Headline.co.id, Desa Tenonan Di Kecamatan Manding ~ Kabupaten Sumenep, semakin mengukuhkan posisinya sebagai pusat industri mebel yang berperan penting dalam menggerakkan ekonomi lokal. Dengan keterampilan yang diwariskan secara turun-temurun, para perajin di desa ini mampu memproduksi berbagai jenis furnitur berkualitas tinggi yang tidak hanya memenuhi permintaan pasar lokal, tetapi juga menjangkau konsumen di luar daerah.
Di sepanjang jalan desa, aktivitas seperti memotong, menyerut, merakit, hingga mengukir kayu menjadi pemandangan sehari-hari yang menunjukkan dinamika ekonomi masyarakat. Industri kreatif berbasis mebel ini telah menjadi sumber penghidupan utama bagi banyak keluarga di Desa Tenonan.
Hasan, Sekretaris Desa Tenonan, menjelaskan bahwa usaha mebel di wilayahnya telah berkembang sejak lama dan diwariskan dari generasi ke generasi. Menurutnya, keunggulan produk mebel Tenonan terletak pada pemilihan bahan baku yang berkualitas serta konstruksi produk yang kuat dan tahan lama. “Keberhasilan ini tidak lepas dari konsistensi para perajin dalam menjaga kualitas dan beradaptasi dengan kebutuhan konsumen,” katanya kepada Media Center Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Sumenep.
Hasan menambahkan bahwa berkembangnya industri mebel memberikan dampak nyata terhadap perekonomian desa karena mampu menyerap tenaga kerja lokal dalam jumlah besar. Mulai dari tenaga pemotong kayu, tukang serut, pengampelas, hingga pekerja pada tahap akhir (finishing), seluruhnya melibatkan masyarakat setempat sehingga membuka lapangan pekerjaan dan meningkatkan pendapatan warga. “Ini membuka peluang kerja bagi masyarakat lokal,” ujarnya.
Keberhasilan produk mebel Desa Tenonan menembus pasar luar daerah juga didukung oleh transformasi pemasaran yang dilakukan para pelaku usaha. Mereka mulai memanfaatkan media sosial dan berbagai platform digital untuk mempromosikan produk secara mandiri, sehingga lebih mudah menjangkau pembeli dari berbagai daerah. “Pemasaran digital semakin memperkuat daya saing industri mebel Desa Tenonan,” jelas Hasan.
Keberhasilan sentra mebel Desa Tenonan diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi desa-desa lain di Kabupaten Sumenep untuk mengembangkan potensi ekonomi berbasis sumber daya lokal. Dengan penguatan kualitas produk, inovasi desain, dan pemasaran digital, industri kreatif desa diyakini mampu menjadi pilar pertumbuhan ekonomi sekaligus memperluas kesempatan kerja bagi masyarakat.






