Headline.co.id, Jakarta ~ Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Dadan Hindayana, menegaskan bahwa program Makan Bergizi Gratis (MBG) akan tetap disalurkan sesuai dengan jumlah hari kehadiran siswa di sekolah. Program ini akan dihentikan selama masa libur sekolah. Pernyataan ini disampaikan sebagai tanggapan atas usulan efisiensi program MBG dengan mengurangi pemberian makanan menjadi lima hari dalam seminggu, yang diperkirakan dapat menghemat anggaran negara hingga Rp40 triliun per tahun.
Dadan Hindayana menjelaskan bahwa pada tahun 2026, BGN akan fokus pada peningkatan kualitas program, sesuai dengan instruksi Presiden Prabowo Subianto. Langkah ini merupakan salah satu upaya untuk menjaga efektivitas program MBG. “Kami akan terus menyesuaikan program ini dengan kebutuhan dan kehadiran siswa di sekolah,” ujar Dadan Hindayana, Jumat (27/3/2026).
Sebelumnya, Menteri Keuangan RI, Purbaya Yudhi Sadewa, menyatakan bahwa efisiensi program MBG dapat menghemat anggaran negara hingga Rp40 triliun per tahun. Rencana efisiensi ini melibatkan pengurangan jumlah hari operasional pemberian MBG dari enam hari menjadi lima hari dalam seminggu.





















