Highlight Berita:
Headline.co.id, Jakarta ~ Geely memperkenalkan teknologi pengisi daya ultra-cepat berdaya 2,2 MW yang diklaim mampu mengisi baterai mobil listrik kompatibel dalam waktu sekitar empat menit. Teknologi tersebut dikembangkan di tengah persaingan produsen otomotif China dalam mempercepat proses pengisian kendaraan listrik, setelah BYD lebih dahulu menghadirkan Flash Charging berdaya 1,5 MW. Sistem Geely menggunakan arsitektur kendaraan 1.000 volt untuk memungkinkan penyaluran daya pengisian yang lebih besar dibandingkan standar pengisian cepat saat ini. Pengembangan tersebut menjadi bagian dari upaya Geely membangun ekosistem kendaraan listrik generasi terbaru dengan infrastruktur pengisian berkapasitas megawatt.
Pengisi daya tersebut memiliki output puncak hingga 2.200 kW. Geely mengklaim kapasitas itu dapat memangkas waktu yang dibutuhkan untuk mengisi baterai menjadi sekitar empat menit, sepanjang kendaraan yang digunakan mendukung sistem pengisian tersebut.
Besarnya daya yang disiapkan menunjukkan arah pengembangan teknologi pengisian mobil listrik yang semakin menekankan kecepatan. Produsen tidak hanya mengembangkan kapasitas baterai dan kendaraan, tetapi juga menyiapkan sistem kelistrikan yang dapat menerima daya dalam jumlah sangat besar.
Konten ini adalah Iklan dari Platform MGID. Headline.co.id tidak terkait dengan materi konten ini.
Geely Andalkan Arsitektur 1.000 Volt
Salah satu bagian penting dalam teknologi baru Geely adalah penggunaan arsitektur 1.000 volt. Sistem tersebut dirancang agar kendaraan listrik generasi terbaru mampu menerima daya pengisian yang jauh lebih tinggi melalui kombinasi tegangan dan arus besar.
Arsitektur tersebut menjadi dasar agar sistem pengisian 2,2 MW dapat bekerja pada kendaraan yang kompatibel. Infrastruktur bertegangan tinggi itu juga ditujukan untuk menjaga kerja sistem pengisian ketika beroperasi dengan daya besar tanpa mengorbankan stabilitas.
Pendekatan serupa digunakan dalam pengembangan kendaraan listrik generasi terbaru. Geely menempatkan platform 1.000 volt sebagai bagian dari ekosistem yang memungkinkan pengisian berkapasitas megawatt digunakan secara optimal.
Daya Puncak Geely Lampaui Sistem BYD
Kemunculan sistem 2,2 MW Geely menambah persaingan teknologi pengisian cepat di China. Sebelumnya, BYD memperkenalkan Flash Charging dengan daya maksimum 1.500 kW yang mampu mengisi baterai dari kapasitas 10 persen menjadi 70 persen dalam waktu lima menit.
Jika dibandingkan berdasarkan daya puncaknya, pengisi daya Geely memiliki kapasitas 700 kW lebih besar daripada sistem BYD. Geely menawarkan output maksimum 2.200 kW, sedangkan teknologi Flash Charging BYD berada pada 1.500 kW.
Perbedaan kapasitas tersebut memperlihatkan semakin tingginya daya yang digunakan dalam pengembangan teknologi pengisian mobil listrik. Produsen otomotif China berlomba memperpendek durasi pengisian sehingga pengalaman pengguna kendaraan listrik semakin mendekati waktu yang dibutuhkan untuk mengisi bahan bakar kendaraan bermesin konvensional.
Kecepatan Pengisian Tetap Bergantung Kondisi Kendaraan
Meski Geely mengklaim waktu pengisian sekitar empat menit, durasi aktual tidak hanya ditentukan oleh kemampuan pengisi daya. Kemampuan baterai kendaraan menjadi salah satu faktor yang menentukan seberapa besar daya yang dapat diterima ketika proses pengisian berlangsung.
Sistem manajemen baterai juga berperan dalam mengendalikan proses tersebut. Selain itu, kondisi pengisian di lapangan turut memengaruhi kecepatan aktual yang dapat dicapai, sehingga output puncak pengisi daya tidak secara otomatis berarti seluruh kendaraan dapat menerima daya pada tingkat yang sama.
Karena itu, klaim pengisian sekitar empat menit berlaku pada mobil listrik yang kompatibel dengan teknologi tersebut. Kendaraan harus memiliki sistem dan arsitektur yang mampu mendukung pengisian berdaya sangat tinggi agar kemampuan pengisi daya dapat dimanfaatkan.
Pengisian Megawatt Jadi Fondasi Ekosistem Mobil Listrik
Pengembangan pengisi daya 2,2 MW tidak hanya berkaitan dengan pemangkasan waktu pengisian. Teknologi itu juga menjadi bagian dari pengembangan jaringan pengisian berkapasitas megawatt yang disiapkan untuk mendukung kendaraan listrik generasi berikutnya.
Dengan platform 1.000 volt, Geely menyiapkan sistem agar tegangan dan arus tinggi dapat bekerja secara optimal. Infrastruktur tersebut menjadi fondasi bagi penerapan pengisian berdaya besar sekaligus mendukung pengembangan ekosistem kendaraan listrik canggih.
Persaingan Geely dan BYD pada teknologi pengisian memperlihatkan bahwa kecepatan pengisian menjadi salah satu fokus pengembangan kendaraan listrik di China. Geely kini membawa daya puncak hingga 2,2 MW dengan klaim pengisian sekitar empat menit, sementara penerapan nyata tetap bergantung pada kompatibilitas kendaraan, kemampuan baterai, sistem manajemen baterai, dan kondisi pengisian.
Dukung jurnalis Headline.co.id secara gratis Atau Berkontribusi Traktir KopiUntuk pengembangan Headline Media
Gambar tidak dapat dimuat.




















