Highlight Berita Belanda Tak Bisa Remehkan Maroko! Duel Sengit Piala Dunia 2026 Diprediksi Berlangsung hingga Menit Akhir:
Headline.co.id, Monterrey ~ Timnas Belanda diprediksi tidak akan menjalani laga mudah saat menghadapi Maroko pada babak 32 besar Piala Dunia 2026. Pertandingan yang berlangsung di Monterrey Stadium, Meksiko, Selasa (30/6/2026) pukul 08.00 WIB itu diperkirakan berjalan ketat hingga menit-menit akhir mengingat kedua tim sama-sama belum terkalahkan sepanjang fase grup. Produktivitas lini depan Belanda akan diuji oleh disiplin pertahanan Maroko yang tampil konsisten sejak awal turnamen.
Meski Belanda lebih diunggulkan berkat status juara Grup F, Maroko datang dengan kepercayaan diri tinggi setelah menjadi runner-up Grup C dan sukses menahan imbang Brasil pada laga pembuka. Kondisi tersebut membuat duel babak gugur ini diprediksi berlangsung terbuka dengan peluang yang dimiliki kedua tim relatif berimbang.
Belanda mengandalkan kreativitas lini tengah dan efektivitas bola mati, sementara Maroko siap memanfaatkan kecepatan transisi untuk menciptakan ancaman melalui serangan balik. Perbedaan karakter permainan itu diperkirakan menjadi salah satu faktor yang membuat pertandingan berlangsung sengit hingga peluit panjang berbunyi.
Belanda Tampil Tajam di Fase Grup
Skuad asuhan Ronald Koeman melaju ke babak gugur dengan catatan impresif. De Oranje mengoleksi tujuh poin hasil dua kemenangan dan satu kali imbang serta mencetak 10 gol dalam tiga pertandingan.
Belanda membuka turnamen dengan hasil imbang 2-2 melawan Jepang sebelum bangkit dengan kemenangan telak 5-1 atas Swedia. Pada laga terakhir fase grup, mereka kembali menunjukkan ketajaman setelah menundukkan Tunisia dengan skor 3-1 untuk memastikan posisi puncak Grup F.
Selain produktivitas gol, Belanda juga memperlihatkan efektivitas dalam memanfaatkan situasi bola mati. Skema tendangan bebas maupun tendangan sudut menjadi salah satu senjata utama yang berpotensi kembali diandalkan saat menghadapi Maroko.
Maroko Datang dengan Pertahanan Solid
Di sisi lain, Maroko menunjukkan perkembangan yang konsisten sepanjang turnamen. Tim asuhan Mohamed Ouahbi lolos ke fase gugur setelah finis sebagai runner-up Grup C.
Singa Atlas mengawali perjalanan mereka dengan hasil imbang melawan Brasil, kemudian mengalahkan Skotlandia 1-0 dan menutup fase grup dengan kemenangan 4-2 atas Haiti.
Selain mampu menjaga organisasi pertahanan, Maroko juga dikenal efektif memanfaatkan ruang saat melakukan serangan balik. Kecepatan pemain-pemain seperti Brahim Diaz, Bilal El Khannouss, hingga Ismael Saibari menjadi ancaman yang harus diwaspadai lini belakang Belanda.
Dumfries Nilai Laga Seperti Derby
Bek kanan Belanda, Denzel Dumfries, menilai pertandingan melawan Maroko memiliki atmosfer yang berbeda karena banyak pemain kedua tim saling mengenal di level klub.
“Maroko punya tim yang bagus, rasanya sedikit seperti derby,” ujar Dumfries.
Pemain yang pernah bermain bersama Achraf Hakimi di Inter Milan itu mengatakan kedekatan antarpemain membuat pertandingan dipastikan berlangsung menarik.
“Aku bahkan jadi penerus Hakimi di Inter. Semua pemain Belanda kenal dengan seorang pemain Maroko. Ini jelas akan jadi sebuah pertandingan yang hebat,” katanya.
Meski demikian, Dumfries menegaskan Belanda tidak boleh kehilangan fokus pada laga sistem gugur tersebut.
“Ini harus terjadi sekarang; sekarang kami harus memperlihatkannya. Kami tadi masih punya sedikit ruang untuk melakukan beberapa kesalahan, tapi melawan Maroko, semua aspek harus berjalan dengan tepat,” ujarnya.
Adu Strategi Koeman dan Ouahbi
Pertandingan juga diprediksi menjadi duel taktik antara Ronald Koeman dan Mohamed Ouahbi.
Belanda kemungkinan tetap menguasai jalannya pertandingan melalui penguasaan bola dan distribusi dari lini tengah yang dikomandoi Frenkie de Jong, Ryan Gravenberch, serta Tijjani Reijnders.
Sebaliknya, Maroko diperkirakan memilih bermain lebih sabar dengan mengandalkan organisasi pertahanan sebelum melancarkan serangan cepat ketika berhasil merebut bola.
Apabila Belanda terlalu agresif menyerang, ruang di belakang lini pertahanan mereka bisa dimanfaatkan oleh Maroko melalui transisi cepat dari sisi sayap.
Rekor Pertemuan Sedikit Memihak Belanda
Dalam catatan pertemuan sebelumnya, Belanda memiliki keunggulan tipis atas Maroko.
Head to Head Belanda vs Maroko:
- 1 Juni 2017: Maroko 1-2 Belanda
- 28 April 1999: Belanda 1-2 Maroko
- 29 Juni 1994: Maroko 1-2 Belanda
Belanda memenangi dua dari tiga pertemuan tersebut, meski seluruh pertandingan berlangsung dengan selisih satu gol.
Prediksi Susunan Pemain
Belanda (4-3-3): Verbruggen; Dumfries, Van Dijk, Van Hecke, Ake; De Jong, Gravenberch, Reijnders; Malen, Brobbey, Gakpo.
Pelatih: Ronald Koeman.
Maroko (4-2-3-1): Bounou; Hakimi, Diop, Riad, Mazraoui; Salah-Eddine, Bouaddi, Amrabat; Diaz, Saibari, El Khannouss; El Kaabi.
Pelatih: Mohamed Ouahbi.
Jadwal Belanda vs Maroko
- Kompetisi: Babak 32 Besar Piala Dunia 2026
- Pertandingan: Belanda vs Maroko
- Hari/Tanggal: Selasa, 30 Juni 2026
- Kick-off: 08.00 WIB
- Stadion: Monterrey Stadium, Guadalupe, Meksiko
- Siaran Langsung: TVRI dan TVRI Sport
Prediksi Skor
Secara statistik, Belanda memang sedikit lebih unggul berkat produktivitas gol dan kualitas individu yang dimiliki. Namun, Maroko telah membuktikan mampu menyulitkan tim-tim besar melalui pertahanan disiplin dan serangan balik yang efektif.
Karena sama-sama memiliki modal positif sepanjang fase grup, pertandingan diperkirakan berlangsung sengit hingga menit-menit akhir. Belanda berpeluang menguasai jalannya pertandingan, tetapi Maroko memiliki kapasitas untuk memberikan kejutan apabila mampu memanfaatkan setiap peluang yang tercipta.
Prediksi skor: Belanda 2-1 Maroko.





















