Headline.co.id, Batang ~ Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Batang bukan sekadar pembagian makanan gratis, tetapi merupakan investasi jangka panjang untuk mencetak generasi unggul Indonesia. Wakil Ketua DPRD Kabupaten Batang, Benny Abidin, menegaskan bahwa program ini bertujuan untuk memenuhi kebutuhan gizi seimbang anak-anak, mulai dari karbohidrat, protein, hingga vitamin, yang hasilnya baru akan terlihat ketika mereka dewasa.
Benny menyatakan, “Kalau program MBG sudah ada sejak 10 hingga 15 tahun yang lalu, bisa saja mungkin sekarang hafidz Al-Qur’an lebih banyak,” saat ditemui di kantornya pada Kamis (23/7/2026). Selain bidang keagamaan, ia juga melihat potensi lahirnya talenta hebat di bidang olahraga internasional, seperti kemungkinan tim sepak bola Indonesia masuk Piala Dunia.
Program MBG tidak hanya bermanfaat bagi anak-anak, tetapi juga meningkatkan perekonomian lokal. Benny menjelaskan bahwa kebutuhan bahan pangan harian untuk program ini memberikan peluang bagi petani, peternak, dan pelaku UMKM lokal, serta membuka lapangan kerja baru. “Kebutuhan bahan pangan harian untuk program ini menjadi angin segar bagi para petani, peternak, hingga pelaku UMKM lokal, sekaligus membuka banyak lapangan kerja baru,” jelasnya.
Menanggapi pro dan kontra yang muncul, Benny menilai hal tersebut disebabkan oleh kurangnya pemahaman masyarakat tentang dampak jangka panjang program ini. “Mengenai ada yang berbagai tanggapan pro dan kontra mungkin karena ketidak tahuan atau kurang memahami saja manfaat program ini. Kami menilai program MBG ini sangat tepat sekali,” tegasnya.
Benny menutup dengan pesan bahwa menutrisi anak bangsa adalah tugas bersama demi keberlangsungan negara. “Investasi terbesar dari program ini adalah kualitas manusia penerus Indonesia. Kalau ingin Indonesia cerdas, Indonesia kuat, mari kita dukung sama-sama program ini,” pungkasnya. (MC Batang, Jateng/Edo/Jumadi)













