Headline.co.id, Ternate ~ Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Ternate memadamkan dua kebakaran di lokasi berbeda pada Minggu malam, 20 September 2026. Kebakaran terjadi di Kelurahan Toboleu dan Kelurahan Tarau, Kota Ternate. Peristiwa di Toboleu dipicu pembakaran sampah yang tidak terkendali, sedangkan kejadian di Tarau merupakan kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Petugas mengerahkan armada dan personel untuk mengendalikan api agar tidak meluas ke permukiman padat penduduk.
Damkar Ternate merespons kedua kejadian tersebut setelah api muncul di wilayah dengan karakter berbeda. Kebakaran di Kelurahan Toboleu terjadi di RT 019/RW 006. Api disebut merembet setelah pembakaran sampah yang dilakukan warga tidak terkendali.
Sementara itu, kebakaran hutan dan lahan terjadi di Kelurahan Tarau, RT 004/RW 002. Dalam penanganannya, petugas Damkar Kota Ternate bergerak ke lokasi dan melakukan pemadaman pada dua titik kebakaran tersebut.
Konten ini adalah Iklan dari Platform MGID. Headline.co.id tidak terkait dengan materi konten ini.
Damkar Ternate Kendalikan Api di Dua Lokasi
Kepala Dinas Pemadam Kebakaran Kota Ternate Naim Syafar mengatakan kesigapan petugas membuat api dapat segera dikendalikan. Menurut dia, penanganan dilakukan dengan mengerahkan armada dan personel ke masing-masing lokasi kebakaran.
“Berkat kesigapan petugas Pemadam Kebakaran Kota Ternate yang langsung mengerahkan armada dan personel ke lokasi, api di kedua titik tersebut berhasil dikendalikan dan dipadamkan sehingga tidak meluas ke area permukiman padat penduduk,” kata Naim.
Pemadaman di dua lokasi itu mencegah api meluas ke kawasan permukiman padat penduduk. Informasi mengenai adanya korban, kerusakan bangunan, maupun nilai kerugian tidak disampaikan dalam laporan tersebut.
Pembakaran Sampah Picu Kebakaran di Toboleu
Naim menjelaskan, kebakaran di Kelurahan Toboleu disebabkan kelalaian warga saat membakar sampah. Api kemudian merembet hingga tidak terkendali dan memicu kebakaran lingkungan di wilayah tersebut.
Damkar Kota Ternate mengingatkan masyarakat agar tidak melakukan pembakaran secara sembarangan. Imbauan itu berlaku untuk pembakaran di sekitar rumah maupun di kawasan perkebunan.
“Kami mengimbau kepada seluruh masyarakat Kota Ternate untuk tidak melakukan pembakaran dalam bentuk apa pun, baik di areal lingkungan sekitar rumah maupun di perkebunan. Tindakan membakar sampah atau lahan secara sembarangan sangat berbahaya karena angin yang tidak menentu dapat dengan mudah memicu kebakaran besar yang mengancam nyawa dan harta benda,” ujar Naim.
Warga Diminta Waspadai Potensi Kebakaran
Damkar Ternate meminta masyarakat meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran. Warga juga diingatkan untuk segera melaporkan kejadian apabila melihat api yang berpotensi meluas.
Imbauan tersebut disampaikan setelah dua kebakaran terjadi secara bersamaan pada lokasi berbeda, yakni kebakaran akibat pembakaran sampah di Toboleu dan karhutla di Tarau. Menurut Damkar Ternate, tindakan pembakaran tanpa pengawasan dapat berbahaya karena kondisi angin yang tidak menentu berpotensi membuat api cepat membesar.
Dengan pemadaman yang dilakukan petugas, api di Kelurahan Toboleu dan Kelurahan Tarau berhasil dikendalikan. Damkar Ternate kembali menekankan pentingnya kehati-hatian masyarakat dalam menangani sampah maupun aktivitas pembakaran di lingkungan dan perkebunan.
Dukung beri centang Headline.co.id di icon G (Gratis) atau Traktir KopiUntuk pengembangan Headline Media
Gambar tidak dapat dimuat.



















