Headline.co.id, Dinas Pariwisata ~ Ekonomi Kreatif, Pemuda, dan Olahraga (Parekrafpora) Kabupaten Gorontalo memberikan apresiasi tinggi kepada siswa SMAN 1 Limboto atas kesiapan mereka dalam mengikuti Gelar Karya Kreatif (GKK). Acara yang diadakan pada awal September 2026 ini menampilkan berbagai inovasi dan kreativitas siswa dalam bidang seni dan budaya. Kepala Dinas Parekrafpora, Ahmad Syamsuddin, menyatakan bahwa partisipasi aktif siswa dalam kegiatan ini menunjukkan potensi besar yang dimiliki generasi muda Gorontalo.
Gelar Karya Kreatif merupakan ajang tahunan yang bertujuan untuk menggali dan mengembangkan bakat seni serta kreativitas siswa di Kabupaten Gorontalo. Tahun ini, acara tersebut diadakan di aula SMAN 1 Limboto dan dihadiri oleh berbagai pihak, termasuk orang tua siswa, guru, dan pejabat daerah. “Kami sangat bangga dengan antusiasme dan persiapan matang yang ditunjukkan oleh para siswa. Ini adalah bukti bahwa pendidikan seni dan budaya di sekolah berjalan dengan baik,” ujar Ahmad Syamsuddin.
Dalam acara tersebut, siswa SMAN 1 Limboto menampilkan berbagai karya seni, mulai dari tari tradisional, musik, hingga pameran lukisan. Setiap penampilan dan karya yang dipamerkan dinilai oleh juri yang terdiri dari seniman dan budayawan lokal. Ahmad Syamsuddin menambahkan bahwa kegiatan seperti ini penting untuk memupuk rasa cinta terhadap budaya lokal di kalangan generasi muda. “Kami berharap kegiatan ini dapat terus berlanjut dan menjadi inspirasi bagi sekolah-sekolah lain di Gorontalo,” tambahnya.
Konten ini adalah Iklan dari Platform MGID. Headline.co.id tidak terkait dengan materi konten ini.
Sebagai tindak lanjut, Dinas Parekrafpora berencana untuk mengadakan pelatihan dan workshop bagi siswa yang memiliki minat dan bakat di bidang seni dan budaya. Pelatihan ini diharapkan dapat meningkatkan kemampuan teknis dan kreativitas siswa, sehingga mereka dapat berkontribusi lebih besar dalam melestarikan dan mempromosikan budaya Gorontalo. “Kami berkomitmen untuk terus mendukung dan memfasilitasi pengembangan bakat siswa di bidang ini,” tutup Ahmad Syamsuddin.


















