Headline.co.id, Makassar ~ (Kemenag) — Menteri Agama Nasaruddin Umar, mewakili Presiden Prabowo Subianto, secara resmi membuka Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) VIII Korpri di Makassar. Dalam kesempatan tersebut, Menag menyoroti peran strategis MTQ Korpri sebagai wadah pembentukan watak dan etika bagi aparatur sipil negara (ASN).
Menag Nasaruddin menegaskan bahwa tujuan utama dari penyelenggaraan MTQ Korpri adalah untuk menjadikan Al-Qur’an sebagai kekuatan dalam membentuk karakter ASN. Ia menekankan pentingnya perjalanan spiritual ASN yang berkesinambungan, dimulai dari tilawah menuju pemahaman, kemudian penghayatan, dan akhirnya diwujudkan dalam pengabdian nyata saat menjalankan tugas negara.
Lebih lanjut, Menag menjelaskan bahwa nilai-nilai Al-Qur’an, khususnya dalam konteks etika, harus menjadi fondasi bagi birokrasi. Ia mencontohkan ayat 58 dari Surat An-Nisa yang mengamanatkan penyampaian amanah kepada yang berhak dan penetapan keputusan dengan adil. “Nilai-nilai Qur’ani harus terinternalisasi dan hadir nyata di seluruh ruang kerja ASN,” ujarnya.
Konten ini adalah Iklan dari Platform MGID. Headline.co.id tidak terkait dengan materi konten ini.
Menag juga menekankan bahwa ASN berada di garis depan dalam menjaga kepercayaan publik di tengah tingginya harapan masyarakat. Pelayanan yang ramah dapat menguatkan legitimasi negara, sementara tindakan diskriminatif atau penyalahgunaan wewenang dapat melukai rasa keadilan warga. Oleh karena itu, integrasi nilai-nilai suci ini diharapkan dapat membentuk birokrasi yang tidak hanya kompeten secara teknis, tetapi juga memiliki integritas moral dan kepekaan sosial yang tinggi. Dengan demikian, pelayanan publik dapat benar-benar mencerminkan amanah konstitusional dan ajaran agama yang rahmatan lil alamin.
















