Headline.co.id, Pulang Pisau ~ Pemerintah Kabupaten Pulang Pisau mengoptimalkan Dana Alokasi Khusus (DAK) Spesifik Grant bidang kesehatan untuk mempercepat penurunan angka stunting. Upaya tersebut dibahas dalam Rapat Koordinasi Strategis dan Lokakarya Pencegahan Stunting di Ruang Rapat RSUD Pulang Pisau, Senin (10/8/2026). Pemkab Pulang Pisau menajamkan pengelolaan anggaran agar program kesehatan tepat sasaran dan tetap efektif di tengah kebijakan efisiensi anggaran.
Wakil Bupati Pulang Pisau Ahmad Jayadikarta meminta Dinas Kesehatan menata penggunaan anggaran secara presisi. Langkah itu dinilai penting agar alokasi dana memberikan manfaat optimal bagi masyarakat, khususnya dalam upaya menekan angka stunting hingga tingkat akar rumput.
“Penekanannya bagi saya, Dinkes benar-benar menata penggunaan anggaran tersebut agar manfaatnya dapat dirasakan secara optimal, terutama dalam upaya menekan angka stunting di Kabupaten Pulang Pisau,” tegas Jayadikarta.
Konten ini adalah Iklan dari Platform MGID. Headline.co.id tidak terkait dengan materi konten ini.
DAK Kesehatan Diarahkan ke Program Prioritas
Dalam forum tersebut, Jayadikarta mengapresiasi pendampingan dari Tim Tenaga Ahli Dana Alokasi Umum Specific Grant (DAU-SG). Pendampingan itu menjadi bagian dari upaya memperkuat efektivitas pengelolaan dana kesehatan daerah.
Optimalisasi DAK kesehatan diarahkan untuk mendukung program yang memiliki keterkaitan langsung dengan penanganan stunting. Pemkab Pulang Pisau menilai alokasi anggaran kesehatan yang tepat sasaran dan efisien menjadi kunci penting dalam mempercepat penanganan stunting di tingkat masyarakat.
Penataan anggaran dilakukan dengan mempertimbangkan kebutuhan prioritas daerah. Di tengah kebijakan efisiensi anggaran, Dinas Kesehatan diminta memastikan dana yang tersedia tidak hanya terserap, tetapi juga memberi dampak terhadap peningkatan derajat kesehatan masyarakat.
Empat Indikator Penanganan Stunting
Tenaga Ahli DAU-SG Sektor Kesehatan Wilayah II Ratih Hafsari Purwindah memaparkan empat indikator prioritas yang perlu ditingkatkan di Pulang Pisau. Indikator tersebut meliputi persalinan di fasilitas kesehatan, cakupan imunisasi dasar lengkap, pemenuhan gizi normal, serta keterjangkauan layanan kesehatan dasar.
Keempat indikator itu menjadi acuan dalam penajaman program kesehatan dan pencegahan stunting. Persalinan di fasilitas kesehatan dan cakupan imunisasi dasar lengkap menjadi bagian dari layanan dasar yang perlu diperkuat. Sementara itu, pemenuhan gizi normal dan keterjangkauan layanan kesehatan dasar berkaitan dengan pemenuhan kebutuhan kesehatan masyarakat.
Pemaparan tersebut menempatkan pengelolaan DAK kesehatan dalam kerangka program yang lebih terarah. Pemkab Pulang Pisau berupaya menyinergikan pemanfaatan anggaran dengan kebutuhan layanan kesehatan yang menjadi prioritas di daerah.
Sinergi Lintas Sektor Didorong
Pemkab Pulang Pisau optimistis penajaman program dan sinergi lintas sektor dapat memperkuat upaya penurunan stunting secara berkelanjutan. Pengelolaan dana kesehatan yang efisien diharapkan memberikan dampak nyata terhadap peningkatan derajat kesehatan masyarakat.
Dengan penguatan pada empat indikator prioritas tersebut, alokasi DAK Spesifik Grant bidang kesehatan diharapkan mendukung pelaksanaan intervensi yang lebih tepat sasaran. Pemkab Pulang Pisau menegaskan bahwa efektivitas anggaran menjadi bagian penting dalam memastikan upaya pencegahan stunting berjalan hingga tingkat akar rumput.
Dukung jurnalis Headline.co.id secara gratis Atau Berkontribusi Traktir KopiUntuk pengembangan Headline Media
Gambar tidak dapat dimuat.


















