Headline.co.id, Sumenep ~ Polresta Sumenep mengajak media massa untuk berperan aktif dalam menangkal penyebaran berita hoaks di masyarakat. Ajakan ini disampaikan dalam sebuah pertemuan yang diadakan pada Selasa, 1 September 2026, di Sumenep, Jawa Timur. Kapolresta Sumenep, AKBP Darman, menekankan pentingnya peran media dalam memberikan informasi yang akurat dan terpercaya kepada publik.
Dalam pertemuan tersebut, AKBP Darman mengungkapkan bahwa penyebaran hoaks dapat menimbulkan keresahan di masyarakat dan mengganggu stabilitas keamanan. Oleh karena itu, media diharapkan dapat menjadi garda terdepan dalam memverifikasi informasi sebelum menyebarkannya. “Media memiliki tanggung jawab besar untuk memastikan bahwa informasi yang disampaikan kepada masyarakat adalah benar dan dapat dipertanggungjawabkan,” ujar Darman.
Selain itu, Polresta Sumenep juga berencana untuk meningkatkan kerja sama dengan berbagai pihak, termasuk media, dalam upaya edukasi dan sosialisasi tentang bahaya hoaks. Langkah ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menyaring informasi sebelum membagikannya. “Kami akan terus berkolaborasi dengan media dan instansi terkait untuk mengedukasi masyarakat tentang dampak negatif dari hoaks,” tambah Darman.
Konten ini adalah Iklan dari Platform MGID. Headline.co.id tidak terkait dengan materi konten ini.
Pertemuan ini juga menjadi ajang diskusi Polresta Sumenep dan para jurnalis mengenai strategi efektif dalam menangkal hoaks. Diharapkan, melalui sinergi yang kuat kepolisian dan media, penyebaran informasi palsu dapat diminimalisir, sehingga masyarakat dapat menerima berita yang akurat dan bermanfaat.


















