Headline.co.id, Medan ~ Puluhan polisi wanita (Polwan) dari Polda Riau terjun langsung dalam penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kabupaten Pelalawan dan Rokan Hilir. Aksi ini merupakan bagian dari peringatan Hari Jadi ke-78 Polwan RI, yang menunjukkan bahwa peran Polwan tidak hanya terbatas pada pelayanan administrasi, tetapi juga dalam situasi darurat dan mendampingi masyarakat yang terdampak.
Di Kabupaten Pelalawan, sebanyak 26 Polwan dari Polres Pelalawan mendatangi warga di Kecamatan Kerumutan. Mereka tidak hanya membagikan masker untuk melindungi warga dari dampak buruk asap, tetapi juga memberikan pendampingan psikologis dan trauma healing. Langkah ini diambil karena karhutla tidak hanya merusak lahan dan memburuknya kualitas udara, tetapi juga berpotensi memengaruhi kondisi psikologis masyarakat yang tinggal di wilayah terdampak.
Sementara itu, di Kabupaten Rokan Hilir, Polwan dari Polres Rokan Hilir turut serta dalam proses pemadaman api di Napangga Pujud, Kecamatan Tanjung Medan. Kehadiran mereka bertujuan untuk mencegah api meluas ke wilayah lain. Kabid Humas Polda Riau, Kombes Akmadi, menegaskan bahwa keterlibatan Polwan ini merupakan bagian dari upaya bersama dalam menangani karhutla, sekaligus memastikan kebutuhan masyarakat di lapangan mendapat perhatian yang memadai.
Konten ini adalah Iklan dari Platform MGID. Headline.co.id tidak terkait dengan materi konten ini.
Menurut Kombes Akmadi, kegiatan ini juga menjadi bentuk pengabdian Polwan dalam momentum Hari Jadi ke-78 Polwan RI. “Momentum Hari Jadi Polwan kami maknai dengan pengabdian. Ada Polwan yang berdiri bersama personel lainnya menghadapi api di lapangan, ada pula yang hadir mendampingi masyarakat terdampak. Semangatnya sederhana, Polwan hadir ketika masyarakat membutuhkan,” ujarnya. Keterlibatan Polwan dalam penanganan karhutla ini juga mencerminkan pendekatan kemanusiaan yang diutamakan oleh kepolisian, selain langkah pemadaman dan pencegahan agar kebakaran tidak meluas.
















