Headline.co.id, Pekanbaru ~ Bandara Sultan Syarif Kasim II (SSK II) di Pekanbaru, Riau, tetap melanjutkan operasionalnya meskipun jarak pandang menurun hingga 800 meter akibat kabut asap. Kondisi ini terjadi pada Selasa, 25 Agustus 2026, dan menjadi perhatian utama bagi otoritas bandara serta maskapai penerbangan yang beroperasi di sana. Meskipun jarak pandang terbatas, pihak bandara memastikan bahwa semua penerbangan tetap berjalan sesuai jadwal dengan pengawasan ketat.
General Manager Bandara SSK II, Jaya Tahoma Sirait, menjelaskan bahwa pihaknya telah melakukan berbagai langkah antisipasi untuk menghadapi situasi ini. “Kami telah meningkatkan koordinasi dengan pihak maskapai dan AirNav Indonesia untuk memastikan keselamatan penerbangan tetap terjaga,” ujarnya. Jaya menambahkan bahwa sistem navigasi dan komunikasi di bandara telah disiapkan untuk menghadapi kondisi jarak pandang yang terbatas.
Selain itu, Jaya juga menyebutkan bahwa pihak bandara telah menyiapkan prosedur darurat jika kondisi memburuk. “Kami memiliki prosedur standar operasional yang akan diaktifkan jika jarak pandang turun di bawah batas aman,” katanya. Langkah-langkah ini termasuk penundaan atau pembatalan penerbangan jika diperlukan, dengan tetap mengutamakan keselamatan penumpang dan kru.
Konten ini adalah Iklan dari Platform MGID. Headline.co.id tidak terkait dengan materi konten ini.
Sementara itu, pihak maskapai yang beroperasi di Bandara SSK II juga telah diberi pengarahan untuk mengikuti prosedur keselamatan yang telah ditetapkan. Para penumpang diimbau untuk memantau informasi terbaru mengenai jadwal penerbangan mereka. Dengan langkah-langkah ini, diharapkan operasional bandara dapat berjalan lancar meskipun di tengah tantangan kabut asap yang melanda wilayah tersebut.


















