Headline.co.id, Sleman ~ Seorang pria berinisial W (69), karyawan swasta, ditemukan meninggal dunia dengan cara gantung diri di Pos Jaga Pasar Hewan Mancasan, Ambarketawang, Gamping, Sleman, Jumat (3/4/2026) dini hari. Peristiwa ini pertama kali diketahui sekitar pukul 04.00 WIB oleh warga yang melintas di lokasi. Laporan kemudian diteruskan ke Polsek Gamping pada pukul 04.30 WIB, yang langsung ditindaklanjuti oleh aparat kepolisian bersama tim medis. Dugaan sementara, korban telah meninggal dunia sekitar delapan jam sebelum ditemukan.
Kasi Humas Polresta Sleman, IPTU Argo Anggoro, S.H., menjelaskan bahwa pihaknya menerima laporan dari warga terkait adanya orang tergantung di area pasar hewan tersebut.
“Pada hari Jumat pukul 04.30 WIB, Polsek Gamping bersama Inafis Polresta Sleman dan Tim Kesehatan Puskesmas Gamping 1 mendatangi laporan adanya orang meninggal dunia dengan cara gantung diri di area Pasar Hewan Mancasan, Ambarketawang, Gamping, Sleman,” ujar IPTU Argo Anggoro kepada Headline.co.id.
Peristiwa ini bermula saat seorang pelajar berinisial A.D. (17) yang melintas di Jalan Pasar Hewan dari arah selatan ke utara melihat sosok orang tergantung di Pos Penjagaan pasar. Karena ketakutan, ia kemudian memberitahu rekannya, M.R. (17), seorang buruh.
M.R. selanjutnya menyampaikan informasi tersebut kepada R.A.S. (24), karyawan swasta. Ketiganya kemudian memastikan kondisi di lokasi kejadian.
“Setelah memastikan benar terdapat orang tergantung, kemudian pada pukul 04.30 WIB, saksi melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Gamping,” jelas Argo.
Menindaklanjuti laporan tersebut, petugas dari Polsek Gamping, Unit II Reskrim, Inafis Satreskrim Polresta Sleman, serta Tim Kesehatan Puskesmas Gamping 1 langsung menuju tempat kejadian perkara (TKP) untuk melakukan pemeriksaan dan olah TKP.
Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, korban ditemukan dalam kondisi tergantung di gardu Pos Jaga menggunakan tali tambang plastik berwarna hijau yang diikatkan pada bagian koso atau usuk bangunan.
Dari keterangan pihak keluarga, korban sebelumnya mengeluhkan sakit perut dan terakhir terlihat sekitar pukul 22.00 WIB pada malam sebelum kejadian.
“Menurut keterangan istri korban, korban sempat mengeluh sakit perut dan terakhir terlihat sekitar pukul 22.00 WIB,” tambahnya.
Hasil pemeriksaan sementara tidak ditemukan adanya tanda-tanda penganiayaan pada tubuh korban. Polisi memperkirakan korban telah meninggal dunia sekitar delapan jam sebelum ditemukan.
Meski demikian, pihak kepolisian masih terus melakukan pendalaman dengan mengumpulkan keterangan dari para saksi serta menelusuri rekaman CCTV di sekitar lokasi guna memastikan kronologi kejadian secara menyeluruh.
Informasi diatas tidak ditujukan untuk menginspirasi siapa pun untuk melakukan tindakan serupa. Bila Anda merasakan gejala depresi dengan kecenderungan berupa pemikiran untuk bunuh diri, segera konsultasikan persoalan Anda ke pihak-pihak yang dapat membantu, seperti psikolog, psikiater, ataupun klinik kesehatan mental.


















