Headline.co.id ~ Pembagian helm SNI gratis dilakukan Satuan Lalu Lintas Polres Pamekasan, Jawa Timur, kepada pengendara sepeda motor pada Sabtu (3/10/2026). Kegiatan tersebut digelar di simpang empat Jalan Jokotole, Pamekasan, bersama Radio Swara Karimata FM. Aksi ini menjadi bagian dari kampanye keselamatan berlalu lintas sekaligus rangkaian peringatan HUT ke-37 Radio Swara Karimata FM. Helm diberikan kepada pengendara yang menggunakan helm tidak layak atau bukan helm SNI setelah dilakukan pemeriksaan oleh petugas dan kru radio.
Selain membagikan helm SNI gratis, polisi memberikan edukasi mengenai pentingnya penggunaan perlengkapan keselamatan saat berkendara. Satuan Lalu Lintas Polres Pamekasan menekankan bahwa helm bukan sekadar kewajiban untuk mematuhi aturan lalu lintas, melainkan perlindungan utama bagi kepala ketika kecelakaan terjadi.
Polisi Periksa Helm Pengendara
Dalam kegiatan tersebut, petugas Satlantas Polres Pamekasan bersama kru Radio Swara Karimata FM menghentikan sejumlah pengendara sepeda motor yang melintas di simpang empat Jalan Jokotole. Helm yang dikenakan setiap pengendara kemudian diperiksa untuk memastikan kelayakan dan kesesuaiannya dengan standar SNI.
Konten ini adalah Iklan dari Platform MGID. Headline.co.id tidak terkait dengan materi konten ini.
Pengendara yang menggunakan helm tidak layak atau bukan helm SNI menerima helm standar secara cuma-cuma. Pemberian tersebut sekaligus disertai penjelasan mengenai cara menggunakan helm dengan benar sebelum melanjutkan perjalanan.
Kanit Keamanan dan Keselamatan (Kamsel) Satlantas Polres Pamekasan Ipda Dedy Dwi Purnomo mengatakan penggunaan helm standar dapat membantu mengurangi risiko fatal ketika terjadi kecelakaan.
“Selain sebagai bentuk kampanye tertib lalu lintas, bakti sosial bersama perusahaan media ini juga untuk mengedukasi masyarakat tentang pentingnya menggunakan helm standar dalam mengurangi risiko ketika terjadi kecelakaan lalu lintas,” kata Dedy di sela kegiatan.
Dedy juga mengingatkan seorang pengendara penerima helm agar memastikan tali helm terpasang dengan benar. “Jadi, harus SNI ya pak dan pastikan berbunyi ‘klik’ seperti ini jika digunakan,” ucap Dedy kepada pengendara tersebut.
Helm SNI untuk Mengurangi Risiko Cedera
Menurut Dedy, masyarakat tidak seharusnya memakai helm hanya karena takut melanggar aturan lalu lintas. Helm diperlukan karena dapat membantu melindungi kepala saat pengendara mengalami kecelakaan.
“Jangan anggap helm ini keharusan karena ada aturan lalu lintas. Tapi, kita menggunakan helm sebenarnya membantu mengurangi risiko jika terjadi kecelakaan,” katanya.
Ia menjelaskan, penggunaan helm dapat membantu melindungi kepala ketika terjadi benturan. Dengan demikian, risiko cedera serius akibat benturan dapat ditekan.
Salah seorang pengendara penerima helm, Irfan, menyambut baik kegiatan tersebut. “Terima kasih pak,” ucap Irfan sembari tersenyum.
Bagian dari Rangkaian HUT Radio Karimata FM
Pembagian helm SNI gratis itu merupakan bagian dari rangkaian kegiatan HUT ke-37 Radio Karimata FM Pamekasan. Selain kampanye keselamatan berlalu lintas, kegiatan sosial dalam rangkaian tersebut juga mencakup distribusi bantuan air bersih.
Bantuan air bersih disalurkan ke sejumlah desa yang terdampak kekeringan. Kegiatan tersebut dilaksanakan bersama Palang Merah Indonesia (PMI) dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pamekasan.
Dedy berharap kegiatan pembagian helm SNI dan edukasi keselamatan berlalu lintas dapat mendorong masyarakat lebih disiplin saat berkendara. Ia juga mengajak pengendara menjadikan keselamatan sebagai kebutuhan utama di jalan.
“Mari kita sama-sama mematuhi peraturan dan mengutamakan keselamatan di jalan untuk keselamatan diri kita sendiri,” ujar Dedy.
Dukung jurnalis Headline.co.id secara gratis Atau Berkontribusi Traktir KopiUntuk pengembangan Headline Media
Gambar tidak dapat dimuat.


















