Headline.co.id, Makassar ~ SLEMAN – PSS Sleman terus mempersiapkan diri menjelang Super League 2026/2027 dengan menggelar laga uji coba pramusim melawan PSM Makassar. Pertandingan yang berlangsung di Stadion Maguwoharjo pada Kamis (20/08/2026) sore ini berakhir imbang 1-1. Laga ini menjadi kesempatan bagi kedua tim untuk menguji kekuatan dan strategi sebelum kompetisi resmi dimulai.
Pertandingan berlangsung dengan intensitas tinggi, di mana PSM Makassar berhasil unggul lebih dulu melalui gol cepat pada menit ke-35 yang menaklukkan kiper PSS, Pedro Caracoci. Namun, PSS Sleman tidak tinggal diam dan segera membalas tiga menit kemudian melalui gol Matheus Fornazari yang memanfaatkan umpan terobosan dari Gustavo Tocantins. Format pertandingan 3×40 menit ini memberikan kesempatan bagi hampir seluruh pemain untuk merasakan menit bermain yang cukup.
Pelatih PSS, Pieter Huistra, menilai pertandingan ini sangat bermanfaat dalam tahap persiapan musim. Menurutnya, intensitas tinggi yang ditampilkan kedua tim memberikan gambaran persaingan yang akan dihadapi di Super League mendatang. “Pertandingan hari ini sangat bermanfaat. Hampir setiap pemain bermain lebih dari 60 hingga 70 menit. Hal itu penting pada tahap persiapan musim seperti sekarang ini. PSM juga memberikan perlawanan yang cukup kuat,” ujar Huistra.
Konten ini adalah Iklan dari Platform MGID. Headline.co.id tidak terkait dengan materi konten ini.
Selain itu, pramusim ini dimanfaatkan oleh tim pelatih untuk menguji pemain di posisi berbeda. Beberapa pemain muda seperti Aziz, Yosef, Farel, dan Claudio mendapatkan kesempatan bermain. Pieter Huistra menilai Claudio tampil baik meski ditempatkan di luar posisi biasanya. “Masa pramusim adalah waktu yang tepat untuk melakukan hal tersebut. Saat kompetisi sudah berjalan, akan lebih sulit untuk terlalu banyak melakukan eksperimen,” tambahnya.
Pertandingan ini juga diwarnai sejumlah kartu kuning akibat tensi tinggi, namun Pieter melihatnya sebagai bagian dari pertandingan kompetitif. “Harus tetap fokus, siap melakukan tekel, dan bermain dengan kuat. Yang terpenting, semuanya tetap berjalan dalam batas saling menghormati,” jelasnya. Laga ini juga menandai debut Melvin bersama PSS setelah pulih dari cedera ringan, serta penampilan Chris yang baru bergabung setelah proses administrasi selesai. “Ini pertandingan pertamanya. Sebelumnya dia mengalami sedikit cedera, jadi bagus untuk memberinya kesempatan bermain,” pungkas Pieter.
Bagi PSS Sleman, setiap laga pramusim menjadi pijakan penting untuk mengukur kesiapan tim, memberikan menit bermain kepada pemain, dan merangkai berbagai kemungkinan strategi sebelum memasuki kompetisi resmi.



















