Headline.co.id, Solok ~ Kementerian Pekerjaan Umum (Kemen PU) menyiapkan dukungan untuk memulihkan fasilitas pemerintahan yang terdampak banjir bandang dan longsor di Kabupaten Solok, Sumatra Barat. Salah satu opsi yang dikaji adalah merelokasi gedung pemerintahan yang mengalami kerusakan berat ke lokasi yang lebih aman. Menteri PU Dody Hanggodo meninjau sejumlah gedung terdampak pada Rabu (30/9/2026) untuk melihat tingkat kerusakan dan menentukan kebutuhan penanganan.
Peninjauan tersebut dilakukan setelah bencana menyebabkan kerusakan pada fasilitas pemerintahan di Kabupaten Solok. Berdasarkan pemeriksaan awal Balai Penataan Bangunan, Prasarana dan Kawasan (BPBPK) Direktorat Jenderal Cipta Karya, sebanyak 15 gedung perkantoran terdampak.
Dari jumlah tersebut, tiga gedung dinyatakan mengalami kerusakan berat, yakni Gedung Utama Dinas PU, Gedung Kantor Dinas PU, dan Gedung Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Nagari (DPMN) Kabupaten Solok. Kondisi struktur ketiga gedung itu dinilai sudah tidak layak dipertahankan.
Konten ini adalah Iklan dari Platform MGID. Headline.co.id tidak terkait dengan materi konten ini.
Tiga Gedung Tidak Direkomendasikan Dibangun di Lokasi Lama
BPBPK tidak merekomendasikan ketiga gedung tersebut untuk direhabilitasi maupun direkonstruksi di lokasi semula. Relokasi menjadi salah satu pilihan agar fasilitas pemerintahan dapat dibangun di kawasan yang lebih aman setelah terdampak bencana.
Dody mengatakan pembahasan mengenai lahan kantor akan dilakukan bersama Bupati Solok dan tim pemerintah daerah. Menurut dia, keputusan untuk mempertahankan gedung di lokasi lama atau memindahkannya perlu mempertimbangkan tingkat kerusakan bangunan.
“Terkait lahan kantor, kita akan bahas bersama dengan bupati dan tim. Saya pada prinsipnya siap bantu, apakah tetap mau di sini atau pindah. Tapi kalau dilihat dari tingkat kerusakannya, mungkin memang harus pindah,” kata Dody Hanggodo dalam keterangannya pada Jumat (2/10/2026).
Salah satu fasilitas yang menjadi perhatian khusus adalah Kantor Dinas PUPR. Gedung tersebut berada di lokasi bekas jalur sungai, yang dinilai menjadi salah satu faktor penyebab kantor terdampak cukup parah ketika bencana terjadi.
Keselamatan Jadi Pertimbangan Relokasi
Dody menyebut pemindahan Kantor Dinas PUPR perlu dipertimbangkan dengan mengutamakan aspek keselamatan. Selain kondisi struktur bangunan, proses pembersihan lokasi lama juga diperkirakan memerlukan waktu berbulan-bulan sebelum rehabilitasi dan rekonstruksi dapat dilakukan.
Dengan pertimbangan tersebut, pembangunan gedung baru di lokasi yang lebih aman menjadi salah satu alternatif bagi Pemerintah Kabupaten Solok. Namun, pilihan itu tetap perlu dikaji dari sisi waktu, kebutuhan penanganan, dan biaya.
Kemen PU menyatakan siap membantu apabila Pemerintah Kabupaten Solok menetapkan lokasi baru untuk pembangunan fasilitas pemerintahan. Dukungan tersebut mencakup bantuan dalam penyusunan desain gedung apabila pembangunan dilakukan di tempat baru.
“Apapun yang diperlukan Solok, insyaAllah kami support, kami bantu. Kalau di lokasi yang baru juga nanti kita akan ikut bantu buatkan desainnya,” kata Dody.
Pemkab Solok Kaji Kebutuhan Pemulihan
Bupati Solok Jon Firman Pandu mengatakan pemerintah daerah masih akan mengkaji kondisi dan kebutuhan secara lebih detail sebelum menentukan langkah pemulihan. Kajian tersebut termasuk mempertimbangkan opsi relokasi gedung pemerintahan yang mengalami kerusakan berat.
Menurut Jon, kehadiran Menteri PU dalam peninjauan fasilitas terdampak menjadi ruang bagi pemerintah daerah untuk membahas langkah yang perlu diambil setelah bencana.
“Dengan kehadiran Pak Menteri, insyaAllah menjadi obat, juga menjadi ruang bagi kita ke depan langkah-langkah yang harus kita ambil,” ujar Jon.
Hasil pemeriksaan terhadap 15 gedung perkantoran menjadi dasar awal bagi pemerintah untuk menentukan penanganan masing-masing fasilitas. Sementara itu, tiga gedung dengan kerusakan berat diarahkan untuk dikaji lebih lanjut, terutama terkait kemungkinan pembangunan di lokasi yang lebih aman.
Dukung jurnalis Headline.co.id secara gratis Atau Berkontribusi Traktir KopiUntuk pengembangan Headline Media
Gambar tidak dapat dimuat.

















