Headline.co.id, Kabupaten Gorontalo ~ Komisi III DPRD Provinsi Gorontalo melakukan kunjungan kerja untuk memantau proyek perluasan apron dan pembangunan taxiway di Bandara Djalaluddin Gorontalo pada Jumat, 3 April 2026. Proyek ini merupakan bagian dari upaya strategis untuk mempercepat pencapaian status Gorontalo sebagai Embarkasi Haji Penuh.
Kunjungan tersebut diterima oleh Kepala Kantor Badan Layanan Umum (BLU) UPBU Djalaluddin Gorontalo, Joko Harjani, beserta jajaran pejabat struktural. Proyek pengembangan infrastruktur transportasi udara ini didanai oleh Pemerintah Pusat dengan total anggaran sebesar Rp40 miliar.
Ketua Komisi III DPRD Provinsi Gorontalo, Espin Tulie, menyampaikan apresiasi atas kemajuan pembangunan tersebut. Espin menekankan bahwa pengembangan fasilitas bandara sangat penting untuk meningkatkan kualitas pelayanan bagi jemaah haji asal Gorontalo. “Perluasan apron dan pembangunan taxiway ini merupakan langkah nyata dalam memperkuat kesiapan daerah sebagai Embarkasi Haji Penuh. Ini bukan sekadar pembangunan fisik, tetapi juga bentuk komitmen menghadirkan layanan yang aman dan nyaman bagi jemaah,” ujar Espin.
Espin juga optimistis bahwa jika status Embarkasi Haji Penuh berhasil diraih, Gorontalo berpotensi menjadi pusat embarkasi umrah bagi wilayah sekitar, seperti Sulawesi Utara dan Sulawesi Tengah. “Hal ini tentu akan meningkatkan intensitas perjalanan umrah melalui Gorontalo dan menjadi motor penggerak ekonomi daerah,” tambahnya.
Sementara itu, Kepala Bandara Djalaluddin, Joko Harjani, menjelaskan bahwa proyek ini dilaksanakan dalam dua tahap. Tahap pertama pada tahun 2026 difokuskan pada perluasan apron serta pembangunan taxiway. “Selanjutnya, tahap kedua pada tahun 2027 akan meliputi pelapisan ulang runway sepanjang 2.500 x 45 meter dengan ketebalan 10 cm, perluasan turning pad, serta optimalisasi alat bantu pendaratan visual. Kami menargetkan seluruh fasilitas dapat beroperasi penuh paling lambat tahun 2028,” jelas Joko.
Ia menambahkan bahwa perluasan apron menjadi hal krusial guna mendukung pendaratan pesawat berbadan lebar seperti Boeing 777 yang mampu mengangkut hingga 415 penumpang. (mcgorontaloprov/budhy)























