Headline.co.id, Batang ~ Pemerintah Kabupaten Batang berhasil mencatatkan dua rekor di Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI) dalam rangka merayakan Hari Ulang Tahun ke-60 Kabupaten Batang. Acara tersebut berlangsung di Lapangan Dracik Kampus, Kabupaten Batang, pada Jumat (10/4/2026). Rekor yang dicapai adalah pagelaran Tari Babalu dengan 1.000 penari dan pengumpulan 10.000 liter minyak jelantah oleh Aparatur Sipil Negara (ASN).
Sri Widyawati, perwakilan MURI, menyatakan bahwa pencapaian ini merupakan bagian dari sejarah baru yang diakui secara resmi oleh lembaga pencatat rekor nasional tersebut. “Hari ini, 10 April 2026, MURI hadir di Kabupaten Batang untuk memberikan apresiasi sekaligus mencatat dua rekor baru, yakni pagelaran Tari Babalu oleh 1.000 peserta dan pengumpulan minyak jelantah oleh ASN sebanyak 10.000 liter,” jelasnya.
MURI, sebagai lembaga pencatat rekor pertama di Indonesia, telah mendokumentasikan lebih dari 12.600 rekor sebagai bentuk apresiasi terhadap karya dan inovasi masyarakat. Selain menampilkan kekayaan seni budaya daerah, pengumpulan minyak jelantah ini juga menunjukkan kepedulian terhadap lingkungan dengan mengelola limbah rumah tangga menjadi potensi ekonomi sirkular. “Atas capaian ini, kedua rekor tersebut resmi tercatat sebagai rekor ke-12.681 dan 12.682 MURI,” ungkap Sri.
Sebagai bentuk penghargaan, MURI menyerahkan piagam kepada Bupati Batang M. Faiz Kurniawan dan Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Batang Faelasufa. Sri menambahkan bahwa Kabupaten Batang sebelumnya juga telah mencatatkan beberapa rekor MURI, seperti makan pop mie terbanyak pada 2005, pembuatan posko mudik terbesar, rangkaian tahu terpanjang, dan sajian pepes ikan pindang terbanyak.
Bupati Batang M. Faiz Kurniawan mengapresiasi partisipasi semua pihak, mulai dari ASN hingga pelajar yang terlibat dalam kegiatan tersebut. “Saya melihat semangat luar biasa dari ASN yang mengumpulkan jelantah setetes demi setetes, juga dari adik-adik yang menari Tari Babalu pagi ini. Ini bukan langkah kecil, tetapi langkah besar,” tegasnya.
Ia menekankan bahwa capaian ini adalah hasil kerja bersama masyarakat, bukan hanya keberhasilan pemerintah daerah. Menurutnya, prestasi ini juga menjadi motivasi bagi generasi muda untuk terus berprestasi di berbagai bidang, baik di tingkat nasional maupun internasional. “Ini adalah prestasi adik-adik semua. Terus kuatkan cita-cita dan raih prestasi yang lebih tinggi,” pungkasnya. (MC Batang, Jateng/Roza/Jumadi)




















