Highlight Berita Warga Parangtritis Ditemukan Meninggal di Semak Parit Sungai Opak, Polisi Ungkap Hasil Pemeriksaan:
Headline.co.id, Bantul ~ Seorang warga berinisial APM ditemukan meninggal dunia di semak-semak parit Sungai Opak, Dusun Sono, Kalurahan Parangtritis, Kapanewon Kretek, Kabupaten Bantul, Senin, 27 Juli 2026. Laki-laki yang bekerja sebagai buruh tani atau perkebunan itu ditemukan oleh dua warga setelah sebelumnya diketahui tidak berada di rumah.
Korban ditemukan sekitar pukul 11.27 WIB di sebelah barat rumahnya setelah dilakukan pencarian sejak pukul 06.00 WIB. Berdasarkan pemeriksaan petugas kepolisian dan tenaga medis, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan maupun trauma pada tubuh korban.
Data tersebut disampaikan Kasi Humas Polres Bantul, Iptu Rita Hidayanto, kepada Headline.co.id. Sejumlah unsur kepolisian dan kesehatan mendatangi lokasi untuk melakukan pemeriksaan terhadap korban.
Dalam dokumen yang disampaikan kepolisian, bagian waktu dan tempat kejadian mencantumkan Senin, 27 April 2026, pukul 12.00 WIB. Namun, uraian kronologi menyebut peristiwa pencarian dan penemuan korban berlangsung pada Senin, 27 Juli 2026.
Kronologi Warga Parangtritis Ditemukan Meninggal
Korban diketahui berinisial APM, seorang laki-laki yang lahir di Bantul pada 30 Desember 1940. Korban merupakan warga Dusun Sono, Parangtritis, Kretek, Bantul, dan sehari-hari bekerja sebagai buruh tani atau perkebunan.
Peristiwa bermula sekitar pukul 06.00 WIB ketika Sumarwan dan Riyadi bersama warga mendapatkan kabar bahwa korban tidak berada di rumah atau telah meninggalkan rumah. Keduanya kemudian melakukan pencarian di lingkungan sekitar tempat tinggal korban.
Sumarwan merupakan warga Sono RT 002, Parangtritis, Kretek, Bantul. Ia bekerja sebagai buruh tani atau perkebunan. Sementara itu, Riyadi yang berusia 43 tahun juga tercatat sebagai warga Sono RT 002 dan memiliki pekerjaan yang sama.
Setelah melakukan pencarian selama beberapa jam, kedua saksi akhirnya menemukan korban sekitar pukul 11.27 WIB. Korban berada di semak-semak parit Sungai Opak yang terletak di sebelah barat rumahnya di Dusun Sono.
Setelah ditemukan, korban kemudian dibawa pulang ke rumah. Temuan tersebut selanjutnya dilaporkan kepada petugas untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.
INAFIS Polres Bantul Tak Temukan Tanda Kekerasan
Sejumlah petugas mendatangi lokasi dan rumah korban setelah menerima laporan penemuan orang meninggal di Sungai Opak. Unsur yang hadir meliputi INAFIS Polres Bantul, Dokkes Polres Bantul, Polsek Kretek, Puskesmas Kretek, dan Bhabinkamtibmas Parangtritis.
Pemeriksaan INAFIS Polres Bantul dipimpin oleh Aiptu Teguh Wijaya bersama anggota. Berdasarkan hasil pemeriksaan tersebut, petugas tidak menemukan adanya tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.
Pemeriksaan medis juga dilakukan oleh dr. Nisa dari Puskesmas Kretek. Hasil pemeriksaan menyebutkan korban merupakan seorang laki-laki dengan perkiraan usia sekitar 86 tahun.
Korban memiliki tinggi badan 161 sentimeter dan berat badan 52 kilogram. Saat ditemukan, korban mengenakan kaus berwarna merah dan sarung.
Petugas menemukan bercak darah pada betis kanan korban. Namun, luka tersebut dinyatakan sebagai luka lama dan tidak ditemukan adanya perdarahan aktif.
Hasil pemeriksaan juga menunjukkan adanya kaku mayat dan lebam mayat. Petugas tidak menemukan trauma maupun tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.
“Tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan,” demikian hasil pemeriksaan INAFIS Polres Bantul yang disampaikan melalui Kasi Humas Polres Bantul, Iptu Rita Hidayanto.
Berdasarkan pemeriksaan tenaga medis, korban diperkirakan telah meninggal dunia sekitar dua hingga empat jam sebelum pemeriksaan dilakukan. Pemeriksaan tersebut juga memastikan tidak ditemukan perdarahan dan trauma.
Keluarga Menerima Kejadian sebagai Musibah
Setelah pemeriksaan selesai dilakukan, pihak keluarga menyatakan telah menerima peristiwa tersebut sebagai musibah. Keluarga juga tidak mengajukan tuntutan hukum terkait meninggalnya korban.
Jenazah korban selanjutnya disucikan sesuai tata cara yang berlaku. Setelah itu, korban langsung dimakamkan oleh pihak keluarga dan warga setempat.
Kepolisian tidak menemukan tanda kekerasan berdasarkan pemeriksaan INAFIS Polres Bantul dan tenaga medis Puskesmas Kretek. Kesimpulan tersebut menjadi dasar penanganan setelah korban ditemukan meninggal di semak parit Sungai Opak, Dusun Sono, Parangtritis, Kretek, Bantul.



















