Headline.co.id, Atambua ~ Dalam upaya menjamin keamanan dan kenyamanan umat Nasrani selama perayaan Paskah, Kepolisian Resor (Polres) Belu menggelar Apel Gelar Pasukan Operasi Semana Santa Turangga 2026 di Lapangan Apel Mapolres Belu, Atambua. Apel ini dipimpin oleh Kapolres Belu, I Gede Eka Putra Astawa, dan dihadiri oleh perwakilan Pemerintah Kabupaten Belu, Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Belu, Apolinaris Susar, serta pimpinan perangkat daerah dan personel gabungan dari Polri, TNI Kodim 1605/Belu, Brimob Kompi 1 Yon A Pelopor, Satuan Polisi Pamong Praja, dan Dinas Perhubungan Kabupaten Belu.
Operasi ini menandai dimulainya pengamanan serentak untuk seluruh rangkaian ibadah Paskah, mulai dari Kamis Putih, Jumat Agung, hingga Minggu Paskah. Operasi Semana Santa Turangga 2026 akan berlangsung selama 15 hari, dari 1 hingga 15 April 2026. Dalam operasi ini, disiapkan 38 Pos Pengamanan (Pos PAM), 27 Pos Pelayanan (Pos YAN), dan 21 Pos Terpadu.
Sebanyak 3.227 personel dikerahkan dalam operasi ini, terdiri dari 1.319 personel Polri dan 1.908 personel dari TNI serta instansi terkait. Pengamanan difokuskan pada 1.113 gereja di wilayah Nusa Tenggara Timur, dengan 432 gereja prioritas yang menjadi perhatian utama aparat keamanan.
Dalam amanat Kepala Kepolisian Daerah Nusa Tenggara Timur, Rudi Darmoko, yang dibacakan oleh Kapolres Belu, disampaikan bahwa rangkaian perayaan Paskah memiliki makna spiritual yang sangat penting bagi umat Kristiani. Menurutnya, momentum tersebut juga diikuti oleh meningkatnya mobilitas masyarakat dan aktivitas keagamaan yang berpotensi menimbulkan berbagai kerawanan.
“Karakteristik wilayah NTT sebagai daerah kepulauan, termasuk wilayah pesisir, pulau kecil, dan perbatasan, menuntut kesiapsiagaan serta pola pengamanan yang terpadu dan responsif,” ujar Kapolres saat membacakan amanat. Ia menegaskan bahwa apel gelar pasukan ini merupakan bentuk pengecekan akhir terhadap kesiapan personel, sarana dan prasarana, serta penguatan kolaborasi Polri, TNI, dan seluruh pemangku kepentingan dalam mendukung pelaksanaan operasi kepolisian.
Di akhir sambutan, Kapolres berharap seluruh jajaran Polres Belu mampu melakukan pemetaan potensi kerawanan secara menyeluruh sehingga langkah preventif dapat dilakukan sejak dini untuk mencegah hal-hal yang tidak diinginkan selama perayaan Paskah berlangsung. Dalam apel tersebut, bertindak sebagai Inspektur Apel Kapolres Belu I Gede Eka Putra Astawa, Perwira Apel I Negah Sutawinaya, Komandan Apel I Nyoman Sukasada, serta Ajudan Inspektur Apel Achmat Maulana.
Dengan kesiapan personel dan dukungan lintas sektor, pengamanan perayaan Paskah di Kabupaten Belu diharapkan berjalan aman, tertib, dan kondusif.





















