Headline.co.id, Sleman ~ Pemerintah Kalurahan Margorejo, Kapanewon Tempel, Kabupaten Sleman, berkoordinasi dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sleman menyalurkan 5.000 liter air bersih ke Padukuhan Nglebeng. Bantuan tersebut diberikan kepada 10 kepala keluarga atau sekitar 33 jiwa yang terdampak penyusutan debit air. Distribusi air bersih ini dilakukan sebagai respons cepat untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari warga di tengah krisis sumber daya pada musim kemarau.
Penyaluran air bersih itu dilaporkan pada Rabu, 7 Oktober 2026. Pasokan dikirim langsung ke lokasi sasaran di Padukuhan Nglebeng dan dikawal Lurah Margorejo Abdul Azis Muh Ridwan bersama Carik Margorejo Ariyanto Wibowo.
5.000 Liter Air Bersih untuk Warga Nglebeng
Bantuan air bersih disiapkan khusus untuk menopang kebutuhan hidup warga yang mengalami keterbatasan akses air. Sebanyak 10 kepala keluarga atau sekitar 33 jiwa menjadi penerima manfaat distribusi tersebut.
Konten ini adalah Iklan dari Platform MGID. Headline.co.id tidak terkait dengan materi konten ini.
Keterbatasan air terjadi setelah debit air di wilayah tersebut menyusut. Kondisi itu berdampak langsung terhadap pemenuhan kebutuhan harian warga, sehingga pasokan air dari pemerintah kalurahan dan BPBD Sleman diperlukan untuk membantu mengurangi tekanan yang dihadapi masyarakat.
Distribusi dilakukan melalui koordinasi lintas instansi. Pemerintah Kalurahan Margorejo memastikan bantuan dari BPBD Sleman tiba di wilayah yang membutuhkan, sementara jajaran kalurahan turut mengawal pengiriman hingga ke lokasi sasaran.
Respons Pemerintah Kalurahan Margorejo
Lurah Margorejo Abdul Azis Muh Ridwan menyampaikan apresiasi atas dukungan BPBD Sleman dalam penanganan keterbatasan air bersih di Padukuhan Nglebeng. Menurut dia, kehadiran pemerintah untuk memenuhi kebutuhan dasar warga menjadi hal penting ketika masyarakat menghadapi krisis sumber daya.
“Terima kasih atas dukungan BPBD Sleman. Bantuan air ini tentu sangat berarti bagi warga yang membutuhkan,” ungkap Abdul Azis.
Ia menilai bantuan tersebut menjadi bagian penting dari respons tanggap darurat terhadap kondisi warga yang mengalami penurunan ketersediaan air. Pasokan 5.000 liter air bersih diharapkan dapat membantu warga memenuhi kebutuhan sehari-hari selama keterbatasan akses air masih berlangsung.
BPBD Sleman Sebut Bentuk Kepedulian Negara
Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Sleman Uun Mardiyanto menegaskan, distribusi air bersih tersebut merupakan wujud kepedulian negara dalam membantu warga melewati krisis.
BPBD Sleman berharap bantuan air dapat meringankan beban psikologis dan mendukung aktivitas harian warga Padukuhan Nglebeng. Kebutuhan air yang terbatas tidak hanya memengaruhi pemenuhan kebutuhan dasar, tetapi juga dapat menghambat kegiatan warga apabila tidak segera ditangani.
Kolaborasi Pemerintah Kalurahan Margorejo dan BPBD Sleman menjadi bagian dari penanganan terpadu terhadap dampak penyusutan debit air di wilayah tersebut. Melalui distribusi ini, bantuan diarahkan langsung kepada warga yang terdampak, yakni 10 kepala keluarga atau sekitar 33 jiwa.
Penyaluran air bersih itu juga menegaskan upaya pemerintah untuk memastikan warga Sleman tetap memperoleh dukungan ketika menghadapi keterbatasan sumber daya pada musim kemarau. Pemerintah Kalurahan Margorejo dan BPBD Sleman bersama-sama merespons kebutuhan warga Padukuhan Nglebeng melalui pengiriman pasokan air bersih.
(MC Kab. Sleman/KIM Tempel/SBD)
Dukung jurnalis Headline.co.id secara gratis Atau Berkontribusi Traktir KopiUntuk pengembangan Headline Media
Gambar tidak dapat dimuat.


















