Headline.co.id, Bandung ~ PERSIB U20 bersiap memulai kiprahnya di Elite Pro Academy (EPA) ONE musim 2026/27 dengan menghadapi PSIS Semarang. Pertandingan perdana tersebut dijadwalkan berlangsung di Stadion Arcamanik, Kota Bandung, Sabtu, 3 Oktober 2026. Tim Maung Ngora membidik prestasi lebih baik setelah musim lalu hanya menempati peringkat kelima pada fase pendahuluan. Persiapan dilakukan dengan menekankan kesiapan fisik, teknik, dan mental pemain untuk menghadapi kompetisi yang panjang.
Pelatih PERSIB U20, Dodik Wahyudi, memastikan timnya siap memberikan penampilan terbaik dalam kompetisi EPA ONE 2026/27. Ia menyebut persiapan dilakukan melalui observasi dan komunikasi intensif bersama tim pelatih.
“Saya sudah observasi dan intensif berkomunikasi dengan tim pelatih. Saya lihat tim sudah siap. Ini kompetisi yang panjang jadi semoga, tidak ada kendala dalam perjalanannya. Jika melihat kekuatan lawan di grup ini yang cukup merata, saya pikir, kami bisa lebih baik,” kata Dodik, Jumat, 2 Oktober 2026.
Konten ini adalah Iklan dari Platform MGID. Headline.co.id tidak terkait dengan materi konten ini.
Persib U20 Targetkan Perkembangan Pemain
Dodik mengingatkan bahwa perjalanan PERSIB U20 di EPA ONE 2026/27 akan berlangsung panjang. Karena itu, ia menilai setiap pemain perlu menunjukkan perkembangan, bukan hanya dari sisi permainan, tetapi juga dalam aspek fisik, teknik, dan mentalitas.
Menurut Dodik, kompetisi tersebut menjadi ruang bagi para pemain untuk mendapatkan kesempatan bermain dan mengembangkan kemampuan. Ia memastikan tidak ada pembagian permanen pemain inti dan pemain cadangan dalam timnya.
“Di sini tidak ada tim inti atau cadangan jadi semua pemain punya kesempatan yang sama. Pemain hanya boleh tampil maksimal 130 menit. Jadi di match kedua, pemain tersebut enggak boleh main penuh. Saya pikir, ini bagus sebagai kesempatan dan semoga bisa dimanfaatkan,” ujarnya.
Aturan mengenai batas waktu tampil itu membuat setiap pemain perlu memanfaatkan kesempatan yang diberikan dalam pertandingan. Dodik berharap para pemain PERSIB U20 dapat menunjukkan performa maksimal ketika turun di lapangan.
EPA ONE 2026/27 Gunakan Format Triple Round Robin
EPA ONE musim 2026/27 akan menerapkan format triple round robin pada babak pendahuluan. Dengan format tersebut, para pemain berpeluang menjalani hingga 36 pertandingan.
Dodik menyambut penerapan format baru itu karena dinilai mendukung tujuan kompetisi di level pembinaan. Menurut dia, banyaknya pertandingan dapat memberikan jam terbang yang lebih besar kepada pemain.
“Iya, tahun ini format tripple round robin. Ini juga hal yang sangat bagus untuk pemain karena di level pembinaan seperti EPA One ini yang utamanya adalah memberi pemain-pemain ini punya jam terbang sebanyak mungkin agar terus mengembangkan kemampuannya,” tutup Dodik.
Laga Perdana Persib U20 Melawan PSIS
Laga melawan PSIS Semarang di Stadion Arcamanik menjadi pertandingan pembuka PERSIB U20 pada EPA ONE 2026/27. Pertandingan tersebut sekaligus menjadi awal bagi tim Maung Ngora untuk mengejar hasil yang lebih baik dibandingkan musim sebelumnya.
Dengan kekuatan tim-tim dalam grup yang disebut cukup merata, Dodik menilai PERSIB U20 memiliki peluang untuk tampil lebih baik. Namun, ia juga menekankan pentingnya menjaga perjalanan tim sepanjang kompetisi agar tidak mengalami kendala.
Format triple round robin memberi kesempatan lebih banyak bagi para pemain untuk tampil dan meningkatkan kemampuan. Bagi PERSIB U20, rangkaian pertandingan itu akan menjadi bagian dari proses pembinaan sekaligus upaya mengukir prestasi di EPA ONE musim 2026/27.
Dukung jurnalis Headline.co.id secara gratis Atau Berkontribusi Traktir KopiUntuk pengembangan Headline Media
Gambar tidak dapat dimuat.



















