Headline.co.id, Batang ~ Pemerintah Kabupaten Batang memanfaatkan masa libur sekolah untuk mengevaluasi pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Evaluasi ini dilakukan oleh Satgas MBG Kabupaten Batang yang dipimpin oleh Wakil Bupati Batang, Suyono. Fokus evaluasi adalah pada perizinan, standar sanitasi, dan operasional Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang saat ini dihentikan sementara selama liburan sekolah.
Wakil Bupati Suyono menjelaskan bahwa penghentian sementara distribusi makanan bergizi ke sekolah-sekolah dimulai sejak libur sekolah. “Mulai hari ini kan tidak beroperasi karena hari libur sekolah anak-anak. Berarti sepanjang libur ini tidak ada pengiriman MBG untuk anak-anak didik,” ujarnya di Kantor Pemkab Batang, Selasa (23/6/2026).
Evaluasi ini juga melibatkan para koordinator wilayah (Korwil) SPPG untuk membahas dinamika yang terjadi di masyarakat. “Ya tentu saya akan evaluasi sebagai Kasatgas. Nanti akan memang mengundang Korwil SPPG itu, saya ajak bicara apa yang harus dilakukan di tengah-tengah gejolak masyarakat yang seperti ini,” tambah Suyono.
Fokus Evaluasi dan Kepatuhan Regulasi
Evaluasi mendalam akan menyoroti kepatuhan terhadap petunjuk teknis (juknis), kesiapan sarana prasarana, serta legalitas operasional SPPG yang sudah berjalan maupun yang sedang dalam pembangunan. Suyono menegaskan bahwa pemerintah daerah tidak akan menoleransi unit baru yang beroperasi tanpa memenuhi standar regulasi pusat. “Usahakan jangan ada penambahan yang baru yang tidak sesuai dengan juknisnya juga harus dievaluasi, sehingga tidak terjadi hal-hal yang sifatnya tidak sesuai dengan aturan,” tegasnya.
Penghentian Operasional SPPG
Satgas MBG mengungkapkan bahwa saat ini terdapat 11 unit SPPG yang tidak beroperasi dari total sekitar 97 unit di Kabupaten Batang. Penyebab utama mandeknya belasan unit tersebut menjadi salah satu agenda prioritas yang akan dibahas selama masa libur sekolah ini. “Langkah evaluasi ini kian mendesak setelah Satgas MBG mengonfirmasi adanya 11 unit SPPG yang saat ini mogok alias tidak beroperasi,” ungkap Suyono.
Target Perbaikan Program MBG
Melalui evaluasi menyeluruh ini, Pemkab Batang menargetkan agar Program Makan Bergizi Gratis dapat berjalan lebih tertib, higienis, dan memberikan manfaat optimal ketika siswa kembali masuk sekolah. “Melalui perbaikan menyeluruh ini, Pemkab Batang menargetkan Program Makan Bergizi Gratis dapat bergulir lebih tertib, higienis, dan siap memberikan manfaat optimal begitu para siswa kembali masuk sekolah,” pungkas Suyono.
Dengan langkah-langkah evaluasi ini, diharapkan program MBG di Kabupaten Batang dapat berjalan lebih efektif dan sesuai dengan standar yang ditetapkan, sehingga dapat memberikan manfaat maksimal bagi para siswa.





















