Headline.co.id, Jakarta ~ Ketua Umum Pengurus Besar Wushu Indonesia (PB WI), Airlangga Hartarto, menyatakan dukungannya terhadap rencana Presiden Prabowo Subianto untuk menerapkan pemusatan latihan nasional (pelatnas) jangka panjang dengan skema pendanaan multiyears. Langkah ini dinilai sebagai strategi penting dalam membangun sistem pembinaan olahraga yang berkelanjutan di Indonesia. Airlangga menegaskan bahwa pembinaan atlet tidak bisa dilakukan secara instan dan memerlukan proses panjang serta terukur sejak usia dini untuk menghasilkan atlet yang kompetitif di tingkat dunia.
Airlangga menyambut baik komitmen Presiden Prabowo dalam membangun sistem pelatnas jangka panjang yang didukung oleh pendanaan multiyears dan pengembangan akademi olahraga nasional. “Kepastian program dan pendanaan akan memberikan ruang bagi setiap cabang olahraga untuk menyusun pembinaan secara lebih sistematis,” ujar Airlangga dalam keterangan tertulis di Jakarta, Jumat (26/6/2026). Ia menambahkan bahwa program ini mencakup pencarian bakat, pembinaan atlet muda, peningkatan kualitas pelatih, serta pemanfaatan ilmu pengetahuan dan teknologi olahraga.
Keberhasilan Atlet Wushu Indonesia
Airlangga menjelaskan bahwa model pembinaan berkelanjutan telah terbukti menghasilkan prestasi bagi cabang olahraga wushu Indonesia. Beberapa atlet nasional, seperti Lindswell Kwok dan Edgar Xavier Marvelo, berhasil meraih prestasi internasional setelah melalui proses pembinaan sejak usia muda. “Pengalaman ini membuktikan bahwa investasi pada pembinaan usia dini memberikan hasil yang lebih berkelanjutan dibandingkan pendekatan jangka pendek,” katanya.
Dukungan PB WI untuk Kebijakan Pemerintah
PB WI meyakini bahwa penerapan pelatnas jangka panjang dengan dukungan anggaran multiyears akan memperkuat regenerasi atlet nasional sekaligus meningkatkan daya saing Indonesia di ajang internasional, mulai dari SEA Games, Asian Games hingga Olimpiade. Airlangga menegaskan bahwa PB Wushu Indonesia siap mendukung kebijakan pemerintah dalam membangun ekosistem olahraga nasional yang lebih profesional dan berorientasi pada prestasi jangka panjang. “Kami siap mendukung kebijakan pemerintah dalam membangun ekosistem olahraga nasional yang lebih profesional,” tegas Airlangga.
Kebijakan pelatnas jangka panjang ini merupakan bagian dari agenda pemerintah untuk memperkuat tata kelola olahraga nasional melalui pembinaan yang berkesinambungan, peningkatan kualitas sumber daya manusia olahraga, serta pengembangan akademi olahraga sebagai pusat pembinaan atlet masa depan.




















