Headline.co.id, Rangkasbitung ~ Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga, Wihaji, mengajak ratusan kader Tim Pendamping Keluarga (TPK) di Kabupaten Lebak, Banten, untuk berperan aktif dalam menyukseskan program Makan Bergizi Gratis (MBG) 3B. Program ini ditujukan kepada ibu hamil, ibu menyusui, dan balita sebagai langkah strategis untuk menekan angka stunting.
“Peran TPK sangat krusial. Bukan sekadar mengantar makanan, tetapi menjadi agen perubahan yang membawa misi besar penyelamatan generasi dari ancaman stunting,” kata Wihaji di hadapan para kader. Pernyataan ini disampaikan dalam kunjungan kerja untuk memantau Program Bangga Kencana dan MBG 3B di wilayah pedalaman, sekaligus pencanangan Pelayanan KB Serentak, Kamis (30/4/2026).
Wihaji menegaskan bahwa MBG 3B merupakan terobosan strategis yang menempatkan Indonesia pada posisi unik di tingkat global. Dari puluhan negara yang memiliki program makan gratis, hanya Indonesia yang memberikan intervensi khusus bagi kelompok rentan pada fase kehidupan paling krusial. “Saat ini ada 77 negara dengan program makan gratis untuk anak sekolah. Namun, hanya Indonesia yang secara khusus menyasar ibu hamil, ibu menyusui, dan balita melalui MBG 3B,” jelasnya.
Selain itu, Wihaji juga mengingatkan pentingnya peran edukatif TPK dalam setiap distribusi bantuan. Momentum pembagian makanan harus dimanfaatkan untuk meningkatkan pemahaman keluarga mengenai gizi dan pola asuh.





















