Headline.co.id
  • Home
  • Berita
    • Peristiwa
    • Nasional
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • Pemerintah
  • Religi
    • Doa
    • Sholat
    • Sholawat
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Kamera
    • Laptop
    • PC Desktop
    • Smartphone
  • Wisata & Kuliner
    • Hotel
    • Resep Makanan
    • Wisata Alam
    • Wisata Buatan
    • Wisata Budaya
    • Wisata Kuliner
  • Lainnya
    • Humaniora
    • Hukum
    • Gosip
    • Pendidikan
    • Hiburan
    • Olahraga
    • Transportasi
    • Viral
    • Suara Pembaca
    • Politik
    • Otomatif
    • Inspiration
    • Home Design
    • Lifestyle
No Result
View All Result
Get Started
Headline.co.id
  • Home
  • Berita
    • Peristiwa
    • Nasional
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • Pemerintah
  • Religi
    • Doa
    • Sholat
    • Sholawat
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Kamera
    • Laptop
    • PC Desktop
    • Smartphone
  • Wisata & Kuliner
    • Hotel
    • Resep Makanan
    • Wisata Alam
    • Wisata Buatan
    • Wisata Budaya
    • Wisata Kuliner
  • Lainnya
    • Humaniora
    • Hukum
    • Gosip
    • Pendidikan
    • Hiburan
    • Olahraga
    • Transportasi
    • Viral
    • Suara Pembaca
    • Politik
    • Otomatif
    • Inspiration
    • Home Design
    • Lifestyle
No Result
View All Result
Headline.co.id
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Global

Mengapa Rusia Marah kepada Inggris? Drone Ukraina Jadi Pemicu Ketegangan Baru

Hendrawan by Hendrawan
2 months ago
in Global
Reading Time: 6 mins read
411 13
A A
0
Perang Rusia-Ukraina Memanas, Moskow Tuduh Inggris Terlibat dalam Serangan Jarak Jauh

Perang Rusia-Ukraina Memanas, Moskow Tuduh Inggris Terlibat dalam Serangan Jarak Jauh (Dok Foto Istimewa)

ADVERTISEMENT
Share on FacebookShare on Twitter

Headline.co.id, Jakarta ~ Rusia kembali melontarkan peringatan keras kepada Inggris setelah muncul laporan bahwa Ukraina menggunakan drone buatan Inggris untuk menyerang sasaran jauh di wilayah Rusia. Moskow menilai dukungan London terhadap kemampuan serangan jarak jauh Kyiv telah memperdalam keterlibatan Inggris dalam perang yang berlangsung sejak Februari 2022. Ketegangan terbaru dipicu laporan mengenai dua jenis drone Inggris, termasuk satu tipe yang disebut mampu menjangkau sasaran hingga sekitar 960 kilometer.

Contents

    • 0.1. Trump Tawarkan $5,000 Jika Republik Menang Pemilu, Proposal Tunai Picu Kontroversi
    • 0.2. Fakta Trump Dividend $5,000: Syarat Politik, Biaya Fantastis hingga Risiko Inflasi
  • 1. Mengapa Drone Inggris Membuat Rusia Bereaksi?
  • 2. Jangkauan 960 Kilometer Jadi Sorotan
  • 3. Rusia Belum Jelaskan Bentuk Konsekuensi
  • 4. Inggris Tetap Berdiri di Sisi Ukraina
  • 5. Serangan Ukraina ke Rusia Meningkat
  • 6. Hubungan Rusia dan Barat Semakin Tegang
  • 7. Rusia Perkuat Hubungan dengan Korea Utara

Rusia melalui Kedutaan Besarnya di London menuding Inggris secara sengaja mendorong eskalasi krisis Ukraina. Moskow menyatakan semakin besar keterlibatan London dalam konflik, semakin besar pula konsekuensi yang menurut Rusia harus ditanggung Inggris.

You might also like

Trump Dividend saat ini masih berada di antara janji politik dan rencana kebijakan

Trump Tawarkan $5,000 Jika Republik Menang Pemilu, Proposal Tunai Picu Kontroversi

14 September 2026
Presiden Donald Trump

Fakta Trump Dividend $5,000: Syarat Politik, Biaya Fantastis hingga Risiko Inflasi

14 September 2026

Kemarahan Rusia terutama berkaitan dengan laporan bahwa drone yang diberikan Inggris telah digunakan Ukraina dalam sejumlah serangan terhadap target di wilayah Rusia. Sasaran yang disebut dalam laporan antara lain fasilitas kilang minyak dan gudang milik perusahaan ritel daring Wildberries.

Konten ini adalah Iklan dari Platform MGID. Headline.co.id tidak terkait dengan materi konten ini.

ADVERTISEMENT

“London telah memilih eskalasi krisis Ukraina secara sengaja,” kata Kedutaan Besar Rusia dalam sebuah pernyataan.

Peringatan tersebut kemudian diperkuat dengan pernyataan mengenai kemungkinan konsekuensi terhadap London.

“Semakin dalam keterlibatannya dalam konflik dan semakin besar dukungannya terhadap mesin teror Kyiv, semakin tinggi harga yang harus dibayar,” demikian pernyataan Kedutaan Besar Rusia.

Meski demikian, Moskow belum menjelaskan secara terperinci apa yang dimaksud dengan “harga” atau konsekuensi yang harus ditanggung Inggris.

Mengapa Drone Inggris Membuat Rusia Bereaksi?

Pemicu utama ketegangan terbaru adalah laporan mengenai penggunaan drone buatan Inggris dalam kampanye serangan jarak jauh Ukraina.

The Sunday Times sebelumnya melaporkan Kyiv menerima dua jenis drone dari Inggris. Salah satunya memiliki jangkauan sekitar 240 kilometer, sedangkan tipe lainnya disebut mampu terbang hingga sekitar 960 kilometer.

Jangkauan tersebut menjadi perhatian karena memungkinkan Ukraina menyerang sasaran yang berada jauh dari garis depan pertempuran.

Drone-drone itu dilaporkan telah digunakan dalam serangkaian serangan Ukraina selama musim panas terhadap sasaran di Rusia.

Laporan mengenai penggunaan drone buatan Inggris tersebut kemudian diperkuat oleh sumber militer yang dikutip BBC.

Namun, bahan yang tersedia tidak menjelaskan jumlah drone yang telah dikirim Inggris, jumlah yang digunakan dalam operasi, ataupun seluruh lokasi serangan yang melibatkan perangkat tersebut.

Jangkauan 960 Kilometer Jadi Sorotan

Kemampuan salah satu drone untuk menjangkau sekitar 960 kilometer menjadi salah satu faktor yang membuat laporan tersebut mendapat perhatian.

Berbeda dengan persenjataan yang hanya digunakan di sekitar garis depan, drone jarak jauh memungkinkan serangan dilakukan terhadap fasilitas yang terletak jauh di dalam wilayah Rusia.

Dalam laporan yang tersedia, fasilitas kilang minyak dan gudang milik perusahaan ritel daring Wildberries termasuk di antara target yang disebut terkena serangan.

Bagi Moskow, persoalan itu tidak hanya menyangkut serangan Ukraina, tetapi juga asal peralatan yang digunakan.

Rusia menilai penyediaan perangkat serangan jarak jauh oleh Inggris menunjukkan bahwa dukungan negara Barat kepada Kyiv telah berkembang menjadi keterlibatan yang semakin besar dalam konflik.

Rusia Belum Jelaskan Bentuk Konsekuensi

Meskipun menggunakan bahasa yang keras, Rusia belum mengungkap tindakan konkret yang akan diambil terhadap Inggris.

Pernyataan Kedutaan Besar Rusia hanya menegaskan bahwa semakin besar keterlibatan London, semakin tinggi pula harga yang harus dibayar.

Tidak ada penjelasan dalam bahan yang tersedia apakah konsekuensi tersebut akan berupa langkah diplomatik, kebijakan politik, tindakan ekonomi, atau bentuk respons lainnya.

Karena itu, ancaman Moskow sejauh ini tetap berupa peringatan terbuka kepada pemerintah Inggris.

Inggris Tetap Berdiri di Sisi Ukraina

Peringatan Rusia belum mengubah posisi pemerintah Inggris dalam mendukung Kyiv.

Kementerian Pertahanan Inggris menyatakan negaranya akan terus memberikan dukungan kepada Ukraina dan menyediakan peralatan yang dibutuhkan untuk menghadapi invasi Rusia.

Sikap tersebut menunjukkan perbedaan mendasar antara kedua negara.

London memandang bantuan kepada Ukraina sebagai bagian dari dukungan terhadap Kyiv dalam menghadapi invasi, sedangkan Moskow menilai pasokan persenjataan Barat semakin memperbesar eskalasi perang.

Perbedaan pandangan tersebut kini semakin tajam ketika bantuan yang diberikan dikaitkan dengan kemampuan serangan berjangkauan ratusan kilometer.

Serangan Ukraina ke Rusia Meningkat

Perselisihan antara Rusia dan Inggris terjadi ketika intensitas serangan antara Moskow dan Kyiv kembali meningkat.

Enam orang dilaporkan tewas dan empat lainnya terluka akibat serangan rudal Ukraina di wilayah Belgorod, Rusia, pada malam hari.

Serangan tersebut terjadi setelah apa yang disebut pejabat Rusia sebagai serangan drone Ukraina terbesar tahun ini.

Moskow menyatakan Ukraina meluncurkan lebih dari 800 drone ke wilayah Rusia pada Sabtu malam. Sekitar 600 drone di antaranya disebut menyasar Moskow.

Sedikitnya tujuh orang dilaporkan tewas dalam serangan tersebut.

Sementara itu, Ukraina juga melaporkan serangan Rusia menimbulkan korban di wilayahnya.

Dua orang tewas akibat serangan drone Rusia di wilayah Sumy, dekat perbatasan kedua negara.

Pada malam yang sama, serangan Rusia di sejumlah wilayah Ukraina dilaporkan menewaskan sedikitnya tujuh orang dan melukai lebih dari 39 orang, berdasarkan keterangan pejabat Ukraina.

Hubungan Rusia dan Barat Semakin Tegang

Persoalan drone Inggris menambah daftar ketegangan antara Rusia dan negara-negara Barat sejak invasi skala penuh terhadap Ukraina dimulai pada Februari 2022.

Moskow saat ini disebut menguasai sekitar seperlima wilayah Ukraina.

Dalam konflik tersebut, dukungan militer negara Barat menjadi salah satu isu yang terus dipersoalkan Rusia, terutama ketika bantuan tersebut meningkatkan kemampuan Ukraina melakukan serangan jarak jauh.

Ketegangan terbaru dengan Inggris memperlihatkan bahwa perdebatan tidak lagi hanya mengenai pengiriman perlengkapan militer, tetapi juga bagaimana persenjataan tersebut digunakan di medan perang.

Rusia Perkuat Hubungan dengan Korea Utara

Ketika hubungannya dengan Inggris kembali memanas, Rusia juga terus mempererat kerja sama dengan Korea Utara.

Pemimpin Korea Utara Kim Jong Un menyampaikan kebanggaannya terhadap hubungan kedua negara dalam sebuah surat kepada Presiden Rusia Vladimir Putin.

“Saya selalu bangga dapat mengharapkan masa depan hubungan bilateral yang lebih unggul dengan memimpin, bersama Anda, hubungan DPRK-Rusia yang telah meneruskan sejarah perjuangan bersama,” kata Kim dalam suratnya, menurut siaran berbahasa Inggris Korean Central News Agency (KCNA), dikutip AFP, Minggu (16/8).

Kim juga menyatakan memiliki “keyakinan teguh” bahwa Rusia akan berkembang dan mempertahankan “keutuhan wilayah” di bawah kepemimpinan Putin.

Putin sebelumnya mengirim surat kepada Kim yang disampaikan pada Jumat (14/8) untuk memperingati pembebasan Korea dari penjajahan Jepang pada akhir Perang Dunia II.

Dalam surat tersebut, Putin menyatakan hubungan kedua negara telah mencapai “tingkat kemitraan strategis komprehensif yang belum pernah ada sebelumnya”.

“Negara-negara kita aktif bekerja sama di semua sektor sembari melakukan upaya bersama untuk memastikan keamanan dan stabilitas kawasan,” ujar Putin.

Hubungan dengan Korea Utara menjadi semakin penting bagi Moskow di tengah perang Ukraina dan ketegangan dengan negara-negara Barat.

Pada saat yang sama, persoalan drone Inggris menunjukkan potensi munculnya titik konflik baru antara Rusia dan London. Selama Inggris terus memberikan dukungan militer kepada Ukraina dan Kyiv mempertahankan kemampuan menyerang jauh ke wilayah Rusia, isu keterlibatan negara Barat diperkirakan tetap menjadi salah satu pusat ketegangan dalam perang tersebut.

Dukung jurnalis Headline.co.id secara gratis Atau Berkontribusi Traktir KopiUntuk pengembangan Headline Media

Add as a preferred source on Google
Gambar dukungan Headline.co.id

Gambar tidak dapat dimuat.

Tags: Drone InggrisLondonmoskowRusiaThe Sunday Times

Konten ini adalah Iklan dari Platform MGID. Headline.co.id tidak terkait dengan materi konten ini.

ADVERTISEMENT
Hendrawan

Hendrawan

Related Stories

Trump Dividend saat ini masih berada di antara janji politik dan rencana kebijakan

Trump Tawarkan $5,000 Jika Republik Menang Pemilu, Proposal Tunai Picu Kontroversi

by Saddam
14 September 2026
0

Headline.co.id, Jakarta ~ Presiden Amerika Serikat Donald Trump menawarkan pembayaran US$5.000 kepada setiap warga dewasa apabila Partai Republik mampu mempertahankan...

Presiden Donald Trump

Fakta Trump Dividend $5,000: Syarat Politik, Biaya Fantastis hingga Risiko Inflasi

by Saddam
14 September 2026
0

Headline.co.id, Jakarta ~ Trump Dividend $5,000 menjadi salah satu janji politik yang paling menyita perhatian menjelang pemilu sela Amerika Serikat...

Trump Tegaskan Pembayaran $5,000 “100 Persen” Terjadi

Trump $5,000 untuk Warga AS Butuh Persetujuan Kongres, Mike Johnson: Detail Harus Dibahas

by Saddam
14 September 2026
0

Headline.co.id, Jakarta ~ Rencana trump $5,000 untuk setiap warga dewasa Amerika Serikat belum dapat dijalankan hanya berdasarkan keputusan Presiden Donald...

Pemerintah Irak Klaim Pulihkan Aset Lebih dari US$1 Miliar

Kasus Korupsi Migas Irak Memanas, Aset Lebih dari US$10 Juta Disita dalam Kasus Korupsi Migas Irak

by Saddam
4 September 2026
0

Headline.co.id, Jakarta ~ Kasus korupsi migas Irak terus berkembang setelah otoritas peradilan menyita uang tunai lebih dari US$10 juta, 35...

pasar obligasi pemerintah AS.

Departemen Keuangan AS Hadapi Dua Tekanan: Gejolak Treasury dan Sanksi Ekonomi terhadap Iran

by Hendrawan
21 August 2026
0

Headline.co.id, Jakarta ~ Departemen Keuangan AS menghadapi dua tekanan besar secara bersamaan pada Jumat (21/8/2026), yakni gejolak pasar obligasi Treasury...

Departemen Keuangan Amerika Serikat Kini Jadi Perhatian Pasar Global

Hutang AS Tembus US$40 Triliun, Kebijakan Departemen Keuangan Picu Kekhawatiran Investor

by Hendrawan
21 August 2026
0

Headline.co.id, Jakarta ~ Utang pemerintah Amerika Serikat yang telah melampaui US$40 triliun menjadi perhatian investor ketika Departemen Keuangan Amerika Serikat...

Headline Media Headline Media Headline Media

Recommended

Lelang Frekuensi Tuntas, Internet Lebih Cepat dan Terjangkau Segera Dinikmati

Lelang Frekuensi Tuntas, Internet Lebih Cepat dan Terjangkau Segera Dinikmati

22 July 2026
Link Nonton Bokeh Jepang Viral Ini Jadi Buruan Utama

Link Nonton Bokeh Jepang Ramai Dicari, Cuplikannya Viral di Media Sosial

11 September 2026
Pemerintah Tegaskan Kepatuhan Platform Digital dalam Pertemuan dengan Meta

Pemerintah Tegaskan Kepatuhan Platform Digital dalam Pertemuan dengan Meta

14 March 2026
Judi Online Picu Kejahatan, AFP Rampas Kalung demi Kebutuhan Anak

Polisi Ungkap Motif Penjambretan di Bantul: Terdesak Kebutuhan dan Kalah Judi

25 June 2025
Persiapan Hari Posyandu Nasional 2026 di Aceh Utara Diperkuat

Persiapan Hari Posyandu Nasional 2026 di Aceh Utara Diperkuat

24 April 2026
DPKH Riau Dorong ASN Memanfaatkan Pekarangan untuk Usaha Peternakan

DPKH Riau Dorong ASN Memanfaatkan Pekarangan untuk Usaha Peternakan

25 July 2026
PSLH UGM Lakukan Rehabilitasi Mangrove di Pandeglang untuk Perkuat Ekosistem Laut

PSLH UGM Lakukan Rehabilitasi Mangrove di Pandeglang untuk Perkuat Ekosistem Laut

5 January 2026

Artikel Terbaru

:

Validasi Data Perlinsos Koto Tangah Jangkau 17.221 KK

10 October 2026
Persebaya Menang Tipis atas Isenmulang, Tiga Poin Penting Dibawa Pulang

Persebaya Menang 1-0 atas Isenmulang di Lampung

10 October 2026
Gempa Bumi Bermagnitudo 3.8 Guncang Labuan Bajo, NTT

Gempa Labuan Bajo M 3,8 Terjadi di Kedalaman 6 Kilometer

10 October 2026
Timnas Putri U-17 Indonesia Taklukkan Arab Saudi 3–1, Selangkah Menuju Piala Asia 2027

Timnas Putri U-17 Indonesia Menang 3–1 atas Arab Saudi

10 October 2026
WHO Dorong Pelabelan Gizi pada Kemasan Pangan untuk Bantu Masyarakat Memilih Makanan Sehat

WHO Dorong Pelabelan Gizi pada Kemasan Pangan

10 October 2026
Fernandez flies to P1 to beat Bezzecchi and Martin on Friday

MotoGP Mandalika: Raul Fernandez Pecahkan Rekor Lap pada Jumat

10 October 2026
Gempa Bumi Bermagnitudo 3.8 Guncang Tahuna, Kep. Sangihe, Sulawesi Utara

Gempa Tahuna Magnitudo 3,8 Berpusat 137 Km di Utara

10 October 2026

Popular Story

Persib U20 Lengkapi Kemenangan Di Dua Laga Awal Epa One
Sepak Bola

Persib U20 Menang 4-0 atas PSIS di EPA ONE

by Fajar Ari Wibowo
5 October 2026
0

Headline.co.id, Bandung ~ PERSIB U20 menang 4-0 atas PSIS Semarang pada pertandingan...

Read moreDetails

Pengamanan Aset Negara, Prabowo Kembalikan Rp13,24 Triliun

CKG Jangkau 73 Juta Orang, Pemerintah Bidik 130 Juta pada 2026

Kemenangan PSS U20 Jadi Modal PSS U16 dan U18

Persebaya Menang 1-0, Tavares Soroti Penyelesaian Akhir

Palangka Raya Pertahankan Juara Umum GTK Berprestasi Kalteng

Pemkot Palangka Raya Bagikan 1.000 Paket Masker dan Suplemen

Marc Marquez Menangi MotoGP Jepang 2026, Dekati Jorge Martin

Arman Achdiat Ditunjuk Jadi Kapolda Riau, Herry Kabaharkam

Messi Akhiri Laga Terakhir bersama Argentina dengan Gol

Prev Next
Headline.co.id


Headline.co.id (Headline Media Indonesia) merupakan situs berita Headline menyediakan berbagai macam informasi yang update dan terpercaya. Izin Kominfo No TDPSE : 007022.01/DJAI.PSE/08/2022 PB-UMKU: 120000073262700000001

  • Kebijakan Editorial
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik
  • Koreksi Ralat
  • Redaksi
  • Pasang Iklan

© 2025 Headline.co.id - Faktual dan Aktual.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Peristiwa
    • Nasional
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • Pemerintah
  • Religi
    • Doa
    • Sholat
    • Sholawat
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Kamera
    • Laptop
    • PC Desktop
    • Smartphone
  • Wisata & Kuliner
    • Hotel
    • Resep Makanan
    • Wisata Alam
    • Wisata Buatan
    • Wisata Budaya
    • Wisata Kuliner
  • Lainnya
    • Humaniora
    • Hukum
    • Gosip
    • Pendidikan
    • Hiburan
    • Olahraga
    • Transportasi
    • Viral
    • Suara Pembaca
    • Politik
    • Otomatif
    • Inspiration
    • Home Design
    • Lifestyle

© 2025 Headline.co.id - Faktual dan Aktual.