Headline.co.id, Palangka Raya ~ Gerakan Pramuka Kota Palangka Raya menyiapkan tujuh strategi untuk memperkuat peran organisasi dalam pembentukan karakter generasi muda. Strategi tersebut dibahas dalam Rapat Kerja Cabang (Rakercab) Pengurus Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Kota Palangka Raya di Aula Dinas Pendidikan Kota Palangka Raya, Sabtu (26/9/2026). Langkah itu disiapkan agar Gerakan Pramuka tetap relevan menghadapi perkembangan zaman melalui program kerja yang konkret, terukur, dan sesuai Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) Gerakan Pramuka.
Wakil Wali Kota Palangka Raya Achmad Zaini mengatakan, Rakercab menjadi momentum untuk menyusun dan menetapkan program kerja yang lebih terarah. Forum tersebut juga digunakan untuk memastikan pelaksanaan program berjalan sesuai dengan AD/ART Gerakan Pramuka.
“Rakercab ini penting untuk memastikan Gerakan Pramuka senantiasa hadir sebagai wadah pembentukan karakter yang relevan, tangguh, berintegritas, dan berakhlak mulia,” jelasnya.
Konten ini adalah Iklan dari Platform MGID. Headline.co.id tidak terkait dengan materi konten ini.
Tujuh strategi Pramuka Palangka Raya
Achmad Zaini menyebutkan, tujuh langkah strategis yang perlu diperkuat terdiri atas revitalisasi organisasi, inovasi pendidikan, kehadiran sosial, sinergi strategis, transformasi digital, prestasi berkelanjutan, dan penguatan gugus depan.
Menurut dia, seluruh strategi tersebut perlu diterjemahkan ke dalam program kerja yang konkret dan terukur. Program juga diharapkan mampu menjawab tantangan perkembangan zaman sehingga Gerakan Pramuka tidak hanya aktif dalam kegiatan kepanduan.
Dengan penerapan program yang terarah, Gerakan Pramuka diharapkan dapat memberikan kontribusi nyata terhadap pembentukan generasi muda di Kota Palangka Raya. Penguatan peran organisasi menjadi bagian dari upaya menghadirkan kegiatan yang berdampak bagi masyarakat.
Koordinasi Kwarcab dan Kwarran diperkuat
Rakercab juga menjadi ruang untuk menyelaraskan visi serta memperkuat koordinasi Kwarcab dan Kwartir Ranting (Kwarran). Achmad Zaini menilai penguatan organisasi diperlukan agar berbagai program dapat berjalan secara konsisten dan sesuai dengan arah Gerakan Pramuka.
Koordinasi tersebut diharapkan mendukung pelaksanaan program selama masa bakti Pengurus Kwarcab Palangka Raya 2026–2031. Menurut Zaini, upaya menggerakkan Kwarcab Palangka Raya dalam periode tersebut membutuhkan kerja bersama dari seluruh unsur organisasi.
Ia menyebut keberhasilan program bergantung pada sinergi dan soliditas seluruh pengurus. Pelaksanaan program juga membutuhkan dukungan Majelis Pembimbing Cabang (Mabicab), Kwartir Daerah (Kwarda) Kalimantan Tengah, serta para pembina dan pelatih di gugus depan.
Masa bakti 2026–2031 menjadi momentum pengabdian
Achmad Zaini mengajak seluruh pengurus Kwarcab Palangka Raya menjadikan masa bakti 2026–2031 sebagai momentum untuk memperkuat pengabdian. Ia juga mendorong pengurus menghadirkan program-program yang memberikan manfaat bagi masyarakat.
“Kepada seluruh Pengurus Kwarcab Palangka Raya Masa Bakti 2026–2031, mari kita niatkan pengabdian ini sebagai ibadah dan wujud bakti kepada daerah, bangsa, dan negara. Mari kita luruskan niat, rapatkan barisan, dan bergerak bersama melahirkan program-program yang memberikan manfaat bagi masyarakat,” tambahnya.
Melalui Rakercab, Gerakan Pramuka Kota Palangka Raya diarahkan untuk memperkuat organisasi sekaligus memastikan tujuh strategi tersebut dapat dijalankan melalui kerja sama pengurus, pembina, pelatih, dan unsur pendukung lainnya.
Sumber: .id
Dukung jurnalis Headline.co.id secara gratis Atau Berkontribusi Traktir KopiUntuk pengembangan Headline Media
Gambar tidak dapat dimuat.

















