Headline.co.id
  • Home
  • Berita
    • Peristiwa
    • Nasional
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • Pemerintah
  • Religi
    • Doa
    • Sholat
    • Sholawat
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Kamera
    • Laptop
    • PC Desktop
    • Smartphone
  • Wisata & Kuliner
    • Hotel
    • Resep Makanan
    • Wisata Alam
    • Wisata Buatan
    • Wisata Budaya
    • Wisata Kuliner
  • Lainnya
    • Humaniora
    • Hukum
    • Gosip
    • Pendidikan
    • Hiburan
    • Olahraga
    • Transportasi
    • Viral
    • Suara Pembaca
    • Politik
    • Otomatif
    • Inspiration
    • Home Design
    • Lifestyle
No Result
View All Result
Get Started
Headline.co.id
  • Home
  • Berita
    • Peristiwa
    • Nasional
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • Pemerintah
  • Religi
    • Doa
    • Sholat
    • Sholawat
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Kamera
    • Laptop
    • PC Desktop
    • Smartphone
  • Wisata & Kuliner
    • Hotel
    • Resep Makanan
    • Wisata Alam
    • Wisata Buatan
    • Wisata Budaya
    • Wisata Kuliner
  • Lainnya
    • Humaniora
    • Hukum
    • Gosip
    • Pendidikan
    • Hiburan
    • Olahraga
    • Transportasi
    • Viral
    • Suara Pembaca
    • Politik
    • Otomatif
    • Inspiration
    • Home Design
    • Lifestyle
No Result
View All Result
Headline.co.id
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Berita

Serumen Impaksi Ditemukan pada 465.207 Siswa dalam CKG Sekolah

masfajar by masfajar
1 hour ago
in Berita
Reading Time: 3 mins read
418 4
A A
0
: Ilustrasi pemeriksaan telinga pada anak sekolah. (AI generated)

Serumen Impaksi Masuk Lima Besar Temuan dalam CKG Sekolah (Dok. Infopublik)

ADVERTISEMENT
Share on FacebookShare on Twitter

Headline.co.id ~ Serumen impaksi menjadi salah satu dari lima besar masalah kesehatan yang ditemukan dalam pelaksanaan Cek Kesehatan Gratis (CKG) Sekolah pada anak usia 7–17 tahun. Berdasarkan data Kementerian Kesehatan per Juni 2026, kondisi berupa penumpukan kotoran telinga yang mengeras itu ditemukan pada 465.207 siswa atau sekitar 8,5 persen dari sekitar 5 juta anak yang diperiksa pada indikator telinga. Temuan tersebut menempatkan serumen impaksi di posisi keempat dari lima masalah kesehatan terbanyak. Data itu disampaikan PIC Program Penanggulangan Gangguan Indra Direktorat Penyakit Tidak Menular Kementerian Kesehatan, Resti Dwi Hasriani, dalam webinar penguatan layanan skrining pendengaran di Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP), Kamis (24/9/2026).

Contents

    • 0.1. Gempa Magnitudo 3,2 Guncang 90 Km Selatan Waropen
    • 0.2. Truk Sawit Overload Dikeluhkan, Polres Kuansing Siapkan Razia
  • 1. Serumen Impaksi di Urutan Keempat Temuan CKG Sekolah
  • 2. Jutaan Penduduk Jalani Skrining Kesehatan Telinga
  • 3. Kasus Diteruskan ke Puskesmas dan Fasilitas Rujukan

Serumen impaksi dalam CKG Sekolah menjadi perhatian karena pemeriksaan telinga dapat membantu mendeteksi lebih awal masalah kesehatan yang berpotensi memengaruhi pendengaran anak. Skrining dilakukan di sekolah dengan memeriksa telinga luar untuk melihat kemungkinan infeksi atau sumbatan serumen, kemudian dilanjutkan dengan pemeriksaan ketajaman pendengaran.

You might also like

Gempa Bumi Bermagnitudo 3,2 Guncang Waropen, Papua

Gempa Magnitudo 3,2 Guncang 90 Km Selatan Waropen

25 September 2026
Warga Keluhkan Truk Sawit Overload, Satlantas Polres Kuansing Bakal Tindak Pelanggar

Truk Sawit Overload Dikeluhkan, Polres Kuansing Siapkan Razia

25 September 2026

Serumen Impaksi di Urutan Keempat Temuan CKG Sekolah

Resti mengatakan serumen impaksi berada di masalah kesehatan yang banyak ditemukan pada kelompok usia sekolah dan remaja. Lima temuan kesehatan terbanyak dalam CKG Sekolah secara berurutan adalah karies gigi, anemia, peningkatan tekanan darah, serumen impaksi, serta gizi lebih dan obesitas.

Konten ini adalah Iklan dari Platform MGID. Headline.co.id tidak terkait dengan materi konten ini.

ADVERTISEMENT

“Lima temuan kesehatan terbanyak secara berurutan ialah karies gigi, anemia, peningkatan tekanan darah, serumen impaksi, serta gizi lebih dan obesitas,” kata Resti dalam webinar tersebut.

Menurut Resti, hasil pemeriksaan itu memperlihatkan pentingnya pemeriksaan kesehatan telinga sebagai bagian dari deteksi dini gangguan pendengaran pada anak. Skrining tidak hanya ditujukan untuk menemukan gangguan, tetapi juga menjadi pintu masuk agar anak memperoleh penanganan sesuai dengan kondisi yang ditemukan.

Selain melalui CKG Sekolah, Kementerian Kesehatan melakukan skrining pendengaran terhadap penduduk berusia 7 tahun ke atas. Berdasarkan data yang dipaparkan Resti, pemeriksaan ketajaman pendengaran telah dilakukan terhadap 33.974.275 orang. Dari jumlah tersebut, sebanyak 290.355 orang atau 0,85 persen terdeteksi mengalami gangguan pendengaran.

Jutaan Penduduk Jalani Skrining Kesehatan Telinga

Pemeriksaan juga dilakukan untuk mengetahui kemungkinan adanya infeksi telinga. Dari 33.968.423 orang yang diperiksa, sebanyak 243.019 orang atau 0,72 persen diketahui mengalami infeksi telinga.

Sementara itu, pemeriksaan serumen impaksi telah dilakukan terhadap 33.970.487 orang. Hasilnya, sebanyak 732.711 orang atau 2,16 persen ditemukan mengalami serumen impaksi.

Resti menilai temuan tersebut menunjukkan bahwa pemeriksaan kesehatan telinga perlu diikuti dengan tindak lanjut. Proses skrining, kata dia, tidak berhenti pada penemuan kasus, tetapi harus dilanjutkan dengan tata laksana dan pemantauan.

Ia menjelaskan, skrining pendengaran bertujuan mendeteksi gangguan, mengidentifikasi masalah kesehatan telinga, menentukan tindakan lanjutan, serta memastikan intervensi yang tepat bagi masyarakat yang diperiksa.

Kasus Diteruskan ke Puskesmas dan Fasilitas Rujukan

Anak yang ditemukan mengalami infeksi telinga atau serumen diarahkan ke fasilitas kesehatan tingkat pertama untuk mendapatkan pemeriksaan dan tata laksana. Penanganan di puskesmas menjadi tahap lanjutan setelah temuan diperoleh melalui pemeriksaan di sekolah.

“Jika ditemukan infeksi telinga atau serumen, anak diarahkan ke fasilitas kesehatan tingkat pertama untuk mendapatkan pemeriksaan dan tata laksana. Apabila kondisi tidak dapat ditangani di puskesmas karena keterbatasan alat, kompetensi, atau terdapat komplikasi, pasien dirujuk ke fasilitas kesehatan tingkat lanjut,” jelas Resti.

Bagi anak yang hasil pemeriksaannya menunjukkan kecurigaan gangguan pendengaran, pemeriksaan lanjutan di puskesmas dapat mencakup anamnesis, pemeriksaan fisik, otoskopi, dan pemeriksaan pendengaran. Jika ditemukan kondisi yang membutuhkan penanganan lebih lanjut, pasien dirujuk sesuai alur pelayanan.

Kementerian Kesehatan juga mendorong penguatan upaya kesehatan sekolah sebagai salah satu pintu masuk untuk menemukan kasus gangguan pendengaran sejak dini. Hasil skrining selanjutnya dapat dihubungkan dengan layanan kesehatan agar penanganan tidak berhenti pada tahap pemeriksaan.

Resti menegaskan, masyarakat yang ditemukan mengalami gangguan pendengaran perlu dipastikan memperoleh tindak lanjut. Dengan demikian, skrining tidak hanya menghasilkan data kasus, tetapi menjadi bagian dari rangkaian layanan kesehatan yang mencakup deteksi, tata laksana, hingga rujukan.

Dukung jurnalis Headline.co.id secara gratis Atau Berkontribusi Traktir KopiUntuk pengembangan Headline Media

Add as a preferred source on Google
Gambar dukungan Headline.co.id

Gambar tidak dapat dimuat.

Konten ini adalah Iklan dari Platform MGID. Headline.co.id tidak terkait dengan materi konten ini.

ADVERTISEMENT
masfajar

masfajar

Related Stories

Gempa Bumi Bermagnitudo 3,2 Guncang Waropen, Papua

Gempa Magnitudo 3,2 Guncang 90 Km Selatan Waropen

by Dwina
25 September 2026
0

Headline.co.id, Waropen ~ Gempa bumi bermagnitudo 3,2 mengguncang wilayah selatan Waropen, Papua, pada Kamis (24/9/2026). Berdasarkan informasi Badan Meteorologi, Klimatologi,...

Warga Keluhkan Truk Sawit Overload, Satlantas Polres Kuansing Bakal Tindak Pelanggar

Truk Sawit Overload Dikeluhkan, Polres Kuansing Siapkan Razia

by Eko
25 September 2026
0

Headline.co.id ~ Warga Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing), Riau, mengeluhkan maraknya truk pengangkut tandan buah segar (TBS) sawit yang melintas dengan...

DVI Polda Kalsel Terima 16 Jenazah Untuk Diidentifikasi

DVI Polda Kalsel Identifikasi 16 Jenazah Korban KM Virgo

by Dwina
24 September 2026
0

Headline.co.id ~ Tim Disaster Victim Identification (DVI) Polda Kalimantan Selatan masih mengidentifikasi 16 jenazah korban KM Virgo Transport 8 di...

Amankan Aksi di Jakarta Hari Ini, Polda Metro Jaya Kerahkan 26.386 Personel

Polda Metro Jaya Kerahkan 26.386 Personel Amankan 99 Kegiatan

by Eko
24 September 2026
0

Headline.co.id, Jakarta ~ Polda Metro Jaya mengerahkan 26.386 personel gabungan untuk mengamankan 99 kegiatan masyarakat di wilayah Jakarta pada Kamis...

: Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/Kepala BKKBN Wihaji saat berdialog dengan kelompok KB pria Banjarmasin Timur. (Kemendukbangga)

Partisipasi KB Pria Baru 3,6 Persen, Pemerintah Dorong Kesetaraan

by masfajar
24 September 2026
0

Headline.co.id, Jakarta ~ Partisipasi pria dalam program Keluarga Berencana (KB) baru mencapai 3,6 persen, sedangkan 96,4 persen peserta lainnya merupakan...

: Pemkab Parigi Moutong melalui BPBD merespons ancaman fase kuat El Nino dengan menggelar rapat koordinasi evaluasi penanganan kekeringan dan karhutla, Rabu (23/9/2026).

BPBD Parigi Moutong Siagakan TRC dan Armada Tangki

by Aditya
24 September 2026
0

Headline.co.id, Parigi Moutong ~ BPBD Parigi Moutong menyiagakan personel gabungan dan armada tangki air untuk menghadapi kekeringan serta kebakaran hutan...

Headline.co.id


Headline.co.id (Headline Media Indonesia) merupakan situs berita Headline menyediakan berbagai macam informasi yang update dan terpercaya. Izin Kominfo No TDPSE : 007022.01/DJAI.PSE/08/2022 PB-UMKU: 120000073262700000001

  • Kebijakan Editorial
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik
  • Koreksi Ralat
  • Redaksi
  • Pasang Iklan

© 2025 Headline.co.id - Faktual dan Aktual.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Peristiwa
    • Nasional
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • Pemerintah
  • Religi
    • Doa
    • Sholat
    • Sholawat
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Kamera
    • Laptop
    • PC Desktop
    • Smartphone
  • Wisata & Kuliner
    • Hotel
    • Resep Makanan
    • Wisata Alam
    • Wisata Buatan
    • Wisata Budaya
    • Wisata Kuliner
  • Lainnya
    • Humaniora
    • Hukum
    • Gosip
    • Pendidikan
    • Hiburan
    • Olahraga
    • Transportasi
    • Viral
    • Suara Pembaca
    • Politik
    • Otomatif
    • Inspiration
    • Home Design
    • Lifestyle

© 2025 Headline.co.id - Faktual dan Aktual.