Headline.co.id, Raja Ampat ~ Umat Katolik dari Lingkungan Stasi Sta. Maria Mater Dei di Kota Waisai, Raja Ampat, mengadakan kegiatan kerja bakti dengan menanam berbagai jenis bunga dan membersihkan saluran drainase di sekitar kompleks gereja dan SD YPPK Sta. Maria Mater Dei, Kelurahan Waisai, Distrik Kota Waisai, pada Rabu (25/3/2026). Kegiatan ini merupakan bagian dari pelaksanaan Gerakan Aksi Puasa Pembangunan (APP) yang juga merupakan tindak lanjut dari katekese APP pekan keempat dengan tema “APP Menghadirkan Harapan bagi Jeritan Bumi dan Orang Miskin.”
Aksi tersebut diikuti oleh pengurus lingkungan dan puluhan umat yang bergotong royong membersihkan lingkungan serta memperindah kawasan sekitar gereja. Selain menjaga kebersihan, kegiatan ini juga menunjukkan kepedulian terhadap kelestarian lingkungan hidup. Ketua Lingkungan St. Mikhael, Marsel Seran, menyatakan bahwa kegiatan ini adalah bagian dari panggilan iman untuk menghadirkan kasih melalui tindakan nyata. “Apa yang kami lakukan hari ini adalah wujud dari iman yang hidup. Melalui APP, umat diajak tidak hanya berdoa, tetapi juga bertindak nyata—peduli terhadap lingkungan dan membantu sesama, khususnya mereka yang membutuhkan,” ujar Marsel.
Dalam pendalaman iman APP pekan keempat, umat diajak untuk memahami bahwa derma melalui doa, puasa, dan pantang tidak hanya bersifat ritual, tetapi juga menjadi bagian dari gerakan misi Gereja yang menekankan kepedulian terhadap lingkungan dan keberpihakan kepada kaum miskin. Inspirasi Kitab Suci yang diangkat dari Injil Matius 26:6–13 menegaskan pentingnya ketulusan dalam berbuat baik. Selain itu, umat juga diingatkan akan pesan mendiang Paus Fransiskus dalam ensiklik Laudato Si’ yang menyoroti keterkaitan kerusakan lingkungan dan penderitaan kaum miskin.
Penanaman bunga di sepanjang jalan kawasan tersebut juga dinilai sebagai bentuk dukungan terhadap upaya pemerintah daerah dalam mewujudkan Kota Waisai sebagai kota yang bersih dan indah. Tokoh umat Katolik, Handy Diaz, menilai kegiatan tersebut memiliki dampak positif bagi citra daerah, khususnya sektor pariwisata. “Waisai adalah wajah pertama Raja Ampat. Kalau kota ini bersih, indah, dan tertata, maka kesan wisatawan juga akan baik. Apa yang dilakukan umat hari ini adalah kontribusi nyata untuk mendukung pariwisata daerah,” ujar dia.
Sebelumnya, pada pekan pertama hingga ketiga APP, umat Stasi Sta. Maria Mater Dei juga melaksanakan aksi sosial berupa pembagian bantuan sembako kepada umat yang membutuhkan. Melalui rangkaian kegiatan ini, umat Katolik di Waisai diharapkan semakin aktif menghadirkan kepedulian sosial dan lingkungan sebagai wujud nyata dari nilai-nilai iman dalam kehidupan sehari-hari.




















