Headline.co.id ~ Peredaran narkoba di ruang digital menjadi perhatian Polda Maluku karena media sosial dan platform digital berpotensi dimanfaatkan jaringan peredaran gelap narkotika untuk menjangkau masyarakat, termasuk generasi muda. Polda Maluku bersama Badan Narkotika Nasional (BNN) memperkuat pencegahan melalui edukasi dan peningkatan literasi digital bagi pelajar serta generasi muda. Upaya itu disampaikan dalam Seminar Pencegahan Narkoba yang digelar di Aula Plaza Presisi Polda Maluku, Ambon, Rabu (30/9/2026). Kegiatan tersebut digelar BNN Pusat bersama Direktorat Reserse Narkoba Polda Maluku untuk menyesuaikan strategi pencegahan dengan perubahan pola peredaran narkoba.
Kapolda Maluku Irjen Pol Dadang Hartanto mengatakan, pemberantasan narkoba tidak dapat hanya mengandalkan penegakan hukum. Menurut dia, pencegahan sejak dini dan keterlibatan keluarga menjadi faktor penting untuk melindungi generasi muda dari ancaman penyalahgunaan narkoba.
“Polda Maluku terus berkomitmen untuk melakukan pemberantasan peredaran narkoba. Namun, kita harus jujur bahwa upaya penegakan hukum saja tidak akan pernah cukup, strategi terbaik kita adalah pencegahan sejak dini dan benteng pertahanan kita yang paling utama adalah rumah dan keluarga,” kata Dadang di Ambon.
Konten ini adalah Iklan dari Platform MGID. Headline.co.id tidak terkait dengan materi konten ini.
Peredaran Narkoba di Ruang Digital Perlu Diwaspadai
Dadang menjelaskan, perkembangan teknologi dan media sosial telah menciptakan ruang baru yang berpotensi digunakan jaringan narkoba untuk berinteraksi maupun melakukan transaksi. Kondisi itu membuat kemampuan masyarakat dalam memahami risiko di ruang digital semakin penting.
Ancaman tersebut tidak hanya berkaitan dengan pola peredaran narkoba secara konvensional. Ruang digital dinilai dapat menjadi celah bagi jaringan peredaran gelap narkotika untuk menjangkau masyarakat, termasuk kalangan generasi muda.
Karena itu, orang tua, guru, dan pelajar diminta meningkatkan literasi digital. Kemampuan tersebut diperlukan agar mereka dapat mengenali berbagai bentuk ancaman narkoba yang mungkin muncul melalui media sosial maupun platform digital lainnya.
“Orang tua saat ini dituntut tidak boleh gagap teknologi agar orang tua bisa mengawasi aktivitas digital anak tanpa harus menekan ruang gerak anak,” ujar Dadang.
Orang Tua Diminta Bangun Komunikasi dengan Anak
Selain memahami perkembangan teknologi, orang tua diminta membangun komunikasi terbuka dengan anak. Mereka juga perlu memahami lingkungan digital yang menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari anak.
Dadang mendorong teknologi digunakan untuk kegiatan yang positif dan produktif. Menurut dia, penggunaan perangkat digital perlu diarahkan untuk mengembangkan kreativitas dan kemampuan diri, bukan mengikuti tren negatif di media sosial.
“Kepada seluruh siswa-siswi, kalian harus cerdas dan kritis dalam memilih informasi. Gunakan gadget untuk meningkatkan kreativitas dan kapasitas diri, bukan untuk mencari hal-hal yang dapat merusak masa depan kalian,” tegasnya.
Imbauan tersebut disampaikan kepada pelajar agar mereka lebih cermat dalam memilih informasi dan tidak mudah mengikuti tren yang dapat berdampak buruk terhadap masa depan. Pelajar juga diharapkan mampu memanfaatkan teknologi untuk meningkatkan kapasitas diri.
Pencegahan Melibatkan Keluarga dan Sekolah
Dadang menilai perubahan pola peredaran narkoba harus diikuti strategi pencegahan yang menyesuaikan perkembangan lingkungan sosial generasi muda. Pengetahuan mengenai berbagai bentuk ancaman narkoba, termasuk yang muncul melalui ruang digital, perlu diberikan sejak dini.
“Generasi muda harus dibekali pengetahuan agar mampu mengenali berbagai bentuk ancaman narkoba, termasuk yang muncul melalui ruang digital. Pencegahan harus dimulai sejak dini dan dilakukan bersama oleh keluarga, sekolah, aparat penegak hukum, serta seluruh elemen masyarakat,” jelasnya.
Pencegahan penyalahgunaan narkoba diharapkan tidak berhenti pada kegiatan edukasi. Langkah tersebut perlu diperkuat melalui komunikasi dalam keluarga, pembinaan di sekolah, dan kepedulian masyarakat terhadap lingkungan sekitar.
Melalui kerja bersama, Polda Maluku berharap generasi muda semakin mampu mengenali, menghindari, dan melawan berbagai bentuk ancaman narkoba yang kini mulai menyasar ruang digital.
Dukung jurnalis Headline.co.id secara gratis Atau Berkontribusi Traktir KopiUntuk pengembangan Headline Media
Gambar tidak dapat dimuat.



















