Headline.co.id, Timika ~ PAPUA TENGAH – Satgas Kepolisian Operasi Damai Cartenz-2026 menyalurkan 500 tas sekolah dan perlengkapan belajar kepada siswa sekolah dasar di wilayah Pomako, Kabupaten Mimika, Papua Tengah, Kamis (1/10/2026). Bantuan tersebut diberikan kepada siswa SD Pigapu dan SD Negeri Satu Atap Pomako sebagai bentuk kepedulian terhadap kebutuhan pendidikan anak-anak Papua. Kegiatan yang dipimpin personel Satgas itu dilakukan melalui pendekatan humanis untuk membangun komunikasi dan kedekatan dengan masyarakat.
Sebanyak 200 tas disalurkan kepada siswa SD Pigapu, sedangkan 300 tas lainnya diberikan kepada siswa SD Negeri Satu Atap Pomako. Kegiatan dipimpin Kasatgas Banops Damai Cartenz-2026 Kombes Pol. Bambang Widiatmoko, S.H., M.M., bersama Wakasatgas Humas Ops Damai Cartenz-2026 AKBP Andria, S.I.K., serta personel Satgas Kepolisian Operasi Damai Cartenz-2026.
Pembagian Tas Sekolah Menyasar Dua Sekolah
Pembagian tas dan perlengkapan belajar tersebut ditujukan untuk membantu kebutuhan siswa dalam mengikuti kegiatan pendidikan sehari-hari. Bagi Satgas Operasi Damai Cartenz-2026, bantuan itu tidak sekadar penyaluran barang, tetapi juga menjadi bentuk perhatian terhadap anak-anak di wilayah Pomako.
Konten ini adalah Iklan dari Platform MGID. Headline.co.id tidak terkait dengan materi konten ini.
Kehadiran personel Satgas mendapat sambutan dari pihak sekolah dan para siswa. Anak-anak terlihat antusias ketika menerima bantuan serta berinteraksi dengan personel yang hadir dalam kegiatan tersebut.
Kepala SD Negeri Pigapu Juwita Marice Meryam Bieths menyampaikan terima kasih atas kunjungan dan perhatian Satgas Operasi Damai Cartenz-2026 kepada sekolah dan para siswa. Menurut dia, kehadiran Satgas memberikan semangat tersendiri bagi anak-anak, sementara bantuan tas dan perlengkapan belajar membantu memenuhi kebutuhan mereka.
“Kami berterima kasih kepada komandan satgas sudah meluangkan waktu, memberikan kesempatan, memberikan dukungan dengan fasilitas tas dan buku. Terima kasih. Tetap semangat, tetap sehat dan jalankan tugasnya,” ujar Juwita.
Ia juga menyebut keberadaan Satgas di wilayah tersebut turut memberikan rasa aman bagi lingkungan sekolah dan masyarakat sekitar.
“Kami bersemangat, kami senang juga ada satgas ini karena dengan sendirinya kami merasa keamanan di sekitar lingkungan kami tinggal dan daerah kami bisa aman dari ancaman-ancaman atau dari orang-orang yang bertindak anarkis. Jadi kami sangat membutuhkan satgas bisa bekerja dengan tim yang lain untuk kedamaian dan kenyamanan di daerah kami,” katanya.
Dorong Semangat Siswa Mengikuti Pendidikan
Kepala SD Negeri Satu Atap Pomako Sofyan Hadi, S.Pd., Gr., turut menyampaikan apresiasi atas perhatian Satgas terhadap kebutuhan pendidikan para siswa. Menurutnya, perlengkapan sekolah memiliki manfaat langsung karena digunakan anak-anak dalam aktivitas belajar sehari-hari.
Perhatian tersebut juga dinilai dapat mendorong siswa untuk tetap bersemangat mengikuti pembelajaran. Kegiatan pembagian tas dan perlengkapan belajar menjadi salah satu bentuk pendekatan humanis Satgas dalam membangun komunikasi dengan masyarakat melalui dukungan yang menyentuh kebutuhan anak-anak di sekolah.
Kaops Damai Cartenz-2026 Irjen Pol. Dr. Faizal Ramadhani, S.Sos., S.I.K., M.H., mengatakan kegiatan itu merupakan bagian dari upaya membangun komunikasi dan kedekatan dengan masyarakat, khususnya generasi muda.
“Anak-anak adalah bagian penting dari masa depan Papua. Melalui bantuan perlengkapan sekolah ini, kami ingin memberikan dukungan sederhana yang dapat membantu mereka belajar dengan lebih baik. Harapannya, anak-anak semakin bersemangat untuk bersekolah dan meraih cita-cita,” kata Faizal.
Faizal menambahkan, kegiatan sosial seperti pembagian perlengkapan sekolah juga menjadi sarana bagi personel Satgas untuk berinteraksi langsung dengan masyarakat. Interaksi tersebut sekaligus membantu personel memahami kebutuhan yang ada di lingkungan sekitar.
Pendidikan Dinilai sebagai Bekal Masa Depan Papua
Wakaops Damai Cartenz-2026 Kombes Pol. Adarma Sinaga, S.I.K., M.Hum., mengatakan perhatian terhadap pendidikan merupakan bagian penting dalam membangun masa depan generasi muda Papua. Ia menegaskan, dukungan yang diberikan tidak hanya berupa bantuan barang, tetapi juga bentuk kepedulian untuk menjaga semangat anak-anak dalam menempuh pendidikan.
“Kami berharap bantuan ini dapat memberikan manfaat bagi anak-anak dalam kegiatan belajar sehari-hari. Pendidikan merupakan bekal penting bagi mereka untuk meraih cita-cita dan membangun masa depan Papua,” ujar Adarma.
Adarma mengajak para siswa memanfaatkan perlengkapan yang diberikan dengan sebaik-baiknya dan terus rajin belajar. Ia juga berharap perhatian terhadap dunia pendidikan dapat dilakukan secara berkelanjutan melalui kerja sama pemerintah, sekolah, masyarakat, dan berbagai pihak lainnya.
Kegiatan pembagian tas sekolah tersebut berlangsung dalam suasana ceria. Para siswa menerima bantuan dengan antusias, sementara personel Satgas berinteraksi dengan anak-anak dan pihak sekolah.
Melalui kegiatan itu, Satgas Kepolisian Operasi Damai Cartenz-2026 berupaya menghadirkan kepedulian yang menyentuh kebutuhan sehari-hari masyarakat. Dukungan terhadap pendidikan diharapkan menjadi bagian dari upaya bersama untuk mempersiapkan generasi muda yang akan berperan dalam masa depan Papua.
Dukung jurnalis Headline.co.id secara gratis Atau Berkontribusi Traktir KopiUntuk pengembangan Headline Media
Gambar tidak dapat dimuat.



















