Headline.co.id, Sleman ~ Pemerintah Kapanewon Depok mengadakan sosialisasi untuk memperkuat tata kelola sampah dengan melibatkan puluhan penggiat sampah dari berbagai kalurahan. Acara ini berlangsung di Ruang Anglocita, Kantor Kapanewon Depok, pada Kamis (12/3/2026). Tujuan utama dari kegiatan ini adalah untuk meningkatkan kualitas edukasi kepada masyarakat terkait pengelolaan sampah melalui instrumen Self Assessment Komunikasi, Informasi, dan Edukasi (KIE).
Kegiatan tersebut dihadiri oleh perwakilan dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Sleman. Mereka bertujuan memastikan bahwa program pengurangan dan pengelolaan sampah di tingkat wilayah dapat berjalan secara terukur, mulai dari akurasi data hingga efektivitas komunikasi kepada warga. Panewu atau Camat Depok, Djoko Muljanto, menyatakan dukungan penuh terhadap gerakan pengelolaan lingkungan di wilayahnya. Menurut Djoko, kolaborasi lintas elemen adalah kunci utama dalam menciptakan lingkungan yang bersih dan berkelanjutan.
Perwakilan dari Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Sleman, Dyas Oktri, menekankan pentingnya dua aspek fundamental dalam tata kelola persampahan yang efektif, yaitu data dan edukasi. “Tata kelola persampahan yang baik dimulai dari data yang akurat dan edukasi yang tidak pernah putus kepada masyarakat,” ujar Dyas saat memberikan pendampingan teknis dalam kegiatan tersebut.
Dalam sosialisasi ini, peserta mendapatkan pemaparan mengenai instrumen Self Assessment KIE. Instrumen ini dirancang untuk mengukur efektivitas kegiatan komunikasi, informasi, dan edukasi yang telah dilakukan oleh unit-unit pengelola sampah. Hasil dari asesmen mandiri ini diharapkan dapat menjadi indikator keberhasilan yang jelas, sekaligus menjadi peta untuk mengetahui sejauh mana upaya edukasi telah menjangkau masyarakat hingga tingkat paling bawah.
Agus Rahmat, perwakilan dari Kementerian Lingkungan Hidup, juga hadir dalam acara tersebut. Ia memberikan arahan dari perspektif kebijakan nasional terkait pengelolaan sampah. Kehadirannya menegaskan bahwa penguatan tata kelola di tingkat kecamatan seperti Depok merupakan bagian integral dari strategi nasional dalam pengelolaan lingkungan hidup. (Sri Rahayu/ KIM DEPOK)




















