Headline.co.id, Jakarta ~ Kementerian Perhubungan (Kemenhub) melalui Posko Pusat Angkutan Lebaran Terpadu 2026 melaporkan peningkatan jumlah pemudik yang menggunakan angkutan umum selama libur Lebaran tahun ini. Dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun 2025, terjadi kenaikan sebesar 8,58 persen. Kepala Biro Komunikasi dan Informasi Publik, Ernita Titis Dewi, menyatakan bahwa meskipun jumlah pemudik dengan angkutan umum masih tinggi, situasi tetap terkendali, dengan moda transportasi kereta api menjadi pilihan utama.
Secara keseluruhan, pergerakan penumpang angkutan umum dari H-8, Jumat (13/3), hingga hari H Lebaran, Sabtu (21/3), mencapai 10.887.584 orang. Angka ini meningkat dari 10.027.482 orang pada tahun sebelumnya. Rincian distribusi penumpang per moda transportasi menunjukkan bahwa kereta api digunakan oleh 3.349.343 orang, meningkat 13,46 persen dari 2.952.055 orang pada tahun lalu. Angkutan udara mencatat 2.397.192 penumpang, naik 2,95 persen dari 2.328.551 orang.
Selain itu, angkutan penyeberangan digunakan oleh 2.664.004 orang, naik 14,01 persen dari 2.336.619 orang, sementara angkutan bus mencatat 1.693.931 penumpang, naik 9,37 persen dari 1.548.874 orang. Angkutan laut digunakan oleh 783.114 orang. Pada hari H Lebaran, pergerakan penumpang angkutan umum mencapai 873.916 orang.
Data harian menunjukkan bahwa pada hari H Lebaran, keberangkatan penumpang kereta api mencapai 364.649 orang, terdiri dari 205.335 penumpang antarkota dan 159.314 penumpang perkotaan regional. Angkutan udara mencatat keberangkatan 206.785 orang, dengan 155.675 penumpang domestik dan 51.110 penumpang internasional. Angkutan laut mencatat 21.141 penumpang, dan angkutan penyeberangan mencatat 177.564 penumpang. Sementara itu, moda angkutan darat (bus) mencatat keberangkatan 103.777 orang.
Selain pergerakan penumpang, arus kendaraan juga dipantau di berbagai simpul transportasi. Pada hari H Lebaran, kendaraan yang keluar dari gerbang tol Jakarta tercatat sebanyak 193.237 unit, sementara yang masuk mencapai 122.074 unit. Total pergerakan kendaraan keluar dan masuk di gerbang tol Jabodetabek mencapai 380.753 unit, dan di gerbang tol non-Jabodetabek sebanyak 353.546 unit. Di ruas arteri, kendaraan yang keluar dari Jabodetabek tercatat sebanyak 601.275 unit, dan yang masuk sebanyak 460.089 unit. Pergerakan kendaraan di ruas arteri non-Jabodetabek mencapai 607.366 unit.
Kementerian Perhubungan mengimbau masyarakat untuk mengantisipasi arus balik yang diperkirakan mencapai puncaknya pada Selasa (24/3) atau H+3 Lebaran. “Kami mengimbau masyarakat untuk merencanakan perjalanan arus balik lebih awal untuk menghindari waktu-waktu puncak, serta mempertimbangkan alternatif jadwal perjalanan guna mengurangi kepadatan, serta memastikan perjalanan tetap aman dan nyaman,” ujar Ernita Titis.






















