Headline.co.id, Jakarta ~ Kantor Wilayah Imigrasi Nusa Tenggara Timur (NTT) mengambil langkah cepat untuk mengantisipasi gempa susulan dengan membuka layanan darurat di luar gedung. Langkah ini diambil setelah gempa mengguncang wilayah tersebut, dan bertujuan untuk memastikan keselamatan serta kenyamanan masyarakat yang membutuhkan layanan imigrasi. Pelayanan darurat ini akan berlangsung hingga situasi dinyatakan aman oleh pihak berwenang.
Kepala Kantor Wilayah Imigrasi NTT, Budi Santoso, menyatakan bahwa keputusan ini diambil sebagai bentuk respons cepat terhadap kondisi darurat. “Kami ingin memastikan bahwa masyarakat tetap dapat mengakses layanan imigrasi meskipun dalam situasi darurat,” ujar Budi. Ia menambahkan bahwa pihaknya telah menyiapkan tenda dan fasilitas pendukung lainnya di area terbuka untuk mendukung operasional layanan darurat ini.
Selain itu, Budi juga menjelaskan bahwa pihaknya bekerja sama dengan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) untuk memantau perkembangan situasi. “Kami terus berkoordinasi dengan BMKG untuk mendapatkan informasi terkini mengenai potensi gempa susulan,” tambahnya. Hal ini dilakukan untuk memastikan bahwa langkah-langkah yang diambil tetap relevan dan efektif dalam menghadapi situasi yang dinamis.
Konten ini adalah Iklan dari Platform MGID. Headline.co.id tidak terkait dengan materi konten ini.
Masyarakat diimbau untuk tetap tenang dan mengikuti arahan dari pihak berwenang. Budi menegaskan bahwa keselamatan masyarakat adalah prioritas utama. “Kami berkomitmen untuk memberikan pelayanan terbaik meskipun dalam kondisi darurat,” tutupnya. Dengan adanya layanan darurat ini, diharapkan masyarakat tetap dapat mengurus keperluan imigrasi mereka tanpa harus khawatir akan keselamatan.


















