dari sisi mekanisme pelayanan, ketertiban, kebersihan, dan keamanan makanan.
Dalam kegiatan itu, Kapolres didampingi Ketua Bhayangkari Cabang Pasuruan Kota Ny. Aldila Arief, PIC Bhayangkari, serta Satgas MBG. Mereka mengamati secara langsung proses pengambilan makanan hingga kegiatan makan bersama para siswa.
Kapolres Cek Pelaksanaan Prasmanan MBG
Konsep prasmanan berbeda dari pola penyajian sebelumnya yang menggunakan porsi makanan yang telah ditentukan. Melalui pola ini, siswa diberi kesempatan mengambil makanan dari menu yang sudah disiapkan dengan mengikuti proses secara tertib.
Konten ini adalah Iklan dari Platform MGID. Headline.co.id tidak terkait dengan materi konten ini.
Kapolres Pasuruan Kota AKBP Arief Ardiansyah Prasetya mengatakan, uji coba tersebut penting untuk melihat pelaksanaan program MBG secara nyata di lingkungan sekolah. Menurut dia, peninjauan tidak hanya berfokus pada makanan yang dibagikan, tetapi juga pada alur penyajian dan kondisi selama kegiatan berlangsung.
“Melalui uji coba ini dapat dilihat bagaimana mekanisme prasmanan diterapkan kepada siswa. Tentunya yang tetap menjadi perhatian adalah kebersihan, keamanan makanan serta kelancaran proses penyajiannya,” kata AKBP Arief.
Ia menambahkan, pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis tidak semata-mata berkaitan dengan pendistribusian makanan. Makanan yang disediakan juga perlu diterima dan dikonsumsi siswa dengan baik melalui proses yang tertib dan aman.
Siswa Mengambil Makanan Secara Bergantian
Saat peninjauan berlangsung, Kapolres bersama rombongan berinteraksi dengan para siswa dan melihat langsung proses pengambilan makanan. Para siswa mengambil makanan yang tersedia secara bergantian sebelum kembali ke tempat masing-masing untuk menikmati menu MBG.
Suasana makan bersama berlangsung tertib. Penerapan pola prasmanan tersebut juga dinilai dapat menjadi bagian dari pembelajaran bagi siswa untuk membangun kebiasaan tertib dan mandiri.
Selain itu, siswa diarahkan untuk tetap memperhatikan kebersihan ketika mengambil makanan. Dengan demikian, pelaksanaan konsep prasmanan tidak hanya berkaitan dengan cara penyajian, tetapi juga membentuk kebiasaan hidup bersih di lingkungan sekolah.
Ketua Bhayangkari Cabang Pasuruan Kota Ny. Aldila Arief bersama PIC Bhayangkari turut memantau kegiatan. Pemantauan dilakukan untuk memastikan proses penyajian makanan berjalan dengan baik selama uji coba berlangsung.
Hasil Uji Coba Menjadi Bahan Evaluasi
Hasil piloting project tersebut selanjutnya akan digunakan sebagai bahan evaluasi untuk melihat efektivitas pola prasmanan dalam pelaksanaan Program MBG di lingkungan sekolah. Evaluasi mencakup mekanisme penyajian, ketertiban siswa, kebersihan, serta kelancaran proses makan bersama.
Evaluasi itu diharapkan dapat memberikan gambaran mengenai pelaksanaan konsep prasmanan sebelum program dijalankan secara lebih optimal. Aspek kebersihan dan keamanan makanan tetap menjadi perhatian utama dalam proses tersebut.
AKBP Arief berharap pelaksanaan MBG dapat terus berjalan semakin baik dan memberikan manfaat bagi para siswa.
“Harapannya pelaksanaan MBG terus berjalan semakin baik. Tidak hanya memenuhi kebutuhan gizi anak-anak, tetapi juga dilaksanakan dengan proses yang tertib, bersih dan memberikan manfaat bagi mereka,” pungkas AKBP Arief.
Uji coba prasmanan MBG di Kota Pasuruan menjadi bagian dari upaya bersama untuk memastikan program berjalan optimal di lingkungan sekolah. Polres Pasuruan Kota bersama Bhayangkari dan Satgas MBG akan terus mendukung setiap tahapan pelaksanaan program tersebut.
Dukungan itu diarahkan agar manfaat MBG dapat dirasakan para siswa sekaligus mendorong terbentuknya kebiasaan hidup tertib, bersih, dan mandiri sejak dini.
Dukung jurnalis Headline.co.id secara gratis Atau Berkontribusi Traktir KopiUntuk pengembangan Headline Media
Gambar tidak dapat dimuat.


















