Headline.co.id ~ PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Jawa Timur mengoperasikan Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) Fast Ultra Charging berkapasitas 120 kilowatt (kW) di Universitas Muhammadiyah Malang (UMM), Malang. Pengoperasian SPKLU UMM tersebut menjadi bagian dari upaya mempercepat transisi energi bersih dan mendukung ketahanan energi nasional. Langkah ini dilakukan melalui kolaborasi PLN dan perguruan tinggi dalam momentum peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Infrastruktur tersebut diharapkan memperluas akses pengisian daya sekaligus mendorong masyarakat, khususnya generasi muda, beralih ke kendaraan listrik.
General Manager PLN UID Jawa Timur Eric Rossi Priyo Nugroho mengatakan, kerja sama dengan perguruan tinggi menjadi strategi penting untuk membangun ekosistem kendaraan listrik yang lebih luas. Menurut dia, kampus memiliki posisi strategis karena berperan sebagai pusat pendidikan, inovasi, dan pengembangan sumber daya manusia.
“Kehadiran SPKLU di Universitas Muhammadiyah Malang menunjukkan bahwa pengembangan ekosistem kendaraan listrik membutuhkan kolaborasi berbagai pihak. PLN membuka peluang kemitraan seluas-luasnya agar infrastruktur kendaraan listrik semakin mudah diakses masyarakat,” ujar Eric dalam keterangan tertulis, Selasa (4/8/2026).
Konten ini adalah Iklan dari Platform MGID. Headline.co.id tidak terkait dengan materi konten ini.
SPKLU UMM Jadi Sarana Edukasi Energi Bersih
Selain menambah infrastruktur pengisian daya kendaraan listrik, keberadaan SPKLU di lingkungan kampus diarahkan menjadi sarana edukasi. PLN menilai fasilitas tersebut dapat memperkenalkan pemanfaatan energi yang lebih ramah lingkungan kepada sivitas akademika dan masyarakat.
Eric mengatakan, transisi energi tidak hanya berkaitan dengan pembangunan infrastruktur. Menurutnya, proses tersebut juga mencakup pembentukan ekosistem dan kebiasaan baru dalam menggunakan energi yang lebih efisien serta rendah emisi.
“Transisi energi bukan hanya membangun infrastruktur, tetapi juga membentuk ekosistem dan kebiasaan baru dalam menggunakan energi yang lebih efisien serta rendah emisi. Kami berharap SPKLU di UMM mampu mendorong masyarakat, khususnya generasi muda, beralih ke kendaraan listrik,” katanya.
Kolaborasi ini juga menempatkan perguruan tinggi sebagai salah satu pihak yang dapat mendukung transformasi energi nasional. Melalui lingkungan pendidikan, pengembangan pengetahuan, inovasi, serta sumber daya manusia dapat berjalan beriringan dengan pemanfaatan infrastruktur kendaraan listrik.
UMM Tegaskan Komitmen terhadap Dekarbonisasi
Wakil Rektor II Bidang Kepegawaian, Keuangan, dan Umum UMM Ahmad Juanda menegaskan komitmen kampus dalam mendukung pembangunan berkelanjutan. Komitmen tersebut mencakup penguatan ketahanan energi nasional dan pemanfaatan energi bersih.
Ahmad mengatakan, peran perguruan tinggi tidak berhenti pada mencetak sumber daya manusia. Kampus juga memiliki tanggung jawab untuk mendorong penggunaan energi bersih sebagai bagian dari upaya dekarbonisasi.
“Listrik menjadi salah satu energi alternatif yang mampu mendukung dekarbonisasi, meningkatkan efisiensi energi, sekaligus memperkuat ketahanan energi nasional,” ujarnya.
Dengan pengoperasian SPKLU Fast Ultra Charging berkapasitas 120 kW, UMM menjadi bagian dari upaya memperkuat infrastruktur kendaraan listrik di Jawa Timur. Kehadiran fasilitas ini juga mendukung pesan bahwa percepatan transisi energi membutuhkan keterlibatan berbagai pihak, termasuk perguruan tinggi, dunia usaha, dan masyarakat.
PLN Tawarkan Solusi Energi Terintegrasi
Dalam kolaborasi tersebut, PLN turut memperkenalkan peluang kerja sama melalui PLN ICON+ dengan layanan Integrated Business Solution (IBS). Layanan ini mencakup konektivitas digital, aplikasi layanan energi, serta manajemen utilitas listrik, gas, dan air.
Selain itu, cakupan layanan IBS meliputi pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) dan layanan pendukung kendaraan listrik. PLN juga menawarkan Renewable Energy Certificate (REC) bagi institusi yang ingin memperoleh pengakuan atas penggunaan listrik yang berasal dari pembangkit energi baru dan terbarukan.
Melalui beragam layanan tersebut, PLN UID Jawa Timur mendorong institusi untuk tidak hanya menggunakan infrastruktur pengisian kendaraan listrik, tetapi juga mempertimbangkan solusi energi yang terintegrasi. Kolaborasi ini diarahkan untuk mempercepat terbentuknya ekosistem kendaraan listrik dan pemanfaatan energi hijau di Jawa Timur.
Eric menegaskan, semangat kemerdekaan perlu dimaknai sebagai dorongan untuk mewujudkan kemandirian energi nasional. PLN, kata dia, akan melanjutkan penguatan kolaborasi dan menghadirkan inovasi agar transisi energi memberikan manfaat lebih luas bagi masyarakat.
“PLN akan terus memperkuat kolaborasi dan menghadirkan inovasi agar transisi energi memberikan manfaat yang semakin luas bagi masyarakat sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan,” tambahnya.
Dukung jurnalis Headline.co.id secara gratis Atau Berkontribusi Traktir KopiUntuk pengembangan Headline Media
Gambar tidak dapat dimuat.

















