Headline.co.id, Puncak ~ PT Jasa Marga memastikan kesiapan seluruh petugas untuk pelaksanaan rekayasa lalu lintas satu arah atau one way di Tol Trans Jawa. Rekayasa ini akan diterapkan mulai dari Kilometer (KM) 70 Cikampek hingga KM 414 Kalikangkung, Semarang, Jawa Tengah. Vice President Corporate Secretary & Legal PT Jasa Marga Trans Jawa Tol, Ria Marlinda Paalo, menyatakan bahwa rekayasa ini akan dimulai pada 18 Maret 2026, bertepatan dengan prediksi puncak arus mudik Lebaran 2026.
Ria Marlinda Paalo menjelaskan bahwa pihaknya juga telah mempersiapkan layanan transaksi di gardu GT Cikampek Utama, yang menjadi pintu masuk awal untuk rekayasa satu arah tersebut. Biasanya, GT Cikampek Utama hanya mengoperasikan 18-19 gardu untuk melayani kendaraan dari kedua arah. Namun, pada hari Selasa ini, saat skema one way diberlakukan, 22 gardu telah dioperasikan khusus untuk arus mudik ke arah timur atau Jawa Tengah.
Selain itu, Ria Marlinda Paalo menegaskan bahwa rest area juga telah dipersiapkan untuk melayani semua pemudik sesuai dengan kebijakan rekayasa lalu lintas yang diterapkan. Sebelumnya, Korlantas Polri menyatakan akan memberlakukan one way nasional pada hari keenam Operasi Ketupat 2026.
Kakorlantas Irjen Pol. Agus Suryonugroho menyampaikan, “Saya sudah koordinasi dengan Pak Menteri dan Dirut Jasa Marga bahwa puncak arus mudik diperkirakan pada tanggal 18 Maret. Jadi, tanggal 18 Maret itu nanti jam 10 sampai jam 12 akan kita berlakukan one way nasional arus mudik.”






















