Headline.co.id, Jembrana ~ Kementerian Perhubungan melalui Direktorat Jenderal Perhubungan Darat berhasil mengatasi antrean kendaraan di jalur menuju Pelabuhan Gilimanuk, Bali. Direktur Jenderal Perhubungan Darat, Aan Suhanan, menyatakan bahwa hingga pukul 16.00 WITA, semua kendaraan telah masuk ke buffer zone dan tidak ada lagi antrean di akses menuju pelabuhan. “Kami bersama stakeholder terus melakukan mitigasi agar antrean tidak kembali terjadi dan arus lalu lintas kembali normal,” ujar Aan dalam siaran pers yang diterima , Kamis (19/3/2026).
Untuk mengatasi kepadatan, Kemenhub mempercepat durasi layanan di pelabuhan dengan mengoptimalkan sistem tiba-bongkar-berangkat (TBB) menjadi hanya 15 menit. Selain itu, jumlah kapal di lintasan Pelabuhan Ketapang–Gilimanuk ditingkatkan menjadi 40 unit, dengan 30 kapal telah menerapkan sistem TBB guna mempercepat perputaran. Langkah ini dilakukan untuk menekan durasi port time agar kendaraan dapat segera menyeberang tanpa menumpuk di area pelabuhan.
Kemenhub menargetkan kepadatan dapat sepenuhnya teratasi sebelum Hari Raya Nyepi, yang berpotensi meningkatkan volume kendaraan di jalur penyeberangan Bali–Jawa. Aan juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat, termasuk kepolisian dan operator penyeberangan, serta masyarakat yang telah mematuhi aturan. “Terima kasih kepada seluruh stakeholder dan masyarakat yang telah bekerja sama sehingga antrean kendaraan bisa teratasi,” pungkasnya.




















