Headline.co.id, Banda Aceh ~ Selama periode Lebaran 1447 Hijriah/2026, Aceh mengalami peningkatan signifikan dalam pergerakan penumpang angkutan darat. Sebanyak 105.828 orang tercatat menggunakan transportasi darat di berbagai terminal di provinsi ini. Kepala Dinas Perhubungan Aceh, Teuku Faisal, mengungkapkan bahwa angka ini menunjukkan kenaikan 13,4 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
“Puncak pergerakan terjadi pada 17 Maret 2026, dengan 9.285 penumpang tercatat di terminal-terminal utama,” ujar Faisal dalam konferensi pers di Banda Aceh, Senin (30/3/2026). Data tersebut dikumpulkan dari total pergerakan penumpang di terminal tipe A, seperti Terminal Batoh, Lhokseumawe, Paya Ilang Takengon, Langsa, dan Meulaboh, serta terminal tipe B, termasuk Sigli, Aceh Tamiang, Calang, Abdya, Aceh Selatan, Aceh Singkil, Bireuen, dan Terminal L300 Leung Bata.
Sementara itu, angkutan laut mencatat 65.703 pengguna, sedikit menurun 0,2 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Faisal menyebutkan bahwa puncak pergerakan terjadi pada 28 Maret 2026 dengan 7.414 penumpang. Pelabuhan yang menjadi sumber data lain Ulee Lheue, Balohan, Lamteng Pulo Aceh, Calang, Labuhan Haji, Sinabang, Singkil, dan Pulau Banyak.
Untuk moda udara, jumlah penumpang meningkat menjadi 40.887 orang, naik 2,4 persen dibandingkan tahun 2025. Pergerakan tersibuk terjadi pada 14 Maret, dengan 3.071 penumpang. Selain itu, total kendaraan yang melintas di Tol Sigli–Banda Aceh (Sibanceh) tercatat 201.670 unit, meningkat 20 persen dari tahun lalu. Hari tersibuk terjadi pada 24 Maret dengan 18.058 kendaraan. Gerbang Tol Padang Tiji tercatat sebagai titik tersibuk dengan 87.780 kendaraan.




















