Headline.co.id, Manggarai ~ Gempa bumi bermagnitudo 3,6 mengguncang wilayah utara Ruteng, Kabupaten Manggarai, Nusa Tenggara Timur, pada Selasa, 6 Oktober 2026. Berdasarkan informasi Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), gempa Ruteng tersebut terjadi sekitar pukul 15.06.04 WIB. Pusat gempa berada 48 kilometer di utara Ruteng, Manggarai, pada koordinat 8,20 derajat Lintang Selatan dan 120,60 derajat Bujur Timur. Gempa terjadi pada kedalaman 12 kilometer.
Gempa Ruteng Bermagnitudo 3,6
Informasi mengenai gempa bumi itu disampaikan BMKG melalui rilis informasi gempa. Dalam keterangan tersebut, BMKG mencatat kekuatan gempa mencapai magnitudo 3,6.
Lokasi pusat gempa berada di 8,20 Lintang Selatan dan 120,60 Bujur Timur. Titik tersebut berjarak 48 kilometer di utara Ruteng, Manggarai, Nusa Tenggara Timur.
Konten ini adalah Iklan dari Platform MGID. Headline.co.id tidak terkait dengan materi konten ini.
BMKG juga mencatat gempa berada pada kedalaman 12 kilometer. Informasi itu menjadi data awal mengenai waktu, lokasi, kekuatan, dan kedalaman gempa yang mengguncang kawasan tersebut.
Rincian Waktu dan Lokasi Gempa
Berdasarkan informasi BMKG, gempa terjadi pada 6 Oktober 2026 pukul 15.06.04 WIB. Pusat gempa terletak di wilayah utara Ruteng, Manggarai, Nusa Tenggara Timur.
Data BMKG mencantumkan koordinat pusat gempa pada 8.20 derajat Lintang Selatan dan 120.60 derajat Bujur Timur. Pusat gempa berada di kedalaman 12 kilometer dari permukaan bumi.
Keterangan tersebut dirangkum dalam informasi yang diunggah BMKG melalui akun X resminya. BMKG menuliskan:
“#Info Gempa Mag:3.6, 6-Okt-26 15:06:04 WIB, Lok: 8.20 LS – 120.60 BT (48 km Utara RUTENG-MANGGARAI-NTT), Kedlmn: 12 km #BMKG.”
BMKG Ingatkan Data Dapat Berubah
Dalam unggahan yang sama, BMKG menyampaikan bahwa informasi gempa mengutamakan kecepatan penyampaian kepada masyarakat. Karena itu, hasil pengolahan data pada tahap awal belum sepenuhnya stabil.
BMKG menegaskan, data tersebut masih dapat mengalami perubahan seiring dengan kelengkapan informasi yang diperoleh. Keterangan itu disampaikan sebagai bagian dari disclaimer dalam laporan gempa.
“Disclaimer: Informasi ini mengutamakan kecepatan, sehingga hasil pengolahan data belum stabil dan bisa berubah seiring kelengkapan data,” tulis BMKG.
Dukung jurnalis Headline.co.id secara gratis Atau Berkontribusi Traktir KopiUntuk pengembangan Headline Media
Gambar tidak dapat dimuat.


















